• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Anak Suka Olahraga Ekstrim, Orangtua Harus Apa?

Anak Suka Olahraga Ekstrim, Orangtua Harus Apa?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta - Meskipun olahraga seperti sepak bola, bola basket, atau hoki belum ketinggalan zaman untuk digeluti, namun kini olahraga ekstrem semakin populer. Tak hanya di kalangan orang dewasa, anak-anak pun mulai banyak menggemarinya. Beberapa orangtua cukup khawatir akan hal ini, namun, apakah orangtua benar-benar harus khawatir jika anak menggemari olahraga ekstrem?

Beberapa anak kini lebih senang mengendarai skateboard daripada datang ke latihan rutin sepak bola. Sementara anak yang lain suka berkeliling dengan sepeda BMX mereka sampai kaki mereka nyeri. Mereka seakan tidak kehabisan tenaga untuk berselancar, dan menghabiskan seluruh akhir pekan mempelajari trik-trik baru seputar olahraga ekstrem ini. 

Bagi banyak anak, olahraga tim tradisional berarti banyak pelatihan, peraturan, tekanan, dan kompetisi, yang mana ini membawa lebih banyak tekanan. Jadi, tidak mengherankan jika anak jadi lebih mudah tertarik pada individualitas dan ekspresi diri atletik yang merupakan keunggulan dari olahraga ekstrem. Nah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan orangtua saat anak menggemari olahraga ekstrem berikut:

Baca juga: Ajarkan Anak Olahraga Sejak Dini, Kenapa Tidak?

Tetap Ikuti Aturan

Para orang tua harus lebih waspada bila memiliki anak yang menggemari olahraga atau kegiatan ekstrem. Mendukungnya boleh-boleh saja, asal mengikuti syaratnya. Orangtua harus memperhatikan berbagai peraturan tentang olahraga ekstrem demi keselamatan anak.

Salah satu contohnya, jika hendak mengikutsertakan anak terhadap olahraga ekstrem, perhatikan hal-hal seperti aturan usia minimal, atau tinggi badan anak. Jangan pernah memanipulasi umur atau berbohong tinggi badan agar anak boleh ikut dalam kegiatan ini. Pasalnya, berbagai peraturan yang dibuat itu sudah mempertimbangkan berbagai hal, termasuk kondisi fisik dan psikis anak di usia tertentu. 

Tetap Nomor Satukan Keselamatan Anak

Orang tua juga perlu memperhatikan keamanan anak saat melakukan kegiatan ekstrem itu. Pastikan anak sudah menggunakan alat pelindung dengan baik. Ada baiknya para orang tua pun memberikan contoh agar si anak meniru tindakan pencegahan itu. Salah satu yang penting diberikan contoh adalah dengan menggunakan helm saat mengendarai motor. Berikan juga pelindung untuk dengkul, dan siku supaya ia terhindar dari risiko cedera meski kadang hal ini sulit dihindari. 

Jika anak mengalami cedera saat berolahraga, segera tanyakan solusinya pada dokter di Halodoc. Atau kamu juga bisa langsung membawa anak ke rumah sakit dengan membuat janji terlebih dahulu di aplikasi Halodoc

Baca juga: Pentingnya Hobi bagi Kesehatan Mental Anak

Pastikan  Anak Berlatih pada Waktu Latihan

Mungkin anak sudah memiliki beberapa perlengkapan latihan di rumah, seperti misalnya motor trail. Jika demikian, jangan pernah izinkan anak menggunakannya di luar jam latihan, apa lagi menggunakannya di jalan atau tempat yang tidak semestinya.

Langkah ini juga bisa membantu mencegah anak melakukan balapan liar. Patuhi jadwal latihan dan berikan perhatian lebih kepada si anak. Orangtua perlu mengetahui jadwal dan mau bertanggung jawab terhadap keselamatan anak. 

Ingat, Olahraga Ekstrem Tetap Membawa Manfaat

Olahraga esktrem terbukti dapat meningkatkan kepercayaan diri anak, membantunya untuk lebih berani, dan selalu memperhitungkan risiko. Semua ini pun bisa diterapkan pada kehidupan nyata. Selain itu, olahraga ekstrem memberikan pengalaman alam terbaik untuk anak-anak dan pengalaman ini dapat meliputi sentuhan, perjalanan berlumpur, memanjat pohon, atau memancing ikan.

Meskipun olahraga ekstrem tidak lambat, mereka bisa bersifat pribadi dan sangat merangsang. Tidak dapat dipungkiri bahwa orang-orang muda lebih mungkin tertarik pada petualangan di luar ruangan yang berisiko. Dengan cara ini pun mereka mungkin untuk lebih sadar akan lingkungan mereka. 

Baca juga: Sering Bermain di Luar Bisa Tingkatkan Kecerdasan Anak?

Itulah hal yang perlu diperhatikan orangtua jika anak menyukai olahraga ekstrem. Untuk informasi mengenai pola asuh lainnya, kamu bisa tanyakan pada psikolog di Halodoc, lho. Hanya melalui genggaman, kamu bisa menghubungi psikolog kapan saja dan di mana saja.

Referensi:
Family Education. Diakses pada 2020. Kids and Extreme Sports.
Thrive Global.  Diakses pada 2020. Is it Wrong to Let Children Do Extreme Sports? 5 Parents Give their View.