Alasan Kecanduan Narkoba Dapat Sebabkan Skizofrenia

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Alasan Kecanduan Narkoba Dapat Sebabkan Skizofrenia

Halodoc, Jakarta - Penyalahgunaan atau kecanduan narkoba sebenarnya tak hanya menimbulkan dampak pada fisik saja. Misalnya, dehidrasi, kerusakan sel otak, meningkatkan risiko berbagai penyakit, hingga kematian. Pasalnya, dampak dari zat adiktif ini juga bisa menimbulkan masalah pada psikis seperti skizofrenia. Lho, kok bisa? 

Perubahan Kimiawi Otak

Kecanduan narkoba memang bisa menimbulkan sederet masalah bagi otak. Salah satunya gangguan jiwa berat atau skizofrenia. Ingat, ketika menyerang seseorang, skizofrenia hampir dipastikan tak bisa disembuhkan. 

Gangguan jiwa ini disebabkan karena kelainan secara kimiawi pada otak. Imbasnya bisa mengganggu fungsi sistemik dan impuls syaraf otak. Nah, kondisi ini nantinya bisa menyebabkan kegagalan fungsi otak dalam mengolah informasi dari dan ke panca indra. Hal inilah yang bisa menimbulkan proyeksi yak tak seharusnya, seperti halusinasi, baik secara pendengaran, visual, maupun proyeksi ingatan masa lalu. 

Baca juga: Mengenal Gejala Penyakit Skizofrenia

Selain itu, kecanduan narkoba jenis ganja juga sering dikaitkan dengan kondisi neuropsikiatri seperti skizofrenia. Pengguna narkoba jenis ini bisa mengalami penurunan kualitas pada talamus otak. Kerusakan ini menyerupai kerusakan yang ditemukan pada pengidap skizofrenia. 

Yang mesti digarisbawahi, risiko skizofrenia ini bisa meningkat drastis ketika pengguna ganja aktif memiliki riwayat skizofrenia dalam silsilah keluarganya.

Kenali Gejala-Gejalanya

Gejala kondisi mental ini setidaknya bisa dibagi menjadi dua kategori, positif dan negatif. Nah, berikut ini beberapa gejala yang bisa dialami oleh pengidapnya: 

1. Gejala Negatif

Gejala skizofrenia negatif adalah hilangnya sifat dan kemampuan yang biasanya terdapat pada diri orang normal seperti hilang konsentrasi, jam tidur yang berubah, hilang minat dan motivasi hidup dan tidak mau bersosialisasi dan tidak nyaman saat dengan orang lain. Ciri-ciri orang yang mengidap gejala skizofrenia negatif, yaitu terlihat apatis dan datas secara emosi, tidak peduli terhadap penampilan diri sendiri dan menarik diri dari pergaulan.

2. Gejala Positif

Biasanya berupa delusi, halusinasi, pikiran kacau dan adanya perubahan perilaku.

Awasi Penyebab dan Faktor Risikonya

Penyebab skizofrenia sebenarnya tak hanya dipicu oleh kecanduan narkoba saja. Sebab, ada pula beberapa faktor yang bisa menyebabkannya. Misalnya: 

  • Bentuk struktur otak dan sistem saraf pusat yang tidak normal.

  • Faktor genetik dari orangtua.

  • Lahir dengan kondisi prematur.

  • Ketidakseimbangan kadar serotonin dan dopamine.

  • Kekurangan oksigen, kekurangan nutrisi dan terkena virus saat didalam kandungan.

  • Peningkatan aktivasi pada sistem kekebalan tubuh.

Baca juga: Harus Tahu, Ini Cara Menangani Skizofrenia Paranoid

Ingat, jangan menganggap remeh kondisi mental ini. Hingga kini belum ada obat untuk menyembuhkan skizofrenia secara total. Namun,  ada terapi berupa perawatan psikososial atau rehabilitasi yang efektif dapat membuat pengidap skizofrenia memiliki kehidupan yang produktif, sukses, dan mandiri. Dengan obat dan terapi yang tepat, sekitar 25 persen dari pengidap skizofrenia bisa sembuh. 

Selain itu,  terapi psikososial juga bisa bermanfaat bagi pengidap skizofrenia. Contoh terapi ini misalnya terapi keluarga, pengobatan komunitas asertif, dukungan pekerjaan, remediasi kognitif, pelatihan keterampilan, terapi perilaku kognitif (CBT), intervensi modifikasi perilaku, dan intervensi psikososial untuk penggunaan zat, dan pengaturan berat badan.

Memiliki masalah mental seperti stres, depresi atau gangguan jiwa lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada psikolog atau dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!