Ad Placeholder Image

5 Dampak Beban Kerja Terhadap Kesehatan Mental

5 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS 08 Juli 2026

“Beban kerja yang berlebihan dapat membuat pekerja mengalami stres dan memicu gangguan mental lainnya. Pasalnya, beban kerja yang berlebihan dapat meningkatkan kelelahan secara emosional.”

5 Dampak Beban Kerja Terhadap Kesehatan Mental5 Dampak Beban Kerja Terhadap Kesehatan Mental

DAFTAR ISI


Seorang pekerja akan sering mengalami perasaan lelah, baik lelah secara fisik maupun mental. Kelelahan yang disebabkan oleh stres yang intens dan berkepanjangan pada tingkat fisik, mental, dan emosional disebut juga burnout. Kondisi ini disebabkan karena beban kerja yang dimiliki pekerja melebihi kemampuan mereka.

Beban pekerjaan yang berlebihan dapat membuat pekerja mengalami stres dan memicu gangguan mental yang lain. Stres kerja ini pun telah menjadi masalah yang serius bagi banyak orang. Tekanan pekerjaan memang dapat menyita waktu, pikiran, dan tenaga sehingga dapat berdampak pada kesehatan mental.

Dampak Beban Kerja yang Terlalu Banyak

Sederhananya, akibat dari burnout atau beban kerja yang berlebihan adalah munculnya kelelahan emosional. Kelelahan ini merupakan stres yang ditandai dengan hilangnya energi dan kurangnya sumber daya emosional. Salah satu dampak dari burnout adalah depersonalisasi atau sinisme.

Nah, berikut beberapa dampak lain dari beban kerja terhadap kesehatan mental:

1. Gangguan Kecemasan

Menjalankan beban pekerjaan yang berlebihan dapat menyebabkan seseorang terlalu khawatir tentang hal-hal yang tidak pasti. Ini kemudian membuat mereka merasa gelisah dan sedih sepanjang hari. Biasanya ini karena mereka takut tidak dapat menyelesaikan pekerjaan dan harus menghadapi kemungkinan terburuk. 

Kekhawatiran secara berlebihan ini dapat membahayakan kesehatan fisik dan mental. Jika terus berlanjut, hal ini tentu akan memicu gangguan kecemasan.

2. Kesulitan Tidur

Pengidap burnout mungkin selalu merasa tertekan dan sulit untuk rileks. Secara alami, ini dapat berdampak pada kualitas tidur. Jadwal tidur akan menjadi tidak teratur, dan bahkan meskipun sedang lelah, pengidapnya tetap kesulitan tidur dan terpaksa begadang hingga pagi.

Padahal, pola tidur yang baik sangat penting untuk kesehatan. Tidur yang baik membuat badan lebih segar saat bangun dan dapat menjaga daya tahan tubuh. Ketika pola tidur tidak teratur, itu juga akan memicu berbagai macam gangguan kesehatan.

3. Depresi

Seseorang yang selalu kelelahan akan sering merasa putus asa dan tidak bahagia. Selain itu, keinginan dan dorongan untuk melakukan aktivitas akan menurun. Burnout juga membuat seseorang lebih mudah untuk berhenti melakukan kebiasaan yang dia suka. Hal ini akan menyebabkan gangguan mental.

Dalam situasi ini, suasana hati yang kurang baik dapat diperburuk oleh beban kerja yang berat dan kelelahan yang berkepanjangan. Bukan tidak mungkin kondisi ini berkembang menjadi depresi jika terus berlanjut.

4. Mudah Marah

Seseorang biasanya menjadi lebih mudah marah ketika mereka kelelahan. Modifikasi perilaku ini biasanya terjadi ketika kamu berada di antara teman dekat atau anggota keluarga.

Hal-hal yang sebelumnya biasa saja akan dapat dengan mudah membuat kamu marah. Hal ini juga dapat membuat pengidapnya sering marah dan menyalahkan diri sendiri.

5. Menghindari Aktivitas dengan Orang Lain

Tanda lain dari beban kerja yang berlebihan adalah kecenderungan untuk menghindari situasi sosial. Kondisi ini membuatnya sulit untuk berinteraksi secara sosial dengan orang lain, bahkan dengan rekan kerja, teman dekat, dan keluarga.

Pengidap burnout juga cenderung menghindari aktivitas dalam kantor. Mereka menganggap negatif semua kegiatan yang berhubungan dengan pekerjaan. Kemudian mereka akan berhenti peduli dengan pekerjaan dan menghindari semua aktivitas kantor, seperti tidak lagi bersosialisasi dengan rekan kerja, dan enggan ikut dalam acara perusahaan.

Mengenal Work Life Balance dan Pentingnya bagi Karyawan Yuk, Baca Selengkapnya

Hubungi Psikolog Ini Jika Alami Gangguan Kesehatan Mental

Untuk mengelola stres kerja yang berkepanjangan, mengatasi kelelahan emosional, serta mendapatkan strategi pemulihan (coping mechanism) yang tepat dan efektif, kamu bisa berkonsultasi langsung dengan psikolog klinis.

Berikut adalah rekomendasi psikolog di Halodoc yang bisa kamu hubungi:

  • Veenu S.Psi, M.Psi, Psikolog: Ia adalah psikolog dengan pengalaman lebih dari 19 tahun, berhasil lulus dari Universitas Sanata Dharma Yogyakarta (2005) dan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (2008). Ia kini praktik di Yogyakarta, DIY, tercatat sebagai anggota Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
  • Istiqomah S.Psi., M.Psi., Psikolog: Ia adalah psikolog dengan pengalaman lebih dari 2 tahun, berhasil lulus dari Universitas Mercu Buana Yogyakarta (2021 dan 2024). Ia kini praktik di Pontianak, Kalimantan Barat, tercatat sebagai anggota Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
  • Khadijah Amaliah S.Psi, M.Psi, Psikolog: Ia adalah psikolog dengan pengalaman lebih dari 5 tahun, berhasil lulus dari Universitas Islam Riau(2011) dan Universitas Mercu Buana Yogyakarta (2020). Ia kini praktik di Pekanbaru, Riau tercatat sebagai anggota Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.

Dokter tersebut tersedia selama 24 jam di Halodoc sehingga kamu bisa lakukan konsultasi dari mana saja dan kapan saja.
Namun, jika dokter sedang tidak tersedia atau offline, kamu tetap bisa membuat janji konsultasi melalui aplikasi Halodoc.
Tunggu apalagi? Ayo, pakai Halodoc sekarang juga!


Tips Tetap Work Life Balance bagi Pekerja Usia 30-an Yuk, Baca Selengkapnya

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:

✅ Dokter tersedia 24 jam.

✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).

✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 

✅ Bisa dicover asuransi.

✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.

✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat. 

✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%. 

Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang! 

Bingung Harus Konsul ke Dokter Apa? Tanya HILDA, Gratis!

Pernah merasakan gangguan kesehatan yang bikin nggak nyaman tapi malah makin stres karena bingung harus konsul ke mana? Berhenti scrolling gejala di internet yang cuma bikin panik, ya!

Kenalin HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant), asisten AI pintar yang siap jadi “pintu pertama” perjalanan sehatmu di Halodoc. HILDA bukan cuma asisten biasa; dia bakal bantu kamu:

  • Kasih Gambaran Awal: Jawab pertanyaan kesehatan umum kamu dalam sekejap.
  • Navigasi Spesialis: Bingung mau ke dokter apa? HILDA bakal arahkan ke dokter spesialis yang paling pas.
  • Solusi Cepat: Mulai dari cari obat sampai layanan kesehatan yang tepat, semua dibantu HILDA.

Gak perlu bingung lagi, ada HILDA yang selalu siaga. Download Halodoc sekarang!

Referensi
Benenden health. Diakses pada 2022. Workplace Mental Health Problems.
Web MD. Diakses pada 2022. What to Know About Work and Mental Health.