• Home
  • /
  • Apakah Pengidap Komplikasi Diabetes Boleh Puasa?

Apakah Pengidap Komplikasi Diabetes Boleh Puasa?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
apakah-pengidap-komplikasi-diabetes-boleh-puasa-halodoc

Halodoc, Jakarta – Berpuasa bisa menjadi tantangan yang besar bagi orang yang mengidap diabetes. Pasalnya, mereka sebenarnya dianjurkan untuk makan secara teratur untuk dapat mengontrol gula darah dengan baik. 

Meski demikian, pengidap diabetes dapat berpuasa bila membicarakannya terlebih dahulu dengan dokter dan mengikuti anjuran kesehatan dari dokter selama berpuasa. Namun, apakah pengidap diabetes yang mengalami komplikasi boleh berpuasa? Yuk, cari tahu jawabannya di sini. 

Baca juga: Inilah Manfaat Puasa bagi Pengidap Diabetes

Risiko Puasa pada Pengidap Diabetes

Puasa adalah ibadah yang penting bagi umat Muslim, tetapi bisa menyebabkan masalah kesehatan utama bagi orang-orang dengan masalah kesehatan tertentu, seperti diabetes. Pengidap diabetes tipe 1 dan tipe 2 perlu berhati-hati bila ingin menjalankan ibadah puasa. 

Menurut Amy Kranick, seorang pendidik diabetes bersertifikat dengan Diabetes Care Club di Nashville, pengidap diabetes tipe 1 dan tipe 2 yang menjalani pengobatan oral dapat mengalami hipoglikemia (gula darah rendah) bila berpuasa. 

Kondisi ini bisa terjadi karena tidak mengonsumsi makanan apapun saat berpuasa dapat membuat kadar gula darah kamu menurun, dan obat-obatan juga dapat membuatnya turun lebih banyak lagi. Risiko yang bisa terjadi akibat gula darah rendah meliputi kejang, koma, atau bahkan kematian bila tidak segera ditangani.

Selain itu, tergantung pada tiap pengidap, puasa tanpa menggunakan insulin juga dapat menyebabkan gula darah tinggi (hiperglikemia). Kondisi ini dapat terjadi bila pengidap makan terlalu banyak karbohidrat saat buka puasa. Baik kadar gula rendah (hipoglikemia) maupun kadar gula tinggi (hiperglikemia) dapat menyebabkan terjadinya ketoasidosis diabetik (DKA), yaitu komplikasi diabetes serius yang diakibatkan oleh penumpukan darah asam yang disebut keton. Gejala-gejala yang bisa ditimbulkan ketoasidosis diabetik adalah merasa sangat haus dan mengeluarkan banyak urin. `

Dehidrasi juga termasuk salah satu risiko yang bisa terjadi selama puasa dan dapat memperburuk kondisi diabetes.

Kondisi Diabetes yang Tidak Memungkinkan Puasa

Pengidap diabetes wajib membicarakannya terlebih dahulu dengan dokter bila ingin menjalani puasa. Bila kamu mengidap diabetes tipe 1, masalah kesehatan lain akibat diabetes, atau pernah mengalami hipoglikemia, dokter mungkin akan menyarankan kamu untuk tidak berpuasa. Pengidap diabetes tipe 1 tidak dianjurkan berpuasa, karena hidupnya bergantung pada penggunaan insulin, sedangkan beberapa pengidap diabetes tipe 2 mungkin masih bisa berhenti menggunakan insulin saat berpuasa.

Selain itu, orang yang mengalami komplikasi diabetes, seperti kerusakan mata, ginjal, atau saraf di tangan dan kaki, juga tidak dianjurkan untuk berpuasa.

Hal yang Perlu Diperhatikan Pengidap Diabetes Bila Ingin Berpuasa

Bila dokter sudah mengizinkan pun, kamu yang mengidap diabetes tetap perlu berhati-hati menjalani puasa. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan pengidap diabetes untuk menjaga kesehatan saat berpuasa:

  • Perhatikan Tanda-tanda Hipoglikemia 

Bila kamu mulai merasa gemetar, berkeringat, atau bingung, kadar gula darah kamu mungkin terlalu rendah. Segera hentikan puasa bila kadar glukosa darah lebih rendah dari 70 mg/dL dan lakukan pengobatan untuk hipoglikemia. Misalnya, dengan mengonsumi gel glukosa, atau minum air gula diikuti dengan makanan kecil seimbang ketika kadar gula darah kamu sudah kembali normal.

  • Perhatikan Makanan yang Dikonsumsi Saat Sahur dan Buka Puasa

Makan terlalu banyak karbohidrat setelah puasa dapat menyebabkan kadar gula darah kamu melonjak tinggi. Jadi, pilihlah makanan dan camilan sehat yang seimbang.

Baca juga: Awas, Hindari 9 Pola Makan Tak Sehat Ini saat Puasa

  • Cek Gula Darah Secara Rutin

Selama puasa, lakukan tes kadar gula darah kamu lebih sering. Hal ini penting untuk memantau kondisi diabetes kamu.

  • Berolahraga dengan Hati-hati

Hindari melakukan olahraga yang berat saat berpuasa. Pasalnya, olahraga berat dapat membuat kadar gula darah kamu turun yang dapat menyebabkan hipoglikemia. Sebaiknya tanyakan pada dokter mengenai jenis olahraga apa yang boleh dilakukan.

Baca juga: 5 Olahraga untuk Mengontrol Gula Darah

  • Jaga Tubuh Tetap Terhidrasi

Mengidap diabetes membuat kamu berisiko mengalami dehidrasi yang dapat membuat gula darah kamu lebih sulit untuk dikelola. Jadi, minumlah air putih yang cukup saat berpuasa.

Agar lebih aman saat berpuasa, kamu juga bisa berdiskusi dengan dokter tentang pantangan apa saja yang harus dihindari pengidap diabetes saat berpuasa lewat aplikasi Halodoc.  Yuk, download Halodoc sekarang juga sebagai teman penolong untuk membantu menjaga kesehatan kamu selama berpuasa.

Referensi:
Everyday Health. Diakses pada 2020. Fasting Safely With Diabetes.
WebMD. Diakses pada 2020. Can You Fast If You Have Diabetes?.
Diabetes. Diakses pada 2020. Fasting and diabetes.