• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apakah Normal Ibu Hamil Mengidap Asam Lambung?

Apakah Normal Ibu Hamil Mengidap Asam Lambung?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta Asam lambung naik saat kehamilan adalah sesuatu yang normal. Ini dikarenakan hormon progesteron yang mengendurkan otot selama kehamilan, sehingga melemaskan katup lambung. Katup lambung yang melemas dapat menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan.

Selain karena perubahan hormon, pertumbuhan rahim juga dapat mendorong asam masuk ke tenggorokan. Pola makan dan perubahan gaya hidup dapat membantu ibu hamil mengatasi asam lambung. Ingin tahu rekomendasi gaya hidup yang disarankan para ahli medis, baca selengkapnya di sini!

Perubahan Gaya Hidup selama Kehamilan

Kebiasaan gaya hidup yang dikelola dapat mengurangi mulas dan menurunkan gejala asam lambung. Kiat-kiat berikut dapat membantu bumil mengelola gejala asam lambung. 

Baca juga: Bukan Cuma Mag, Ini Penyebab Asam Lambung Naik

  1. Makanlah dengan porsi kecil lebih sering dan hindari minum sambil makan. Minumlah air putih di sela waktu makan.

  2. Makan perlahan dan kunyah setiap gigitan dengan saksama.

  3. Hindari makan beberapa jam sebelum tidur.

  4. Hindari makanan dan minuman yang memicu mulas. Penyebab umumnya, termasuk cokelat, makanan berlemak, makanan pedas, makanan asam, seperti buah jeruk dan tomat, minuman berkarbonasi, dan kafein.

  5. Tetap tegak selama setidaknya satu jam setelah makan. 

  6. Berjalan santai juga dapat mendorong pencernaan.

  7. Pakailah pakaian yang nyaman dan tidak ketat.

  8. Pertahankan berat badan yang sehat.

  9. Gunakan bantal untuk menopang tubuh bagian atas saat tidur.

  10. Tidur di sisi kiri tubuh. Berbaring di sisi kanan akan memposisikan perut lebih tinggi dari kerongkongan yang dapat menyebabkan mulas.

  11. Kunyah permen karet tanpa gula setelah makan. Peningkatan saliva dapat menetralkan asam yang kembali ke kerongkongan.

  12. Makan yogurt atau minum segelas susu untuk mengatasi gejala 

  13. Minumlah madu dalam teh chamomile atau segelas susu hangat.

Kalau bumil membutuhkan informasi lebih lengkap terkait penyakit asam lambung, bagaimana perawatan, penanganan, dan rekomendasi gaya hidup yang disarankan, tanyakan saja langsung di Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untuk bumil. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor bumil bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Gejala asam lambung biasanya ringan, ketika gejalamu cukup parah dengan tanda muntah darah, atau buang air besar berwarna gelap, artinya saluran pencernaan mengalami perlukaan. Biasanya sensasi mulas akan berakhir seiring dengan kelahiran bayi. 

Baca juga: 4 Jenis Gangguan Lambung

Jika gejala asam lambung tidak kunjung hilang, sangat penting untuk mengunjungi dokter karena itu mungkin pertanda sesuatu yang lebih serius, seperti preeklampsia. Bumil dengan preeklampsia biasanya memiliki tekanan darah tinggi dan masalah pada ginjalnya. 

Kondisi preeklampsia juga dapat secara serius memengaruhi kesehatan hati, darah, dan otak. Perlu diketahui kalau kondisi asam lambung ini dapat dialami oleh setiap wanita hamil, hampir 1 dari 20 bumil. 

Oleh karena preeklampsia yang dikarenakan penyakit asam lambung berbahaya bagi bumil dan bayi dalam kandungan, sangat penting untuk tahu gejala awal jika kondisi ini sudah sampai di tahap berbahaya. 

Jika tiba-tiba bumil mengalami pembengkakan tangan, kaki, atau wajah, sakit kepala yang tidak hilang dengan obat sakit kepala, masalah dengan penglihatan, seperti kabur atau hanya kedipan saja, dan rasa sakit yang kuat di bawah tulang rusuk segera hubungi dokter.

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2019. Heartburn, Acid Reflux, and GERD During Pregnancy.
Health.com. Diakses pada 2019. 12 Ways to Soothe Heartburn in Pregnancy.
Stanford Children’s Health. Diakses pada 2019. Pregnancy and Heartburn.