6 Bahaya Asam Lambung yang Dibiarkan Tanpa Penanganan

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Fadhli Rizal Makarim   25 Juni 2024

“Penyakit asam lambung sering diabaikan karena dianggap dapat sembuh secara alami. Padahal, asam lambung yang terus dibiarkan tanpa penanganan bisa berkembang menjadi kondisi yang lebih serius, seperti luka di saluran pencernaan maupun kerongkongan.”

6 Bahaya Asam Lambung yang Dibiarkan Tanpa Penanganan6 Bahaya Asam Lambung yang Dibiarkan Tanpa Penanganan

Halodoc, Jakarta – Asam lambung merupakan cairan pada lambung yang berfungsi untuk memecah makanan. Ketika jumlahnya berlebihan, asam lambung dapat naik ke kerongkongan dan menimbulkan gejala yang tidak nyaman.

Ada banyak hal yang dapat memicu naiknya asam lambung, mulai dari telat makan, konsumsi makanan pedas, makanan berlemak dan lain-lain. Banyak yang beranggapan bahwa penyakit ini dapat mereda dengan sendirinya. Namun, kondisi ini seharusnya tidak diabaikan, terutama jika sering kambuh.

Yuk simak lebih lanjut bahaya dari naiknya asam lambung!

Bahaya Asam Lambung Bila Tak Ditangani

Naiknya asam lambung atau maag tanpa penanganan dapat berkembang menjadi kondisi-kondisi berikut ini:

1. Ulkus peptikum

Penyakit pertama yang dapat timbul dari asam lambung adalah ulkus peptikum. Kondisi ini terjadi ketika asam lambung mulai menggerogoti lapisan perut sehingga menghasilkan luka atau ulkus. 

Sebelum komplikasi terjadi, segera atasi asam lambung dengan obat asam lambung yang direkomendasikan pada artikel berikut ini:

2. Gastroesophageal reflux disease (GERD)

Maag yang sering kambuh bisa jadi pertanda penyakit GERD (gastroesophageal reflux disease/penyakit asam lambung), yakni lapisan pencernaan yang teriritasi akibat paparan asam lambung. GERD adalah suatu kondisi di mana asam lambung naik ke kerongkongan dan mengiritasi lapisannya.

3. Pendarahan gastrointestinal

Paparan asam lambung terus menerus dapat menyebabkan terjadinya pendarahan gastrointestinal. Penyakit ini merupakan penyakit serius akibat pendarahan dalam saluran pencernaan. Salah satu gejala dari penyakit ini adalah BAB berdarah.

Selain akibat pendarahan gastrointestinal, BAB berdarah juga bisa menjadi pertanda penyakit lainnya. Simak pembahasannya pada artikel berikut ini: “Perlu Tahu, Ini 5 Penyakit yang Bisa Sebabkan BAB Berdarah”.

4. Esofagitis

Esofagitis merupakan penyakit lainnya yang dapat timbul dari naiknya asam lambung. Hal ini dapat terjadi akibat asam lambung yang naik hingga ke kerongkongan. Alhasil, lapisan kerongkongan dapat mengalami radang, iritasi, pendarahan, dan luka.

5. Striktur

Nah, berikutnya asam lambung yang naik juga dapat menyebabkan luka pada esofagus. Esofagus dapat mengalami penyempitan pada jalur makanan. Akhirnya, pengidapnya sulit menelan makanan. 

6. Barrett esophagus

Ini merupakan komplikasi serius lainnya akibat paparan asam lambung berulang. Paparan asam lambung menyebabkan perubahan pada sel dan jaringan yang melapisi kerongkongan dan berpotensi berkembang menjadi sel kanker.

Selain asam lambung, penyakit ini juga dapat muncul akibat faktor lain. Baca selengkapnya di tautan berikut: “5 Faktor Penyebab Barrett’s Esophagus yang Perlu Dipahami”.

Tips Mencegah Naiknya Asam Lambung

Jika asam lambung kamu sering kambuh, lakukan tips berikut ini untuk mencegahnya:

1. Makan porsi sedikit tapi sering

Bagi pengidap asam lambung, pantang untuk makan dengan porsi banyak sekaligus sampai perut terasa penuh. Hal ini bisa memicu asam lambung naik ke kerongkongan.

Hal perlu kamu lakukan, yaitu makanlah dengan porsi sedikit tapi sering. Selain itu, kunyah makanan secara perlahan supaya pencernaan kamu tidak bekerja terlalu berat.

Ketahui pula penyebab naiknya asam lambung melalui artikel ini: “Ini Penyebab Penyakit Asam Lambung yang Perlu Diketahui”.

2. Hindari makanan dan minuman tertentu

Ada beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya kamu hindari. Contohnya makanan berlemak, makanan pedas, tomat, bawang-bawangan, kopi, teh, cokelat, minuman berkarbonasi dan alkohol.

Makanan dan minuman tersebut dapat memicu naiknya asam lambung. Namun, bila kamu ingin mengonsumsinya, pastikan mengonsumsi makanan yang aman terlebih dahulu atau konsumsi dalam jumlah sedikit saja.

3. Jangan tidur setelah makan

Masih banyak orang yang kerap melakukan kebiasaan yang satu ini. Bagi pengidap asam lambung, sebaiknya jangan sekali-kali melakukannya ya.

Pasalnya, tidur setelah makan justru memperberat sistem pencernaan yang seharusnya ikut beristirahat saat kamu tertidur. Beri jeda minimal 2 jam setelah makan jika kamu ingin tidur. 

4. Hentikan kebiasaan merokok

Kamu pasti bertanya-tanya, apa hubungannya rokok dengan asam lambung? 

Ternyata zat-zat kimia yang terkandung dalam rokok, terutama nikotin, bisa memicu naiknya asam lambung bahkan memperparahnya. Oleh sebab itu, mulai hentikan kebiasaan ini dan beralih ke pola hidup yang lebih sehat.

Selain merokok, terdapat kebiasaan lainnya yang juga berpotensi memicu asam lambung. Simak pembahasannya pada artikel ini: 7 Kebiasaan yang Bisa Picu Penyakit Asam Lambung.

Nah, bila penyakit asam lambung yang kamu idap sering kambuh, segera hubungi dokter spesialis melalui aplikasi Halodoc untuk mengetahui cara penanganan dan pengobatan yang tepat.  

Kamu juga dapat menggunakan layanan Toko Kesehatan Halodoc untuk mendapatkan obat asam lambung dan produk kesehatan lainnya. Tanpa perlu repot, membeli obat bisa kamu lakukan dari mana saja!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. What to Know About High Stomach Acid.
Medical News Today. Diakses pada 2021. What is acid reflux?
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2021. 9 ways to relieve acid reflux without medication.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Gastroesophageal reflux disease (GERD).

Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan