Ad Placeholder Image

5 Penanganan Pertama Gusi Bengkak Bernanah

7 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   25 Februari 2026

Gusi bengkak bernanah bisa membuat tidak nyaman dan berpotensi menyebabkan masalah yang lebih serius.

5 Penanganan Pertama Gusi Bengkak Bernanah5 Penanganan Pertama Gusi Bengkak Bernanah

DAFTAR ISI:


Mengalami gusi bengkak saja sudah cukup menyiksa, apalagi bila gusi juga bernanah. Hal itu biasanya menjadi pertanda masalah tertentu, seperti penyakit gusi atau infeksi.

Untungnya, ada banyak penanganan rumahan yang bisa kamu lakukan sebagai langkah awal dalam mengobati masalah mulut dan gigi tersebut.

Penyebab Terjadinya Gusi Bengkak Bernanah

Ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab gusi bengkak.

Mulai dari yang tidak terlalu serius. Misalnya, yaitu makanan yang terselip, kekurangan vitamin C, perubahan hormonal sampai masalah yang lebih serius, seperti periodontitis (penyakit gusi stadium lanjut), kerusakan gigi, infeksi, dan kanker darah.

Terlepas dari apa penyebabnya, gusi bengkak dan bernanah perlu kamu obati segera agar rasa tidak nyaman bisa berkurang dan kamu terhindar dari masalah yang lebih serius.

Penanganan Pertama untuk Gusi Bengkak Bernanah

Berikut ini penanganan pertama untuk mengurangi peradangan gusi dan meredakan rasa sakit:

1. Obat kumur antiseptik

Meskipun tidak bisa menghilangkan plak dan karang gigi, obat kumur antiseptik bisa membantu mengontrol penumpukan bakteri plak tambahan.

Kamu bisa mendapatkan obat kumur ini tanpa resep di apotek, atau cukup pesan saja melalui aplikasi Halodoc.

Carilah produk yang mengandung bahan antiseptik yang kuat, seperti cetylpyridinium chloride. 

2. Kumur dengan air garam

Larutan air asin atau garam dengan konsentrasi 1,8 persen efektif dalam membantu penyembuhan.

Kamu bisa membuat larutan air garam dengan memasukkan satu sendok teh garam ke dalam secangkir air matang yang dingin.

Lalu, kumur dengan larutan air garam tersebut tiga sampai empat kali sehari. 

3. Obat kumur herbal

Obat kumur yang mengandung tea tree oil, cengkeh, dan kemangi memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi.

Hal ini bermanfaat untuk kesehatan gusi, termasuk mengurangi plak dan meredakan peradangan. 

4. Ibuprofen

Ibuprofen merupakan obat yang efektif untuk meredakan nyeri, termasuk nyeri gusi bengkak atau penyakit periodontal.

Selain obat pereda nyeri, kalau kamu mengalami Gusi Bengkak, Ini Obat Medis untuk Mengatasinya.

5. Kompres gusi bengkak dengan air hangat dan dingin

Mengaplikasikan kompres hangat di sisi wajah yang terdapat gusi bengkak bernanah bisa mengurangi nyeri.

Sedangkan kompres dingin bisa membantu mengurangi pembengkakan.

6. Kunjungi dokter gigi saat alami gusi bengkak

Jika cara-cara di atas tidak ampuh juga meredakan gusi bengkak bernanah, mungkin ini saatnya bagi kamu untuk mengunjungi dokter gigi.

Ahli medis tersebut bisa memeriksa penyebab dari kondisi kesehatan tersebut dan melakukan prosedur untuk menanganinya. 

Dokter gigi juga akan meresepkan antibiotik yang bisa mengatasi pembengkakan. Obat ini bisa mencegah kekambuhan dan menghentikan penyebaran infeksi ke area tubuh lainnya.

Nah, agar bisa cepat pulih, kamu perlu tahu 4 Makanan yang Perlu Dihindari saat Gusi Bengkak.

Gimana Caranya Biar Gusi Bengkak Cepat Kempes?

Jika gusi bengkak dan ingin agar lebih cepat kempes atau mereda, ada beberapa cara yang bisa dicoba di rumah sebagai pertolongan pertama. Cara-cara ini dapat membantu mengurangi peradangan, rasa nyeri, dan pembengkakan sementara.

Namun, perlu diingat, ini bukan pengganti pemeriksaan profesional jika kondisinya parah atau tak kunjung membaik.

1. Kumur dengan air garam hangat

  • Larutkan ½–1 sendok teh garam ke dalam segelas air hangat (sekitar 250 ml).
  • Kumur larutan selama ±30 detik, pastikan larutan mencapai area gusi yang bengkak, lalu buang, jangan ditelan.
  • Ulangi 2–3 kali sehari, terutama setelah makan.

Garam bersifat antiseptik ringan yang membantu membunuh bakteri penyebab infeksi dan mengurangi peradangan. Ini adalah cara yang terbukti efektif untuk membersihkan mulut dan meredakan iritasi sementara.

2. Kompres dingin

Bungkus es batu dengan kain bersih atau handuk kecil. Tempelkan kompres dingin di bagian pipi luar dekat gusi yang bengkak selama 10–15 menit. Ulangi beberapa kali sehari, diselingi jeda.

Suhu dingin membantu mengecilkan pembuluh darah lokal, yang pada gilirannya dapat mengurangi aliran darah ke area tersebut. Ini efektif untuk meredakan rasa bengkak dan nyeri.

3. Aplikasi bahan alami

Oleskan gel lidah buaya murni (tanpa tambahan kimia) ke bagian gusi yang bengkak. Biarkan selama ±10–30 menit, lalu bilas dengan air bersih.

Sebagai alternatif, buat pasta kunyit dengan mencampur sedikit bubuk kunyit dengan air hingga menjadi pasta kental. Aplikasikan lembut di gusi yang bengkak, diamkan beberapa menit, lalu bilas.

Baik lidah buaya maupun kunyit dikenal memiliki sifat anti-inflamasi dan antimikroba yang kuat, sehingga dapat membantu meredakan peradangan dan melawan bakteri di area gusi yang bengkak.

4. Obat kumur alami lainnya

Larutkan beberapa tetes tea tree oil atau minyak peppermint ke dalam segelas air hangat sebagai obat kumur (pastikan diencerkan dengan baik dan tidak ditelan).

Beberapa orang juga menggunakan kantong teh hitam yang sudah dingin dan ditekan perlahan ke gusi yang bengkak.

Tea tree oil dan peppermint memiliki sifat antiseptik, sementara teh hitam mengandung tanin yang dapat membantu mengurangi peradangan dan pembengkakan. Penggunaan ini bisa membantu mengurangi inflamasi dan bakteri ringan di mulut.

5. Tetap jaga kebersihan mulut optimal

Sikat gigi dua kali sehari (pagi dan malam) menggunakan sikat gigi berbulu lembut. Lakukan dengan gerakan memutar yang lembut untuk menghindari iritasi lebih lanjut.

Gunakan benang gigi (floss) dengan sangat hati-hati setiap hari untuk membersihkan sisa makanan dan plak di antara gigi yang dapat memicu iritasi.

Kebersihan mulut yang baik adalah kunci untuk mengurangi penyebab utama gusi bengkak, yaitu plak dan bakteri. Sikat gigi yang lembut membantu membersihkan tanpa memperparah kondisi gusi yang sensitif.

6. Konsumsi air putih yang cukup

Minum air putih yang cukup sepanjang hari sangat penting untuk menjaga kelembaban mulut. Air membantu membersihkan sisa makanan dan bakteri secara alami dari mulut, serta menjaga hidrasi yang mendukung proses penyembuhan jaringan. Kekurangan cairan bisa memperburuk kondisi mulut kering dan memicu iritasi.

7. Hindari makanan dan kebiasaan yang mengiritasi

Untuk sementara, hindari makanan yang terlalu panas, pedas, atau keras yang dapat mengiritasi gusi yang sedang bengkak. Pilih makanan yang lunak dan bersuhu normal.

Jangan merokok atau minum alkohol selama gusi bengkak. Keduanya dapat memperparah iritasi, menghambat proses penyembuhan, dan memperburuk peradangan.

Mengurangi faktor iritan eksternal akan memberikan kesempatan bagi gusi untuk pulih lebih cepat dan mencegah peradangan bertambah parah. Ini adalah langkah pencegahan yang efektif saat gusi sedang dalam kondisi tidak optimal.

8. Pertimbangkan obat pereda nyeri bebas

Untuk meredakan nyeri dan peradangan yang tidak tertahankan, konsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti ibuprofen atau paracetamol, sesuai dosis yang dianjurkan.

Obat-obatan ini dapat memberikan bantuan sementara untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan. Namun, ingatlah bahwa ini hanya mengelola gejala, bukan penyebabnya, dan tidak boleh digunakan dalam jangka panjang tanpa konsultasi medis.

Tips Menjaga Kesehatan Gusi

Agar terhindar dari gusi bengkak bernanah, penting untuk menjaga kebersihan mulut dan gigi setiap hari. Berikut ini beberapa tipsnya, yaitu:

  • Sikat gigi secara teratur, setidaknya dua kali setiap hari atau setiap setelah makan. 
  • Floss gigi secara teratur.
  • Gunakan produk oral yang lembut seperti pasta gigi dan obat kumur.
  • Hindari minuman manis, karena bisa menyebabkan penumpukan bakteri di mulut. 
  • Berhenti merokok atau mengunyah tembakau.
  • Batasi atau hindari konsumsi alkohol dan obat kumur beralkohol, karena alkohol bisa mengeringkan dan mengiritasi gusi. 
  • Hindari makanan keras atau tajam seperti keripik dan biji-bijian, yang bisa tersangkut di gigi dan menyebabkan rasa sakit. 

Jangan lupa juga untuk melakukan pemeriksaan gigi secara teratur setiap enam bulan.

Dengan begitu, kesehatan gigi dan gusi bisa terpantau oleh dokter gigi. 

Ahli medis tersebut juga bisa membantu mendiagnosis masalah mulut sejak dini baik, sehingga bisa mencegah penyakit dan infeksi.

Hubungi Dokter Gigi di Halodoc Jika Mengidap Gusi Bengkak

Dengan perawatan dini, potensi gusi bengkak bernanah yang berujung komplikasi juga bisa kamu hindari. 

Dokter bisa mengeringkan nanah dan menghilangkan infeksi, serta mengurangi risiko komplikasi.

Jika tidak mendapatkan pengobatan segera, kondisi ini bisa memburuk dan menyebabkan infeksi yang berpotensi mengancam jiwa.

Berikut adalah dokter gigi yang bisa bantu atasi gusi bengkak:

1. drg. Ari Murdiansyah M.M

Kamu bisa menghubungi dokter Ari Murdiansyah M.M, alumnus Universitas Sriwijaya tahun 2014, yang kini praktek di Lubuklinggau, Sumatera Selatan. 

Ia aktif sebagai anggota PDGI dan memiliki pengalaman selama 10 tahun dalam memberikan konsultasi tentang perawatan gigi di Halodoc. 

Selain perawatan gusi bengkak, ia juga dapat memberikan solusi untuk masalah mulut dan gigi lainnya, seperti penyakit gusi lainnya, perawatan gigi rutin, perawatan gigi anak, dan bedah mulut.

Chat drg. Ari Murdiansyah M.M mulai dari Rp 25.000,- di Halodoc. 

2. drg. Agnes Triani

Kamu juga bisa menghubungi dokter Agnes Triani, yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sriwijaya tahun 2018. 

Saat ini, ia aktif berpraktek di Gorontalo dan tetap berpartisipasi sebagai anggota aktif PDGI. 

Dengan pengalaman selama 6 tahun, drg. Agnes Triani siap memberikan konsultasi di Halodoc mengenai masalah gusi bengkak serta masalah lainnya terkait mulut dan gigi.

Chat drg. Agnes Triani mulai dari Rp 25.000,- di Halodoc.

Itulah berbagai penanganan pertama untuk mengobati gusi bengkak bernanah.

Jangan lupa download aplikasi Halodoc sekarang juga untuk mendapatkan solusi kesehatan terlengkap!

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2026. Swollen gum around one tooth: What to know.
Healthline. Diakses pada 2026. Gum Abscess.
Medical News Today. Diakses pada 2026. What to do about swollen gums.