
4 Gejala Mastitis yang Kerap Diabaikan Wanita
Ada berbagai gejala mastitis yang kerap diabaikan oleh ibu menyusui, seperti rasa nyeri hingga pembengkakan payudara.

DAFTAR ISI
- Mastitis pada Ibu Menyusui
- Studi Terkait
- Cara Mengatasi Mastitis di Rumah
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- FAQ
Mastitis adalah peradangan pada jaringan payudara yang sering terjadi pada ibu menyusui. Kondisi ini dapat menimbulkan nyeri, bengkak, kemerahan, dan demam sehingga membuat proses menyusui terasa tidak nyaman.
Gejala mastitis terkadang mirip dengan payudara penuh atau tersumbat, tetapi dapat memburuk jika tidak ditangani. Mengenali tanda-tandanya sejak awal membantu ibu mendapatkan perawatan yang sesuai dan mencegah komplikasi.
Mastitis pada Ibu Menyusui
Mastitis dapat terjadi ketika ASI menumpuk akibat saluran payudara tersumbat atau ketika bakteri masuk melalui puting yang luka. Faktor risikonya antara lain pelekatan bayi yang kurang tepat, jadwal menyusui yang tidak teratur, tekanan pada payudara, serta kelelahan.
Gejala yang perlu diperhatikan meliputi satu area payudara yang terasa panas, nyeri saat disentuh, kemerahan, benjolan, dan rasa tidak enak badan. Ibu juga dapat mengalami demam, menggigil, atau gejala seperti flu.
Pada umumnya, menyusui atau memerah ASI tetap dianjurkan untuk membantu mengosongkan payudara, kecuali dokter memberikan saran berbeda. Jangan memijat payudara terlalu kuat karena dapat memperparah peradangan.
Studi Terkait
Pedoman klinis menyebutkan bahwa mastitis perlu ditangani dengan memperbaiki pengeluaran ASI, mengurangi peradangan, dan memantau tanda infeksi. Antibiotik tidak selalu diperlukan dan hanya boleh digunakan berdasarkan evaluasi dokter.
Cara Mengatasi Mastitis di Rumah
- Susui bayi sesuai kebutuhan dengan memastikan pelekatan sudah tepat.
- Gunakan kompres dingin setelah menyusui untuk membantu mengurangi nyeri dan bengkak.
- Beristirahat cukup dan minum air sesuai kebutuhan tubuh.
- Hindari pakaian atau bra yang terlalu ketat.
- Jangan menghentikan menyusui secara mendadak tanpa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasi ke dokter Halodoc jika demam tinggi, nyeri dan kemerahan memburuk, keluar nanah dari puting, atau gejala tidak membaik dalam 12–24 jam setelah perawatan di rumah. Pemeriksaan juga diperlukan jika muncul benjolan yang menetap karena keluhan tersebut dapat menyerupai abses payudara atau kondisi lain.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Referensi
PubMed. Diakses pada 2026. Mastitis: Causes, Symptoms, and Treatment.
World Health Organization. Diakses pada 2026. Mastitis: Causes and Management.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Pemberian Air Susu Ibu.
WebMD. Diakses pada 2026. Mastitis: Symptoms and Treatment.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Informasi Obat dan Penggunaannya.
FAQ
Apakah mastitis boleh tetap menyusui?
Pada umumnya, ibu tetap dapat menyusui atau memerah ASI karena pengosongan payudara dapat membantu pemulihan. Namun, konsultasikan dengan dokter jika terdapat kondisi khusus atau keluar nanah dari puting.
Apakah mastitis selalu disebabkan oleh bakteri?
Tidak selalu. Mastitis dapat berkaitan dengan peradangan akibat ASI yang menumpuk, sedangkan infeksi bakteri hanya terjadi pada sebagian kasus.
Berapa lama mastitis bisa sembuh?
Keluhan ringan dapat membaik dalam beberapa hari dengan perawatan yang tepat. Jika gejala tidak membaik dalam 12–24 jam atau semakin berat, segera periksa ke dokter.
Apakah mastitis dapat dicegah?
Risikonya dapat dikurangi dengan memastikan pelekatan bayi tepat, menyusui sesuai kebutuhan, dan menghindari tekanan berlebihan pada payudara. Rawat luka pada puting dan jangan menghentikan menyusui secara mendadak tanpa arahan tenaga kesehatan.




