• Home
  • /
  • Anak Bisa Terkena Radang Gusi, Benarkah?

Anak Bisa Terkena Radang Gusi, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Anak Bisa Terkena Radang Gusi, Benarkah?

Halodoc, Jakarta - Pernah mendengar penyakit radang gusi? Gangguan mulut dan gigi ini merupakan bentuk infeksi atau peradangan pada gusi yang disebabkan karena infeksi bakteri. Lantas, benarkah gangguan periodontal ini bisa menyerang anak-anak? Jawabannya adalah iya. Kebersihan mulut dan gigi yang kurang terjaga adalah penyebab utama gangguan kesehatan ini.

Baca juga: Gejala dan Pengobatan Periodontitis yang Bikin Gusi Radang

Tidak rutin menyikat gigi bisa membuat penumpukan sisa makanan pada gigi mengalami pembusukan, sehingga memicu terbentuknya kuman dan bakteri. Penumpukan ini menjadi karang gigi yang menjadi pemicu utama terjadinya radang gusi pada Si Kecil. Namun, masalah kesehatan gigi ini bisa terjadi karena anak kekurangan vitamin C, salah dalam menyikat gigi, dan trauma atau luka pada gusi.

Gejala Radang Gusi pada Anak

Lalu, bagaimana ibu bisa mengetahui jika sang buah hati mengalami radang gusi? Dilansir dari National Health Service UK, gejala dari radang gusi pada anak yang bisa ibu perhatikan, yaitu gusinya tampak berwarna merah atau mengeluarkan nanah, berkilap, dan membengkak. Terlebih lagi apabila gusi mudah berdarah ketika anak menggosok giginya.

Tentu saja, hal ini menimbulkan rasa tidak nyaman pada sang buah hati. Biasanya, ia merasa gusinya sakit ketika disentuh, kesulitan mengunyah makanan, air liur yang bercampur dengan darah, dan bau mulut yang tidak sedap. Akibatnya, anak kehilangan nafsu makannya dan mengalami penurunan berat badan, bahkan terserang malnutrisi.

Lalu, siapa saja yang lebih berisiko mengalami radang gusi? Dilansir dari Kids Health, anak-anak yang gemar mengonsumsi makanan manis dan minuman dengan kandungan soda di dalamnya rentan mengalami kondisi radang gusi.

Anak yang menggunakan kawat gigi juga lebih rentan mengalami radang gusi. Tidak ada salahnya, ibu lebih memerhatikan makanan yang dikonsumsi anak dan rutin lakukan pengecekan pada dokter gigi apabila anak menggunakan kawat gigi untuk menghindari radang gusi. Buat janji dengan dokter gigi di rumah sakit terdekat melalui aplikasi Halodoc.

Baca juga: Plak pada Gigi Sebabkan Periodontitis, Benarkah?

Bagaimana Penanganannya?

Jangan panik jika ibu mendapati sang buah hati mengalami penyakit radang gusi. Caranya adalah ambil kain, kapas, atau kasa yang sudah dibasahi dengan air hangat. Bersihkan dengan perlahan area gusi yang mengalami peradangan untuk menghilangkan kuman yang bersarang di dalamnya.

Solusi lainnya adalah membuat larutan garam. Campurkan setengah hingga tiga perempat sendok garam dengan segelas air hangat. Mintalah Si Kecil berkumur, terutama setelah makan dan sebelum tidur selepas menyikat gigi. Air garam dapat menjadi antiseptik untuk membantu membersihkan kuman dan bakteri yang menyebabkan peradangan.

Setelah berkumur, ibu bisa melakukan pemijatan lembut pada area gusi anak yang mengalami peradangan. Pemijatan ini berguna untuk membantu supaya peredaran darah pada bagian tersebut kembali lancar dan mengurangi rasa nyeri yang anak rasakan.

Cara Mencegah Radang Gusi pada Anak

Dilansir dari American Academy of Periodontology, cara mencegah agar Si Kecil tidak mudah terserang radang gusi adalah membiasakan anak untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Mintalah anak untuk rajin menyikat gigi dua kali sehari, setelah makan dan sebelum tidur. Jika memungkinkan, berikan obat kumur yang ramah anak.

Pastikan juga asupan vitamin C sang buah hati tercukupi, karena vitamin C membantu menjaga daya tahan tubuh sekaligus mencegah radang gusi. Biasakan anak untuk konsumsi makanan sehat yang kaya vitamin dan mineral, seperti buah-buahan dan sayuran, serta pastikan asupan cairannya cukup setiap hari.

Baca juga: Faktor Risiko Radang Gusi pada Orang Dewasa

Itulah cara yang bisa dilakukan oleh orangtua untuk menghindari kondisi radang gusi yang dapat dialami oleh anak-anak. Jangan lupa untuk selalu perhatikan kondisi kesehatan gigi anak dengan melakukan pemeriksaan pada rumah sakit terdekat agar kesehatan gigi anak tetap terjaga!

 

Referensi:
American Academy of Periodontology. Diakses pada 2020. Gum Disease in Children
Kids Health for Teens. Diakses pada 2020. Gum Disease
National Health Service UK. Diakses pada 2020. Gum Disease
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Gingivitis