• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alasan Orangtua Harus Waspada Kanker pada Anak

Alasan Orangtua Harus Waspada Kanker pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta - Kanker bisa menyerang siapa saja. Meski lebih sering menyerang orang dewasa, tetapi anak-anak memiliki risiko yang sama tingginya. Penyakit yang terbilang mematikan ini masih menjadi momok bagi masyarakat, sehingga perlu dilakukan deteksi dini. Pasalnya, terlambat penanganan bisa menyebabkan kanker menyebar dengan pesat dan pengobatan menjadi lebih sulit. 

Bicara masalah kanker pada anak, belum banyak orangtua yang mengetahui bahwa jenis kanker yang menyerang anak terbilang berbeda dengan kanker yang menyerang usia dewasa. Sebagian besar kasus kanker yang terjadi pada anak menyerang pada usia dini hingga mereka beranjak remaja. Artinya, orangtua perlu waspada terhadap bahaya penyakit kanker pada anak, salah satunya dengan mengenali gejala kanker pada anak. 

Mengapa Orangtua Harus Waspada Kanker pada Anak?

Sayangnya, kurangnya kewaspadaan orangtua terhadap kesehatan sang buah hati membuat kasus kanker pada anak menjadi rentan terjadi. Padahal, hal ini menjadi kewajiban bagi orangtua untuk memberikan perhatian pada kesehatan sang buah hati. Ini alasan orangtua perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kanker pada anak, yaitu:

Baca juga: Waspada 8 Jenis Kanker yang Rentan Menyerang Anak

  • Gejala Kanker pada Anak yang Sulit Terdeteksi

Gejala kanker pada anak yang terbilang sulit dideteksi. Bahkan, gejala penyakit ganas ini cenderung sama dengan penyakit lainnya, sehingga sering terjadi salah diagnosis. Seperti leukemia yang memiliki gejala penurunan nafsu makan, wajah pucat, tubuh lemas, dan penurunan berat badan. Ibu pasti menyadari hampir semua penyakit membuat wajah pucat, tubuh lelah, dan kurangnya nafsu makan. 

Kurangnya kepekaan ini yang membuat orangtua tidak curiga akan gejala yang terjadi, dan menganggap gejala ini hanya penyakit biasa yang bisa sembuh dengan beristirahat. Padahal, seharusnya ibu memeriksakan kondisi kesehatan anak, sehingga bisa dilakukan penanganan dini jika gejala tersebut diyakini sebagai kanker. Sekarang, ibu sudah bisa membuat janji langsung dengan dokter di rumah sakit terdekat. Caranya tentu saja dengan menggunakan aplikasi Halodoc

Baca juga: 10 Gejala Kanker pada Anak, Jangan Abaikan

  • Anak Sulit Mengungkapkan yang Dirasakannya

Alasan selanjutnya adalah anak yang cenderung sulit mengatakan pada orangtua apa yang sedang ia rasakan. Akibatnya, orangtua menjadi kesulitan untuk mendeteksi apa yang sebenarnya terjadi pada sang buah hati. Jadi, jangan pernah menganggap remeh gejala aneh yang dirasakan anak, karena bisa mengarah pada kanker. Ibu dan ayah tetap harus peka, karena kesehatan anak tetap menjadi tanggung jawab kedua orangtua. 

Jika kanker yang terjadi pada orang dewasa bisa dicegah, tidak dengan kanker yang menyerang anak-anak. Namun, ibu tetap bisa melakukan yang terbaik agar kesehatan sang buah hati selalu terjaga, seperti tetap memberikan asupan makanan sehat dan bernutrisi pada anak. Ia dapat bisa bebas dari kanker pada usia anak, tetapi penyakit ini tetap bisa menyerang jika membiasakan pola makan dan pola hidup yang tidak sehat. 

Baca juga: Penting, Begini Cara Mendeteksi Kanker pada Anak Sejak Dini

Membiasakan selalu memberikan makanan sehat akan menghindarkan anak dari risiko kanker di usia dewasa. Tidak ketinggalan, membiasakan anak untuk berolahraga dan tidak melakukan hal-hal yang memicu datangnya penyakit, seperti stres, terbiasa begadang, hingga merokok. Yuk, berantas kanker anak bersama-sama!

Referensi: 
Kemenkes. Diakses pada 2020. Kendalikan Kanker pada Anak.
Sehat Negeriku Kemenkes. Diakses pada 2020. Gejala Kanker Sulit Dideteksi, Orangtua Diimbau Waspada.
Kemenkes. Diakses pada 2020. Kenali Gejala Dini Kanker pada Anak.