05 December 2018

Anak Bisa Terkena Radang Gusi, Benarkah?

Anak Bisa Terkena Radang Gusi, Benarkah?

Halodoc, Jakarta - Pernah mendengar penyakit radang gusi? Gangguan mulut dan gigi ini merupakan bentuk infeksi atau peradangan pada gusi yang disebabkan karena infeksi bakteri. Lantas, benarkah gangguan periodontal ini bisa menyerang anak-anak?

Jawabannya adalah iya. Radang gusi juga bisa terjadi pada sang buah hati. Penyebabnya pun beragam. Biasanya, kebersihan mulut dan gigi yang kurang terjaga adalah penyebab utama terjadinya gangguan kesehatan ini. Tidak rutin menyikat gigi bisa membuat penumpukan sisa makanan pada gigi mengalami pembusukan, sehingga memicu terbentuknya kuman dan bakteri.

Penumpukan ini, kemudian akan menjadi karang gigi atau plak yang menjadi pemicu utama terjadinya radang gusi pada Si Kecil. Namun, masalah kesehatan gigi ini juga bisa terjadi karena anak kekurangan vitamin C, salah dalam menyikat gigi, trauma atau luka pada gusi, dan munculnya gusi baru.

Gejala Radang Gusi pada Anak

Lalu, bagaimana ibu bisa mengetahui jika sang buah hati mengalami radang gusi? Tentu saja dengan mengenali gejala dari penyakit ini. Coba perhatikan gusi Si Kecil. Apabila gusinya tampak berwarna merah atau bahkan mengeluarkan nanah, berkilap, dan membengkak, maka anak mengalami radang gusi. Terlebih jika gusi mudah berdarah ketika anak menggosok giginya.

Tentu saja, ini akan menimbulkan rasa tidak nyaman pada sang buah hati. Biasanya, ia akan merasa gusinya sakit ketika disentuh, kesulitan mengunyah makanan, air liur yang bercampur dengan darah, dan bau mulut yang tidak sedap. Akibatnya, anak akan kehilangan nafsu makannya dan mengalami penurunan berat badan, bahkan terserang malnutrisi.

Bagaimana Penanganannya?

Jangan panik jika ibu mendapati sang buah hati mengalami penyakit radang gusi. Coba ibu ambil kain, kapas, atau kasa yang sudah ibu basahi dengan air hangat. Bersihkan dengan perlahan area gusi yang mengalami peradangan untuk menghilangkan kuman yang bersarang di dalamnya.

Solusi lainnya, ibu bisa membuat larutan garam. Campurkan setengah hingga tiga perempat sendok garam dengan segelas air hangat. Mintalah si kecil berkumur, terutama setelah makan dan sebelum tidur selepas menyikat gigi. Air garam disinyalir menjadi antiseptik yang bagus untuk membantu membersihkan kuman dan bakteri yang menyebabkan peradangan.

Setelah berkumur, ibu bisa melakukan pemijatan lembut pada area gusi anak yang mengalami peradangan. Pemijatan ini berguna untuk membantu supaya peredaran darah pada bagian tersebut kembali lancar dan mengurangi rasa nyeri yang anak rasakan.

Supaya Si Kecil tak mudah terserang radang gusi, membiasakan sang buah hati untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah hal paling penting yang bisa ibu lakukan. Mintalah anak untuk rajin menyikat gigi dua kali sehari, setelah makan dan sebelum tidur. Jika memungkinkan, berikan obat kumur yang ramah anak.

Pastikan juga asupan vitamin C sang buah hati tercukupi, karena vitamin C membantu menjaga daya tahan tubuh sekaligus mencegah radang gusi. Biasakan anak untuk konsumsi makanan sehat yang kaya vitamin dan mineral, seperti buah-buahan dan sayuran, serta pastikan asupan cairannya sudah cukup setiap hari.

Jika ibu tidak sempat beli vitamin C di apotek, ibu bisa melakukan pembelian melalui layanan Beli Obat di aplikasi Halodoc. Tak perlu menunggu lama, obat dan vitamin yang ibu pesan akan sampai di alamat tujuan. Yuk, donwload aplikasi Halodoc!

Baca juga: