• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Manfaat Kesehatan Bila Rutin Konsumsi Daun Kecubung
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Manfaat Kesehatan Bila Rutin Konsumsi Daun Kecubung

5 Manfaat Kesehatan Bila Rutin Konsumsi Daun Kecubung

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 16 Desember 2022

“Di luar stigma negatif yang dikenal masyarakat, ternyata daun kecubung bermanfaat untuk kesehatan. Seperti misalnya, mengatasi flu hingga meredakan gejala parkinson.”

5 Manfaat Kesehatan Bila Rutin Konsumsi Daun Kecubung5 Manfaat Kesehatan Bila Rutin Konsumsi Daun Kecubung

Halodoc, Jakarta – Daun kecubung menjadi salah satu jenis tanaman yang cukup terkenal oleh masyarakat. Umumnya, masyarakat mengenal daun kecubung karena dampak negatifnya yang bisa menyebabkan halusinasi jika seseorang mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak.

Namun, tidak banyak masyarakat yang tahu bahwa daun kecubung memiliki beragam manfaat untuk kesehatan jika penggunaannya tepat. Yuk, simak ulasan mengenai manfaat kesehatan dari daun kecubung berikut ini! 

Manfaat Daun Kecubung untuk Kesehatan

Kecubung memiliki nama latin Datura Metel L. Tanaman yang memiliki bunga menyerupai terompet ini terkenal dengan manfaatnya yang mampu membius serupa dengan anestesi. Hal ini bisa terjadi karena dalam daun kecubung mengandung metil kristalin yang menyebabkan efek relaksasi pada otot lurik.

Padahal, menurut beberapa penelitian ada banyak kandungan lainnya dalam daun kecubung yang bisa bermanfaat untuk kesehatan. Jadi, tidak ada salahnya simak lebih banyak ulasan mengenai manfaat positif yang bisa kamu rasakan ketika menggunakan daun kecubung sebagai obat herbal.

Berikut manfaat daun kecubung:

1. Mengatasi Flu

Daun kecubung memiliki rasa pahit dan efek pedas sehingga masyarakat percaya bisa membantu mengatasi flu. Selain daun kecubung, kamu juga bisa mengonsumsi jenis tanaman herbal lainnya untuk mengatasi flu, seperti jahe, kencur, hingga bawang putih.

2. Meningkatkan Daya Tahan Seksual

Daun ini juga bermanfaat bagi pasangan suami istri. Di India, biji kecubung akan dihaluskan sebagai campuran dengan bahan lainnya untuk mengatasi impotensi dan meningkatkan daya tahan seksual.

3. Menurunkan Gejala Rabies

Rabies adalah salah satu penyakit yang penularannya dapat terjadi dari hewan ke manusia. Seseorang yang mengidap penyakit ini dapat mengalami gangguan pada sistem saraf dan otak.

Penelitian pada jurnal Pharmacognosy Research menyebutkan bahwa daun kecubung yang melalui proses ekstraksi memiliki sifat antivirus di dalamnya. Hal ini mampu membantu menurunkan gejala rabies. Bahkan, ekstrak biji kecubung juga memiliki sifat antirabies.

4. Mengatasi Gangguan Pencernaan

Daun kecubung memiliki kandungan kimia hyoscyamine di dalamnya. Kandungan ini berfungsi untuk mengontrol berbagai gejala kesehatan yang berhubungan dengan gangguan gastrointestinal.

Kandungan ini bekerja dengan mengurangi gerakan lambung dan usus serta sekresi cairan lambung. Jadi, kamu bisa mencoba untuk mengonsumsi obat herbal yang memiliki kandungan daun kecubung untuk meredakan gejala gangguan pencernaan.

5. Mengontrol Gejala Parkinson

Kandungan hyoscyamine juga bisa membantu kamu untuk mengontrol gejala parkinson. Dengan begitu, pengidap parkinson bisa memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Tentunya manfaat daun kecubung masih memerlukan penelitian lebih banyak. Selain itu, penggunaan daun kecubung untuk berbagai penyakit bukanlah sebagai pengobatan utama. 

Daun ini hanya boleh kamu gunakan sebagai perawatan sederhana serta memerlukan saran dokter selama penggunaannya bersama dengan obat-obatan lain. Hal ini berguna untuk mencegah dampak dari daun kecubung atau perburukan kondisi akibat penggunaan yang tidak sesuai.

Ada berbagai gejala yang bisa terjadi ketika mengalami keracunan daun kecubung, seperti mulut kering, sembelit, sensitif terhadap cahaya, hingga mengalami sakit mata.

Segera lakukan pemeriksaan di rumah sakit pilihan kamu menggunakan Halodoc saat kamu mengalami efek tersebut setelah mengonsumsi kecubung. Tunggu apa lagi, segera download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play!

Referensi:
The MHS Journal. Diakses pada 2022. How Dangerous is Datura & Is it Poisonous?
Medline Plus. Diakses pada 2022. Hyoscyamine.
Pharmacognosy Research. Diakses pada 2022. Evaluation of In vitro Antiviral Activity of Datura metel Linn. Against Rabies Virus.
Kompas Online. Diakses pada 2022. Bahaya dan Manfaat Daun Kecubung.