Banyak Mitos, Ini Arti Mata Kedutan dari Sisi Medis

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
 kedutan, mata kedutan, kelopak mata

Halodoc, Jakarta - Banyak mitos yang bertebaran mengenai kedutan, termasuk pada mata. Ada yang bilang kalau mata kiri kedutan artinya akan dapat rezeki nomplok. Ada pula yang bilang jika mata kanan bawah berkedut, tanda akan menangis. Mitos mengenai mata kedutan ini tentu tidak bisa dipercayai begitu saja.

Dalam bahasa medis, mata kedutan disebut blefarospasme yang artinya gerakan berulang kelopak mata bagian atas yang terjadi secara spontan dan tiba-tiba. Gerakan ini setidaknya terjadi beberapa detik sekali dan berlangsungs selama kurang lebih 1-2 menit. Meskipun begitu, kedutan juga dapat terjadi pada kedua mata.

Kedutan sebenarnya tidak mengakibatkan rasa sakit dan dapat hilang dengan sendirinya. Namun, kedutan juga dapat terasa mengganggu, serta hilang timbul selama berhari-hari, bahkan berbulan-bulan.

Baca juga: Bukan Mitos, Ini Arti Kedutan Pada Mata

Umumnya, mata kedutan bukanlah kondisi serius, selama kamu mengalaminya di satu sisi, tidak disertai rasa sakit, dan berlangsung sebentar. Beberapa faktor pemicunya adalah kelelahan, aktivitas fisik yang berat, kurang tidur, paparan cahaya yang sangat terang, dan iritasi mata. Konsumsi kafein berlebihan dan alkohol, serta merokok juga dapat menyebabkan mata kedutan.

Ada pula kondisi yang dapat membuat mata kedutan, seperti radang kelopak mata, mata kering, iritasi kornea mata, dan infeksi bagian mata depan. Selain kedutan, terdapat gejala lain seperti mata merah dan berair.

Kebanyakan orang merasakan kedutan sebagai hal yang ringan. Namun, ada pula yang merasa kedutan sebagai sesuatu yang cukup mengganggu. Hal ini karena terdapat berbagai jenis kedutan berdasarkan tingkat keparahan dan gejala penyertanya. Berdasarkan hal itu, mata kedutan dapat dibedakan menjadi tiga tipe:

Baca juga: 5 Makna Kedutan Di Bagian Tubuh

1. Kedutan Minor

Kedutan tipe minor ini umumnya tidak menimbulkan rasa nyeri dan tidak berbahaya. Kedutan minor muncul akibat gaya hidup, seperti kelelahan, kurang istirahat, stres, suka mengonsumsi minuman keras atau minuman berkafein secara berlebihan, serta kebiasaan merokok. Kedutan minor juga dapat juga dapat disebabkan oleh iritasi pada kornea atau konjungtiva (lapisan dalam kelopak mata).

2. Blefarospasme Esensial Jinak

Blefarospasme esensial jinak dapat dipicu oleh beberapa hal. Misalnya seperti mengonsumsi minuman keras atau minuman berkafein secara berlebihan, terpapar cahaya terang, kelelahan, kurang tidur, iritasi akibat polusi udara, dan stres. Blefarospasme esensial jinak biasanya dialami oleh orang dewasa muda hingga dewasa tua. Kondisi ini lebih sering dialami wanita dibanding pria dan dipercaya merupakan perpaduan antara faktor keturunan dengan faktor lingkungan.

3. Hemificial Spasm/ Kejang Salah Satu Sisi Wajah

Kejang pada wajah adalah kondisi yang sebenarnya sangat jarang terjadi. Gangguan yang disebabkan tekanan arteri pada saraf ini melibatkan bagian lain dari otot wajah. Biasanya, bagian mulut berbeda dengan kedutan yang umumnya terjadi pada mata. Kejang pada wajah ini pun berdampak kepada salah satu mata, yaitu pada sisi wajah yang mengalami kelainan.

Baca juga: Mungkin Ini 4 Penyebab Mata Sering Berkedip

Kedutan mata yang cukup mengganggu aktivitas kamu bisa diredakan dengan cara berikut ini:

  • Kompres mata. Setiap malam menjelang tidur, tempelkan kompres air hangat pada mata yang berkedut. Jika kedutan masih berlangsung, cobalah mengganti kompres air hangat dengan air dingin setiap 10 menit sekali.

  • Kurangi alkohol dan kafein. Selain kopi dan teh, kurangi juga minuman energi dan obat penghilang nyeri. Alternatifnya, kamu dapat meminum air tonik, alias air kelapa. Air kelapa diklaim dapat melemaskan otot akibat kandungan quinine di dalamnya.

  • Tidur lebih awal. Jika kedutan disebabkan oleh kurang tidur, coba untuk tidur 10-15 menit lebih awal dari jadwal tidur normal kamu. Begadang  dapat memberatkan kerja kelopak mata.

  • Sauna wajah. Bukan hanya akan menenangkan dan menghidrasi wajah, uap panas akan membuka dan membersihkan pori. Caranya, tuangkan air panas dalam sebuah mangkuk, tutup kepala kamu dengan handuk dan biarkan uap menghangatkan wajah kamu. Coba juga tambahkan minyak esensial, seperti kayu putih, lavender, atau mawar yang juga efektif untuk meredakan alergi atau mata kering.

Jika kamu mengalami mata kedutan dan merasa cukup mengganggu, tidak ada salahnya untuk mendiskusikan tentang gangguan ini pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Diskusi dengan dokter di Halodoc dapat dilakukan via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana saja. Saran dokter dapat diterima dengan praktis dengan cara download aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store sekarang juga!