• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Obat GERD Paling Ampuh yang Kerap Diresepkan Dokter
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Obat GERD Paling Ampuh yang Kerap Diresepkan Dokter

Ini Obat GERD Paling Ampuh yang Kerap Diresepkan Dokter

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 30 November 2022

“Selain dengan perubahan kebiasaan makan dan gaya hidup, penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) juga perlu diobati. Beberapa obat GERD paling ampuh yang sering diresepkan dokter yaitu H2 blocker, antasida, dan inhibitor pompa proton (PPI).”

Ini Obat GERD Paling Ampuh yang Kerap Diresepkan DokterIni Obat GERD Paling Ampuh yang Kerap Diresepkan Dokter

Halodoc, Jakarta – Penyakit asam lambung terjadi ketika sebagian kandungan asam lambung seseorang naik ke kerongkongan. Jika seseorang mengidap GERD, dokter biasanya akan merekomendasikan pengobatan berupa perubahan gaya hidup, termasuk memberikan obat resep. 

Perubahan gaya hidup yang dapat mengatasi GERD misalnya dengan berhenti merokok, menurunkan berat badan, atau merubah pola makan. Sementara itu, obat juga diperlukan untuk mengurangi dan meredakan gejala GERD, seperti mulas. 

Lantas, apa saja resep obat GERD paling ampuh yang sering diresepkan dokter?

Obat GERD Paling Ampuh yang Sering Diresepkan Dokter

Berikut ini beberapa jenis obat GERD paling ampuh yang sering diresepkan oleh dokter:

1. Antasida

Obat ini bekerja dengan menetralkan asam di perut. Antasida juga dapat menjadi obat pertolongan pertama yang dapat meredakan gejala yang tidak terlalu parah, karena dapat memberikan efek penyembuhan yang cepat. Namun, obat ini tidak dapat mengobati luka atau gangguan di tenggorokan yang diakibatkan oleh GERD. Perlu diketahui juga, antasi dapat menimbulkan efek samping seperti diare atau sembelit. 

2. H2 blocker

Obat GERD paling ampuh berikutnya yaitu H2 blocker, yang bekerja dengan mengurangi produksi asam pada lambung. Hanya saja obat ini tidak dapat meredakan gejala secepat antasida, melainkan membutuhkan waktu hingga 12 jam. 

Kabar baiknya H2 bloker dapat membantu menyembuhkan sakit di tenggorokan yang diakibatkan GERD. Biasanya dokter merekomendasikan antasida dan H2 blocker untuk meredakan gejala mulas. 

3. Inhibitor pompa proton (PPI)

Obat ini dapat mengurangi produksi asam lambung, meredakan gejala, dan menyembuhkan sakit kerongkongan yang disebabkan oleh GERD. Biasanya dokter meresepkan PPI sebagai pengobatan jangka panjang yang gejalanya lebih parah. 

4. Prokinetic agents

Ini adalah obat yang dapat meningkatkan aktivitas otot polos di saluran pencernaan. Sebenarnya obat ini tidak seefektif PPI. Dokter biasanya mengkombinasikan prokinetic agents dengan obat penekan asam. 

Penanganan GERD yang Tidak Kalah Penting

Meskipun kamu mengonsumsi obat yang diresepkan dokter, beberapa perubahan kebiasaan tetap perlu dilakukan untuk mendukung kinerja obat. Contohnya: 

  • Menurunkan berat badan. Ketika tubuh kelebihan berat badan, maka tekanan pada perut pun bertambah. Hal tersebut dapat mengakibatkan asam lambung naik ke kerongkongan. Jika berat badanmu berlebih, dokter mungkin merekomendasikan penurunan berat badan melalui diet dan olahraga. 
  • Kenakan pakaian longgar. Cara ini juga dapat mengurangi tekanan pada perut. 
  • Hindari konsumsi makanan tertentu. Beberapa makanan dapat menyebabkan gejala GERD, seperti alkohol, kafein, cokelat, makanan berlemak, gorengan, bawang putih, buah jeruk, dan saus berbasis tomat.
  • Mengubah cara makan. Cobalah makan dalam porsi kecil tapi lebih sering, makan secara perlahan, dan kunyah makanan dengan seksama. 
  • Hindari langsung berbaring setelah makan. Setidaknya tunggu dua hingga 3 jam setelah makan sebelum berbaring. Sebab, berbaring dalam kondisi perut kenyang dapat meningkatkan tekanan pada sfingter esofagus bagian bawah (LES), yaitu toto yang memisahkan perut dari kerongkongan.
  • Posisikan kepala lebih tinggi saat tidur. Cobalah untuk menempatkan kepala lebih tinggi dari kaki saat tidur. Kamu bisa menambah bantal untuk menempatkan kepala. Posisi kepala lebih tinggi seperti ini dapat mengurangi tekanan pada LES, sehingga isi perut tidak dapat naik ke kerongkongan. 
  • Berhenti merokok. Perlu diingat, merokok dapat mengganggu fungsi optimal LES. 
  • Kelola stres. Perlu diketahui, stres dan GERD memiliki keterkaitan. Jika seseorang tidak mampu mengelola stres, maka gejala GERD pun lebih mungkin terjadi, begitu juga sebaliknya. 

Itulah yang perlu diketahui tentang obat GERD paling ampuh yang sering diresepkan dokter. Jika kamu memiliki gejala GERD, sebaiknya tanyakan pada dokter di Halodoc untuk mendapatkan resep obat yang tepat. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Banner download aplikasi Halodoc
Referensi:
Hopkins Medicine. Diakses pada 2022. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) Treatment
Medical News Today. Diakses pada 2022. What is the best prescription medication for acid reflux?
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Gastroesophageal reflux disease (GERD)
Everyday Health. Diakses pada 2022. Treatment Options for GERD