Waspada 8 Jenis Kanker yang Rentan Menyerang Anak

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Waspada 8 Jenis Kanker yang Rentan Menyerang Anak

Halodoc, Jakarta – Kanker adalah penyakit yang tidak memandang umur. Bukan cuma orang dewasa, kanker juga berisiko menyerang anak-anak. Ada banyak faktor mengapa anak-anak lebih rentan terserang kanker ketimbang orang dewasa. Faktor yang paling utama adalah sistem kekebalan tubuh anak-anak cenderung belum terbentuk sempurna. 

Munculnya kanker dimulai ketika adanya perubahan genetik dalam sel yang memicu pertumbuhan di luar kendali. Dari sekian banyak jenis kanker, berikut ini jenis yang sering menyerang anak-anak.

Baca Juga: 10 Gejala Kanker Pada Anak, Jangan Abaikan!

Jenis Kanker yang Rentan Menyerang Anak

1. Leukemia

Jika dibandingkan jenis kanker lainnya, leukemia adalah jenis kanker yang sering menyerang anak-anak. Kanker leukimia muncul ketika sumsum tulang tidak mampu lagi untuk menghasilkan sel darah merah. Akibatnya, pengidap leukimia mengalami gejala seperti nyeri tulang dan persendian, kelelahan, kelemahan, kulit pucat, pendarahan atau memar, demam, penurunan berat badan, dan gejala lainnya. 

2. Neuroblastoma

Neuroblastoma adalah jenis kanker yang sering dimulai dalam masa kandungan. Oleh karena itu, kanker ini jarang menyerang anak-anak berusia di atas 10 tahun. Neuroblastoma adalah kanker yang berkembang di jaringan saraf dan dapat muncul di bagian tubuh mana pun. Ketika sel kanker semakin berkembang, organ yang terkena mengalami pembengkakan, nyeri tulang dan demam.

3. Retinoblastoma

Jenis kanker lain yang sering menyerang anak-anak di bawah usia 10 tahun adalah retinoblastoma. Kanker ini berkembang di bagian mata, khususnya pada retina. Retinoblastoma ditandai pupil yang terlihat merah akibat pecahnya pembuluh darah di bagian belakang mata. 

4. Tumor Otak dan Sumsum Tulang Belakang

Selain leukimia, tumor otak, dan sumsum tulang adalah kanker paling umum kedua yang sering menyerang anak-anak. Sebagian besar kasus tumor otak pada anak-anak, dimulai pada bagian bawah otak, seperti otak kecil atau batang otak. Gejala yang muncul adalah sakit kepala, mual, muntah, pandangan kabur atau ganda, pusing, kejang, kesulitan berjalan dan gejala lainnya. 

Baca Juga: Inilah Pentingnya Dukungan Moril bagi Si Kecil Pengidap Kanker

5. Tumor Wilms

Tumor Wilms atau nephroblastoma adalah jenis tumor yang memengaruhi kedua ginjal. Kanker ini umumnya menyerang anak-anak berusia 3-4 tahun. Keberadaan tumor Wilms ditandai pembengkakan atau benjolan di perut dan gejala berupa demam, sakit, mual, atau nafsu makan yang buruk. 

Tumor wilms adalah jenis kanker yang lebih jarang menyerang Si Kecil ketimbang jenis kanker lainnya. Kalau ibu ingin tahu lebih mendalam tentang kanker ini, langsung bicarakan saja dengan dokter Halodoc. Gunakan fitur  Talk to A Doctor yang ada di aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call

6. Limfoma

Limfoma adalah jenis kanker yang menyerang limfosit. Gejalanya diawali ketika kelenjar jaringan getah bening meradang. Bukan hanya kelenjar getah bening, kanker ini dapat mempengaruhi sumsum tulang dan organ lainnya. Gejalanya tergantung pada tempat kanker berada. Umumnya, gejala yang terjadi adalah penurunan berat badan, demam, berkeringat, kelelahan, dan pembengkakan kelenjar getah bening.

7. Rhabdomyosarcoma

Kanker yang memengaruhi otot-otot mengontrol pergerakan bagian-bagian tubuh disebut rhabdomyosarcoma. Kanker ini berisiko menyebar seluruh tubuh, termasuk kepala dan leher, pangkal paha, perut, panggul, atau di lengan atau kaki.  

Baca Juga: Anak Yulia Balstchun Meninggal karena SIDS, Ini 3 yang Diwaspadai Ibu

8. Kanker Tulang

Ada jenis kanker tulang yang sering menyerang anak-anak, yaitu osteosarcoma dan sarkoma ewing. Osteosarkoma dapat tumbuh dengan cepat di dekat ujung tulang panjang di kaki atau lengan. Gejala yang ditimbulkan berupa nyeri tulang yang memburuk di malam hari atau saat menjalankan aktivitas biasa. Sedangkan sarkoma ewing dapat memengaruhi tulang panggul, tulang rusuk atau di tengah tulang kaki panjang.

Referensi:
American Cancer Society (2019). Cancers that Develop in Children.
WHO (2019). Cancer In Children.