• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 7 Cara Ampuh Mengatasi Mood Swing saat Hamil

7 Cara Ampuh Mengatasi Mood Swing saat Hamil

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Selama kehamilan, mood swing atau perubahan suasana hati memang cukup umum terjadi. Kondisi ini bisa terjadi oleh berbagai faktor, termasuk hormon yang berubah dengan cepat, ketidaknyamanan fisik saat hamil, dan kekhawatiran yang sangat normal tentang perubahan hidup yang akan datang. Jika ibu pernah merasa sangat bersemangat pada suatu waktu dan kemudian merasa sedih setelahnya, jangan khawatir, karena ibu tidak sendirian. 

Salah satu alasan utama terjadinya perubahan suasana hati saat hamil adalah hormon yang berubah dengan cepat, khususnya estrogen dan progesteron. Kadar estrogen melonjak selama 12 minggu pertama kehamilan, meningkat lebih dari 100 kali lipat. Estrogen dikaitkan dengan serotonin kimiawi otak. Ibu mungkin tahu serotonin sebagai hormon "bahagia", hormon yang coba ditingkatkan oleh banyak obat antidepresan. Namun, serotonin bukanlah koneksi langsung ke kebahagiaan. Ketidakseimbangan dan fluktuasi neurotransmitter ini dapat menyebabkan disregulasi emosi.

Hormon progesteron juga meningkat pesat selama kehamilan, terutama selama tiga bulan pertama. Jika estrogen biasanya dikaitkan dengan energi (dan terlalu banyak terkait dengan energi saraf), progesteron dikaitkan dengan relaksasi. Bagi sebagian wanita, progesteron membuat mereka "terlalu" rileks. Ini bisa berarti kelelahan dan bahkan kesedihan. 

Baca juga: 5 Hal Ini Menunjukan Tanda Kehamilan yang Sehat

Cara Mengatasi Mood Swing Selama Hamil

Meksi perubahan suasana hati adalah bagian yang tak terhindarkan dari kehamilan, bukan berarti kondisi ini tidak bisa diatasi. Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi mood swing selama hamil:

Bersabarlah Dengan Diri Sendiri

Ini hal pertama yang harus ibu coba lakukan. Terus menyalahkan diri sendiri mengenai kondisi yang kini sedang dialami akan semakin memperburuk keadaan. Ingatlah bahwa ibu tidak sendirian, ingat bahwa hormonlah penyebab sebagian besar kondisi ini. Selain itu, ini semua akan berlalu seiring waktu.

Bicaralah dengan Pasangan dan Anak

Kamu mungkin kehilangan kesabaran, atau tiba-tiba menangis. Biarkan pasangan dan anak tahu bahwa itu bukan karena mereka. Minta maaf sebelumnya kepada mereka akan perubahan suasana hati yang akan membuat mereka mungkin merasa kurang nyaman. Namun, ketika berbicara dengan anak-anak, berhati-hatilah agar tidak menyalahkan bayi atas kondisi ini. Mereka mungkin sudah gugup karena harus berbagi ibunya dengan calon adiknya. Jelaskan saja bahwa ibu sedang tidak enak badan belakangan ini, tetapi semuanya baik-baik saja dan akan menjadi lebih baik sesegera mungkin.

Hindari Informasi Kehamilan yang Bikin Takut

Tentunya ibu ingin memiliki kehamilan yang sehat. Tentu saja, ibu ingin mendapat informasi yang tepat tentang perawatan prenatal, diet, dan proses persalinan nanti. Namun, jika informasi kehamilan itu membuat ibu cemas, jangan dibaca. Temukan sesuatu yang lebih positif untuk dibaca atau tanyakan langsung kepada dokter di Halodoc. Dokter akan selalu siaga memberikan saran-saran kesehatan untuk ibu hamil. 

Baca juga: Ibu Hamil Jangan Menangis, Ini Dampaknya untuk Janin

Prioritaskan Tidur

Pada trimester pertama, ibu cenderung lelah, tidak peduli seberapa lama ibu sudah tidur. Selama trimester ketiga, ibu mungkin kesulitan untuk merasa nyaman, dan itu menyebabkan kurang tidur. Namun, ibu tetap butuh tidur. Kelelahan adalah penyebab mood swing yang lebih parah. 

Jika ibu bisa tidur siang, lakukanlah. Bahkan jika itu berarti tidur siang di meja kerja. Di rumah, lakukan apa pun yang ibu bisa untuk membuat waktu tidur menjadi waktu yang tenang, sehingga ibu lebih mungkin mendapatkan tidur yang dibutuhkan.

Temukan Teman yang Mendukung

Merasa gemuk dan “jelek” saat mencari baju hamil? Ajak seseorang bersama ibu yang akan berdiri di luar ruang ganti dan mengatakan betapa cantiknya dirimu. Ibu juga bisa mengajak teman ke pemeriksaan kehamilan, bisa saja pasangan, teman, atau kerabat. Ditemani, terutama saat melakukan tes ultrasound atau prosedur seperti amniosentesis, dapat membantu mengatasi rasa gugup.

Terhubung Dengan Ibu Hamil Lainnya

Berbicara dengan orang lain tentang perubahan suasana hati dan kekhawatiran ibu dapat membantu ibu merasa normal. Ada banyak forum dan grup media sosial hanya untuk ibu hamil. 

Baca juga: Hati-Hati Stres Ibu Bisa Pengaruhi Bayi

Cobalah Yoga atau Meditasi

Yoga dan meditasi dapat membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan perasaan bahagia. Ada banyak aplikasi meditasi online gratis untuk dicoba. Jika ibu memutuskan untuk mengambil kelas yoga, pastikan itu untuk wanita hamil. Selain itu, jika ibu tidak dapat menemukan kelas yoga prenatal, ikuti kelas yoga yang lembut atau restoratif, dan bicarakan dengan instruktur yoga sebelum kelas dimulai tentang kemungkinan penyesuaian posisi selama hamil. 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Pregnancy Mood Swings.
Very Well Family. Diakses pada 2020. Why You Have Mood Swings During Pregnancy and How to Cope.