• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apakah Fluorosis Memengaruhi Kesehatan Gigi?

Apakah Fluorosis Memengaruhi Kesehatan Gigi?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Kesehatan dan kebersihan gigi adalah salah satu faktor yang dapat memengaruhi kepercayaan diri seseorang. Pasti banyak orang yang tidak ingin mempunyai gigi yang kuning bukan? Maka dari itu, rutin menyikat gigi setiap hari dua kali sehari dapat membuat gigi tetap putih.

Saat seseorang mengalami fluorosis, gigi dapat tampak memiliki bercak dan warnanya menjadi keruh. Hal ini terjadi akibat terlalu banyak kandungan fluoride yang masuk ke tubuh. Meski begitu, banyak orang yang bertanya-tanya jika gangguan fluorosis yang terjadi dapat memengaruhi kesehatan gigi. Berikut pembahasannya!

Baca juga: Perlu Tahu, Ini Penyebab Fluorosis pada Anak

Fluorosis Dapat Pengaruhi Kesehatan Gigi?

Jumlah fluoride yang tepat dapat membantu untuk mencegah dan mengendalikan kerusakan gigi. Fluoride berfungsi baik saat gigi berkembang dan setiap hari setelah gigi muncul melalui gusi. Anak yang mengonsumsi fluoride berlebihan selama perkembangan gigi juga dapat menghasilkan berbagai perubahan yang terlihat pada permukaan enamel gigi. Perubahan-perubahan ini secara luas disebut fluorosis gigi.

Fluorosis yang ringan dapat menimbulkan gejala berupa bintik-bintik putih pada permukaan gigi yang mungkin hampir tidak terlihat. Bentuk fluorosis sedang dan berat dapat menyebabkan perubahan enamel yang lebih parah. Gangguan ini hanya terjadi pada saat gigi terbentuk di bawah gusi. Saat gigi sudah menembus gusi, fluorosis sudah tidak dapat terjadi lagi tetapi plaknya mungkin saja masih melekat.

Lalu, apakah fluorosis yang terjadi dapat memengaruhi gigi? Gangguan yang dapat menimbulkan plak pada gigi ini bukan termasuk penyakit dan tidak dapat memengaruhi kesehatan gigi. Meski begitu, dikutip dari CDC, seseorang yang mengidap fluorosis dalam tahap parah dan terbilang jarang terjadi dapat menimbulkan lubang pada gigi. Meski begitu, seseorang yang mengalaminya juga dapat membuat giginya lebih tahan terhadap kerusakan.

Lalu, jika masih memiliki pertanyaan terkait fluorosis yang berguna untuk menghindari kesehatan dan kebersihan gigi, dokter dari Halodoc dapat menjawabnya. Kamu dapat memanfaatkan fitur Chat atau Voice/Video Call untuk berinteraksi langsung dengan dokter. Caranya mudah, cukup download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan sehari-hari!

Baca juga: Cegah Fluorosis pada Anak dengan Cara Ini

Penyebab Fluorosis

Fluorosis dapat disebabkan oleh terlalu banyak mengonsumsi fluoride dalam waktu lama ketika gigi terbentuk di bawah gusi. Hanya anak-anak yang berusia 8 tahun dan lebih muda berisiko mengalaminya ketika gigi permanen berkembang. Selain itu, anak-anak yang lebih tua dari 8 tahun, remaja, dan orang dewasa tidak dapat mengembangkan gangguan ini. Tingkat keparahan kondisi yang terjadi pada gigi tergantung dari seberapa banyak fluoride yang dikonsumsi dan berapa lama fluoride sudah masuk ke tubuh.

Hal ini dapat terjadi saat anak-anak mengonsumsi pasta gigi yang kaya akan fluoride alih-alih menyikatnya. Selain itu, sumber air minum yang banyak mengandung fluoride juga dapat membuat gigi mengalami penumpukan plak. Beberapa obat yang dikonsumsi juga dapat memengaruhi gigi sehingga fluorosis terjadi.

Pengobatan Fluorosis

Pada kebanyakan kasus, gangguan yang membuat penumpukan plak pada gigi ini terbilang ringan, sehingga tidak membutuhkan perawatan. Selain itu, hal ini juga hanya dapat memengaruhi gigi bagian belakang yang tidak terlihat. Namun, jika fluorosis yang terjadi sudah dalam tahap sedang hingga parah, perlu dilakukan beberapa penanganan agar noda yang timbul dapat dihilangkan. Berikut beberapa caranya:

  • Beberapa prosedur yang digunakan untuk memutihkan gigi, sehingga noda dan plak yang terbentuk dapat hilang.
  • Bonding, yang berguna untuk melapisi gigi dengan resin keras.
  • Veneer, cangkang buatan yang berguna untuk meningkatkan penampilan.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Baking Soda Bisa Mengatasi Fluorosis?

Itulah pembahasan terkait fluorosis yang dapat memengaruhi kesehatan gigi. Dengan mengetahui hal tersebut, usahakan untuk anak terhindar dari semua hal yang menjadi penyebab gangguan penumpukan noda dan plak pada gigi tersebut. Sehingga, kepercayaan diri anak tetap terjaga.

Referensi:
CDC. Diakses pada 2020. Fluorosis.
WebMD. Diakses pada 2020. Fluorosis Overview.