Ad Placeholder Image

7 Ciri Bayi Diare yang Perlu Diwaspadai Ibu di Rumah

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 14 September 2026

Kenali ciri bayi diare sejak dini agar si kecil tetap sehat dan segera mendapatkan penanganan.

7 Ciri Bayi Diare yang Perlu Diwaspadai Ibu di Rumah7 Ciri Bayi Diare yang Perlu Diwaspadai Ibu di Rumah

DAFTAR ISI


Ciri bayi diare perlu dikenali sejak dini karena bayi lebih mudah mengalami kekurangan cairan dibandingkan orang dewasa. Diare pada bayi ditandai oleh perubahan frekuensi, konsistensi, atau jumlah buang air besar yang berbeda dari biasanya.

Pada bayi yang mendapat ASI, feses memang dapat berwarna kuning dan bertekstur lembek. Kondisi ini belum tentu diare. Diare lebih mungkin terjadi jika BAB menjadi jauh lebih sering dan sangat cair, terutama disertai muntah, demam, atau bayi tampak lebih lemas.

Beberapa tanda dehidrasi yang perlu diperhatikan adalah popok basah berkurang, mulut kering, tidak ada air mata saat menangis, mata atau ubun-ubun tampak cekung, serta bayi sulit dibangunkan. Jangan memberikan obat antidiare kepada bayi tanpa anjuran dokter.

Berikut penjelasan tanda-tanda yang perlu diwaspadai dan langkah aman yang dapat dilakukan di rumah.

Cara Mengenali Ciri Bayi Diare dan Kapan Harus ke Dokter

  • Feses lebih cair: BAB tampak berair dan dapat merembes keluar popok.
  • Frekuensi BAB meningkat: bayi buang air besar lebih sering daripada pola normalnya.
  • Muntah atau demam: kedua gejala ini dapat menyertai infeksi saluran cerna.
  • Nafsu menyusu berkurang: bayi menolak ASI atau susu dan terlihat lebih rewel.
  • Tanda dehidrasi: popok tetap kering selama beberapa jam, mulut kering, atau bayi tampak sangat lemas.

Teruskan pemberian ASI lebih sering dan berikan cairan rehidrasi oral sesuai anjuran tenaga kesehatan, terutama bila bayi sudah dapat mengonsumsinya. Hindari jus, minuman manis, atau ramuan herbal karena dapat memperburuk diare. Jaga kebersihan tangan dan segera ganti popok untuk mencegah iritasi kulit.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera bawa bayi ke dokter jika diare disertai darah atau lendir banyak, muntah terus-menerus, demam, kejang, sulit menyusu, atau tanda dehidrasi. Bayi berusia di bawah 6 bulan juga sebaiknya lebih cepat diperiksa, terutama jika BAB cair terjadi berulang.

Untuk menilai penyebab dan kebutuhan penanganan yang tepat, konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Studi Terkait

Penanganan diare pada bayi berfokus pada pencegahan dehidrasi, pemantauan kondisi umum, dan pencarian penyebab yang mendasari. Pemberian ASI tetap dianjurkan selama bayi mengalami diare.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Produk disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA.
  • ✅ Jaminan asli: Produk 100% asli dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi dan tertutup.
  • ✅ Cepat. Diantar dari apotek terdekat.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Chat dokter membantu orang tua mendapatkan arahan awal mengenai gejala, tanda bahaya, dan langkah perawatan yang sesuai. Dokter juga dapat menentukan apakah bayi perlu pemeriksaan langsung.

Referensi
WHO. Diarrhoeal Disease. Diakses pada 2026.
Kementerian Kesehatan RI. Informasi Diare pada Anak. Diakses pada 2026.
PubMed. Diarrhea and Dehydration in Infants. Diakses pada 2026.
WebMD. Diarrhea in Children. Diakses pada 2026.
BPOM RI. Informasi Keamanan Obat dan Produk Kesehatan. Diakses pada 2026.

FAQ

Apakah BAB encer selalu berarti bayi diare?

Tidak selalu, terutama pada bayi yang mendapat ASI karena fesesnya memang cenderung lunak. Diare lebih dicurigai jika BAB menjadi jauh lebih sering dan cair dibandingkan pola biasanya.

Apakah ASI tetap diberikan saat bayi diare?

Ya, ASI tetap diberikan dan dapat ditawarkan lebih sering untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan. Jangan mengganti ASI dengan minuman manis tanpa anjuran dokter.

Kapan bayi diare perlu dibawa ke rumah sakit?

Segera cari pertolongan jika bayi sangat lemas, sulit dibangunkan, tidak mau menyusu, muntah terus-menerus, BAB berdarah, atau menunjukkan tanda dehidrasi. Bayi kecil dapat memburuk dengan cepat sehingga pemeriksaan tidak boleh ditunda.

Bolehkah memberikan obat diare tanpa resep?

Sebaiknya tidak. Obat diare tertentu tidak aman untuk bayi, sehingga penggunaannya harus berdasarkan pemeriksaan dan anjuran dokter.