
5 Cara Mengatasi Penyakit Anemia dengan Efektif dan Aman
Efektif, inilah cara mengatasi penyakit anemia agar tubuh kembali bugar dan berenergi setiap hari.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Suplemen Penambah Darah
- Cara Alami Mengatasi Anemia
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Anemia adalah kondisi ketika jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin dalam tubuh berada di bawah batas normal. Hemoglobin berfungsi penting untuk membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh. Ketika kadar hemoglobin rendah, tubuh akan kekurangan oksigen sehingga menimbulkan gejala seperti pusing, lemas, pucat, dan mudah lelah.
Penyebab anemia sangat beragam, mulai dari defisiensi zat besi, kekurangan asam folat atau vitamin B12, pendarahan kronis, hingga kondisi medis tertentu. Penanganan anemia perlu disesuaikan dengan penyebab dasarnya agar kadar hemoglobin dapat kembali normal secara efektif.
Secara umum, cara mengatasi anemia melibatkan konsumsi makanan kaya nutrisi serta bantuan suplemen penambah darah. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk suplemen dan penanganan medis yang aman untuk membantumu mengatasi gejala anemia.
Rekomendasi Suplemen Penambah Darah
1. Sangobion 10 Kapsul
Sangobion mengandung zat besi (Ferrous gluconate) yang dikombinasikan dengan asam folat, vitamin C, B12, dan B6. Kombinasi ini membantu meningkatkan produksi sel darah merah serta mempercepat penyerapan zat besi dalam tubuh. Sangobion cocok digunakan untuk mengatasi anemia akibat kekurangan zat besi dan mineral pendukung lainnya. Dosis umum pemakaian adalah 1 kapsul per hari setelah makan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Sangobion 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc
2. Maltofer 10 Tablet Kunyah
Maltofer mengandung Iron (III) Hydroxide Polymaltose Complex (IPC) yang efektif mengobati dan mencegah defisiensi zat besi tanpa memicu rasa tidak nyaman pada saluran cerna. Tablet kunyah ini praktis dikonsumsi dan tidak meninggalkan rasa besi yang tajam di mulut. Sangat baik untuk mengatasi anemia akibat defisiensi zat besi pada dewasa. Dosis umum pemakaian adalah 1 tablet kunyah per hari.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Maltofer 10 Tablet Kunyah di Toko Kesehatan Halodoc
3. Sakatonik Liver 10 Kaplet
Sakatonik Liver dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan zat besi, vitamin, dan mineral harian tubuh. Suplemen ini bermanfaat menjaga daya tahan tubuh, meningkatkan metabolisme, serta membantu pembentukan hemoglobin darah. Dosis penggunaan secara umum yaitu 1 kaplet sehari sesudah makan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Sakatonik Liver 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc
4. Ferriz Drops 15 ml
Ferriz Drops mengandung Sodium feredetate yang diformulasikan khusus sebagai suplemen penambah zat besi bentuk tetes cair. Produk ini sangat membantu memenuhi kebutuhan zat besi yang sulit dipenuhi hanya dari makanan harian. Dosis umum disesuaikan dengan anjuran dokter atau petunjuk kemasan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Ferriz Drops 15 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Alami Mengatasi Anemia
Selain mengonsumsi suplemen, penanganan anemia akan lebih optimal jika dibarengi dengan perubahan gaya hidup sehat, seperti:
- Mengonsumsi makanan tinggi zat besi heme (seperti daging merah, hati sapi, dan unggas) serta non-heme (seperti bayam, brokoli, dan kacang-kacangan).
- Memperbanyak asupan vitamin C (seperti jeruk, jambu biji, dan stroberi) untuk membantu penyerapan zat besi di usus.
- Membatasi konsumsi teh, kopi, atau susu saat waktu makan utama karena dapat mengganggu penyerapan zat besi.
- Mendapatkan istirahat yang cukup untuk mempercepat pemulihan energi tubuh.
Studi Terkait
Berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam Journal of Blood Medicine & Clinical Hematology (2026), intervensi suplementasi zat besi yang dikombinasikan dengan asupan vitamin C secara teratur terbukti efektif meningkatkan kadar hemoglobin serum hingga 2,1 g/dL dalam waktu 4 minggu pada penderita anemia defisiensi zat besi.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika gejalamu seperti pusing hebat, tubuh sangat lemas, atau sesak napas tidak kunjung membaik setelah mengonsumsi suplemen penambah darah, segera konsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Kini konsultasi ke dokter tidak perlu repot keluar rumah. Kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Dokter dapat memberikan diagnosis yang tepat, rekomendasi gaya hidup, hingga resep obat medis sesuai dengan kondisi tubuhmu.
Referensi
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Anaemia: Prevention, Diagnosis, and Management.
National Institutes of Health (NIH). Diakses pada 2026. Iron Deficiency Anemia Treatment and Guidelines.
PubMed. Diakses pada 2026. Efficacy of Oral Iron Supplementation in Clinical Settings.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia di Indonesia.
FAQ
Apakah minum teh bisa memperburuk anemia?
Ya, teh mengandung senyawa tanin yang dapat menghambat penyerapan zat besi non-heme di lambung dan usus. Sebaiknya hindari minum teh saat sedang makan atau mengonsumsi suplemen zat besi.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sembuh dari anemia?
Penyembuhan anemia umumnya memakan waktu 2 hingga 4 minggu untuk merasakan perbaikan gejala. Namun, konsumsi suplemen zat besi sering kali perlu dilanjutkan selama beberapa bulan untuk mengembalikan cadangan zat besi tubuh.
Apakah anemia selalu disebabkan oleh kekurangan zat besi?
Tidak selalu. Meskipun defisiensi zat besi adalah penyebab paling umum, anemia juga dapat disebabkan oleh kekurangan vitamin B12 atau asam folat, penyakit kronis, atau gangguan pendarahan.
Kapan waktu terbaik minum suplemen penambah darah?
Suplemen zat besi paling baik dikonsumsi saat perut kosong, yakni 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan. Namun, jika timbul mual atau nyeri perut, kamu boleh meminumnya bersama sedikit makanan.




