• Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Tanaman Herbal
  • Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Tanaman Herbal

Tanaman Herbal

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Tanaman HerbalTanaman Herbal

Tanaman herbal adalah tumbuhan yang dipercaya memiliki berbagai kandungan vitamin dan mineral yang bisa membantu mengatasi berbagai keluhan kesehatan yang dialami. Ada berbagai bagian tanaman yang bisa digunakan sebagai obat herbal, mulai dari daun, akar, hingga bunganya. 

Meskipun sudah digunakan turun temurun, tapi jika tidak digunakan secara tepat, pengobatan ini bisa berpotensi untuk menyebabkan gangguan kesehatan yang lebih buruk. Untuk itu, jangan sembarangan mengonsumsi obat herbal dan pastikan kamu mengonsumsinya sesuai petunjuk atau arahan dari ahlinya. 

Jenis Tanaman Herbal

Ada beberapa jenis tanaman herbal yang kerap digunakan sebagai perawatan atau penanganan keluhan kesehatan yang terbilang ringan, yaitu:

  • Ginseng. Akar ginseng digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan dan berfungsi meningkatkan imunitas tubuh, fungsi otak, hingga tingkat energi.
  • Ginkgo Biloba. Ginkgo biloba telah dipercaya ratusan tahun menjadi obat herbal yang bisa digunakan untuk menjaga kesehatan jantung dan otak. 
  • Kunyit. Kunyit dikenal sebagai obat herbal yang memiliki kandungan anti inflamasi untuk mengatasi rasa sakit yang terkait dengan nyeri sendi.
  • Chamomile. Bunga tanaman ini dimanfaatkan untuk mengatasi diare, konstipasi, infeksi kandung kemih, hingga mengatasi luka. Obat ini banyak kamu temukan dalam bentuk teh atau bunga yang dikeringkan.

Cara Megonsumsi Tanaman Herbal 

Ada berbagai jenis tanaman herbal yang bisa dikonsumsi. Mereka biasanya diolah menjadi berbentuk bubuk, kapsul, krim, dikeringkan, dicacah, hingga dijadikan cairan. 

Berikut ini cara menggunakan tanaman herbal yang umum dilakukan, yaitu:

  • Obat herbal berbentuk kapsul biasanya langsung dikonsumsi menggunakan air putih.
  • Obat yang berbentuk cairan juga bisa langsung dikonsumsi.
  • Obat herbal yang telah dihancurkan bisa dikonsumsi seperti teh.
  • Obat herbal yang dikeringkan bisa dikonsumsi dengan cara direbus.
  • Obat herbal yang berbentuk krim bisa langsung dioleskan pada bagian tubuh yang memerlukan perawatan.
  • Obat herbal juga bisa digunakan untuk berendam menggunakan air hangat.

Sebaiknya jangan mendiagnosis sendiri keluhan kesehatan yang kamu alami. Pastikan kamu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan pengobatan atau perawatan menggunakan bahan herbal.  

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Konsumsi Tanaman Herbal

Berikut ini hal yang perlu kamu perhatikan sebelum menggunakan bahan herbal:

  • Pastikan kamu mengetahui informasi dan penjelasan mengenai bahan herbal yang akan kamu gunakan.
  • Jika kamu memutuskan untuk menggunakan bahan herbal sebagai pengobatan, jangan gunakan sebagai pengobatan utama. Gunakan sebagai perawatan pendukung saja.
  • Pastikan kamu mengikuti dosis atau cara konsumsi yang sesuai dengan keterangan yang diberikan.
  • Waspada terhadap reaksi alergi yang bisa terjadi setelah mengonsumsi obat herbal.
  • Tidak ada salahnya mencari tahu produsen atau pembuat obat herbal yang akan kamu konsumsi untuk memastikan keamanan dan kebersihan dari obat yang kamu konsumsi.

Siapa Saja yang Sebaiknya Menghindari Tanaman Herbal?

Bahan herbal tidak dapat dikonsumsi oleh semua orang. Ada beberapa kelompok yang sebaiknya menghindari penggunaan untuk pengobatan, seperti:

  • Pengidap gangguan ginjal.
  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Lansia.
  • Anak-anak.

Efek Samping Tanaman Herbal

Berikut ini efek samping tanaman herbal yang perlu diwaspadai, yaitu:

  • Reaksi alergi.
  • Ruam.
  • Asma.
  • Pusing.
  • Sakit kepala.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Perut kembung.
  • Diare.

Kapan Harus ke Dokter?

Sebaiknya segera kunjungi rumah sakit dan lakukan pemeriksaan ketika kamu mengalami gejala dari reaksi alergi. Penting untuk selalu mengonsumsi obat sesuai dengan anjuran dan saran dari dokter.

Jika kamu memerlukan obat untuk mengatasi keluhan kesehatan, sebaiknya segera cek kebutuhan medis melalui Halodoc. Kamu bisa download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play sekarang juga.

Referensi:

Johns Hopkins Medicine. Diakses pada 2022. Herbal Medicine.

NHS. Diakses pada 2022. Herbal Medicine.

Healthline. Diakses pada 2022. 9 of the World’s Most Popular Herbal Medicines.

Jama Network. Diakses pada 2022. Herbal Medications.