Ad Placeholder Image

5 Contoh Parasitisme yang Sering Terjadi di Sekitar Kita

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 03 September 2026

Ketahui beragam contoh parasitisme yang sering terjadi di lingkungan sekitar kita sehari-hari.

5 Contoh Parasitisme yang Sering Terjadi di Sekitar Kita5 Contoh Parasitisme yang Sering Terjadi di Sekitar Kita

DAFTAR ISI


Parasitisme adalah hubungan antara dua organisme ketika satu organisme, yaitu parasit, mendapatkan manfaat, sedangkan organisme lain, yaitu inang, mengalami kerugian. Hubungan ini dapat ditemukan pada manusia, hewan, tumbuhan, maupun lingkungan sekitar.

Memahami contoh parasitisme membantu membedakannya dari simbiosis mutualisme dan komensalisme. Beberapa parasit juga dapat menyebabkan infeksi atau gangguan kesehatan, sehingga penting untuk mengenali cara penularan dan langkah pencegahannya.

Contoh Parasitisme

Parasit dapat hidup di dalam tubuh inang atau menempel di permukaannya. Berikut beberapa contoh parasitisme yang mudah ditemukan:

  1. Kutu rambut dan manusia. Kutu rambut memperoleh makanan dari darah di kulit kepala, sementara manusia dapat mengalami gatal, iritasi, dan luka akibat garukan.
  2. Cacing pita dan manusia. Cacing pita dapat hidup di saluran pencernaan dan menyerap nutrisi dari makanan yang dikonsumsi inang. Infeksi dapat terjadi melalui makanan yang tidak diolah dengan baik atau kebersihan tangan yang kurang.
  3. Cacing gelang dan manusia. Cacing gelang mengambil nutrisi dari tubuh manusia dan dapat menimbulkan keluhan seperti sakit perut, gangguan pencernaan, atau berat badan sulit bertambah.
  4. Plasmodium dan manusia. Plasmodium merupakan parasit penyebab malaria yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Malaria dapat menyebabkan demam, menggigil, sakit kepala, dan lemas.
  5. Benalu dan pohon inang. Benalu menyerap air serta mineral dari pohon yang ditumpanginya. Pohon inang dirugikan karena sebagian sumber dayanya digunakan oleh benalu.

Tidak semua hubungan parasitisme langsung berarti seseorang membutuhkan obat. Obat antiparasit atau antibiotik hanya digunakan untuk kondisi tertentu setelah penyebabnya dinilai oleh tenaga kesehatan, sehingga jangan mengonsumsi obat secara mandiri berdasarkan contoh di atas.

Cara Mencegah Parasit

Jaga kebersihan tangan, kuku, makanan, dan air minum untuk mengurangi risiko infeksi parasit. Masak daging hingga matang, gunakan alas kaki saat berada di tanah, serta hindari berbagi sisir, topi, atau barang pribadi jika ada risiko kutu rambut.

Untuk mengurangi risiko penyakit yang ditularkan nyamuk, gunakan kelambu atau penolak nyamuk dan singkirkan genangan air di sekitar rumah. Bila muncul gejala setelah bepergian atau tinggal di wilayah berisiko, konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasi ke dokter Halodoc jika mengalami demam tinggi, diare berkepanjangan, darah pada tinja, penurunan berat badan tanpa sebab, sesak, atau lemas berat. Anak-anak, ibu hamil, lansia, dan orang dengan daya tahan tubuh rendah sebaiknya mendapatkan pemeriksaan lebih awal.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc , lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Chat dokter dapat membantu menilai gejala, kemungkinan penyebab, serta kebutuhan pemeriksaan lanjutan. Dokter juga dapat memberikan arahan penggunaan obat yang sesuai bila memang diperlukan.

Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Studi Terkait

Parasitisme dapat berkaitan dengan infeksi pada manusia, tetapi diagnosis tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan jenis parasit atau gejala umum. Pemeriksaan oleh tenaga kesehatan membantu menentukan penyebab dan terapi yang tepat.

Referensi
WHO. Diakses pada 2026. Soil-transmitted helminth infections
PubMed. Diakses pada 2026. The global burden of disease study 2010
WebMD. Diakses pada 2026. What Are Parasites?
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Portal Informasi Kesehatan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Informasi Obat dan Produk Kesehatan

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan parasitisme?

Parasitisme adalah hubungan ketika satu organisme memperoleh manfaat dengan merugikan organisme lain yang menjadi inang. Parasit dapat hidup di dalam atau di permukaan tubuh inang.

2. Apakah semua parasit menyebabkan penyakit?

Tidak semua keberadaan parasit langsung menimbulkan gejala berat. Namun, beberapa parasit dapat menyebabkan infeksi, gangguan nutrisi, atau menularkan penyakit sehingga perlu diwaspadai.

3. Apakah infeksi parasit bisa diobati sendiri?

Sebaiknya tidak mengonsumsi obat antiparasit tanpa diagnosis dan anjuran dokter. Jenis obat bergantung pada parasit penyebab, lokasi infeksi, usia, kondisi kesehatan, serta kemungkinan interaksi obat.

4. Kapan infeksi parasit perlu diperiksa?

Periksakan diri jika mengalami gejala menetap seperti diare, sakit perut, gatal hebat, demam, atau penurunan berat badan. Pemeriksaan segera diperlukan bila muncul dehidrasi, darah pada tinja, atau lemas berat.