Ad Placeholder Image

7 Makanan Rendah Purin untuk Pengidap Asam Urat

6 menit
Ditinjau oleh  dr. Fauzan Azhari SpPD   24 Juni 2026

“Asam urat terbentuk dari pemecahan zat kimia yang bernama purin. Diet rendah purin bisa menjadi pilihan bagi pengidap asam urat. Contoh makanannya seperti buah ceri, lemon, susu rendah lemak, hingga biji-bijian.”

7 Makanan Rendah Purin untuk Pengidap Asam Urat7 Makanan Rendah Purin untuk Pengidap Asam Urat

DAFTAR ISI

Asam urat adalah kondisi yang terjadi ketika kadar asam urat dalam darah terlalu tinggi sehingga membentuk kristal pada sendi. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri, bengkak, kemerahan, hingga keterbatasan gerak pada area yang terdampak.

Salah satu cara untuk membantu mengontrol kadar asam urat adalah dengan menerapkan pola makan yang tepat. Pengidap asam urat dianjurkan untuk memilih makanan rendah purin, yaitu makanan yang tidak banyak menghasilkan asam urat saat dicerna oleh tubuh.

Lantas, apa saja makanan rendah purin yang aman dikonsumsi oleh pengidap asam urat?

Apa Itu Makanan Rendah Purin?

Purin adalah senyawa alami yang terdapat di dalam tubuh dan berbagai jenis makanan. Ketika purin dipecah, tubuh akan menghasilkan asam urat sebagai produk akhirnya.

Pada orang yang memiliki kadar asam urat tinggi, konsumsi makanan tinggi purin dapat meningkatkan risiko terjadinya serangan asam urat. Karena itu, penting untuk memilih makanan rendah purin sebagai bagian dari pola makan sehari-hari.

Secara umum, makanan rendah purin mengandung kurang dari 100 miligram purin per 100 gram makanan dan cenderung lebih aman untuk dikonsumsi pengidap asam urat.

Makanan Rendah Purin untuk Pengidap Asam Urat

1. Susu Rendah Lemak dan Yogurt

Susu rendah lemak dan yogurt merupakan pilihan yang baik bagi pengidap asam urat. Selain rendah purin, produk susu juga mengandung protein, kalsium, dan vitamin D yang penting untuk menjaga kesehatan tulang.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi produk susu rendah lemak dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah dan mengurangi risiko serangan asam urat berulang.

2. Telur

Telur merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang rendah purin. Karena itu, telur bisa menjadi alternatif lauk yang aman untuk pengidap asam urat dibandingkan beberapa sumber protein hewani lain yang lebih tinggi purin.

Selain protein, telur juga mengandung vitamin B12, vitamin D, selenium, dan kolin yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi penting.

3. Buah-buahan

Sebagian besar buah termasuk makanan rendah purin yang aman dikonsumsi setiap hari. Buah-buahan juga kaya akan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Buah yang kaya vitamin C, seperti jeruk, kiwi, stroberi, dan jambu biji, diketahui dapat membantu tubuh mengeluarkan asam urat melalui urine. Selain itu, ceri juga sering dikaitkan dengan penurunan risiko kekambuhan asam urat.

4. Sayuran

Pengidap asam urat tidak perlu menghindari sebagian besar sayuran. Wortel, tomat, mentimun, brokoli, paprika, dan selada merupakan contoh sayuran rendah purin yang baik untuk dikonsumsi.

Meski beberapa sayuran seperti bayam, asparagus, dan kembang kol mengandung purin dalam jumlah sedang, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi sayuran tersebut umumnya tidak meningkatkan risiko serangan asam urat seperti halnya purin yang berasal dari produk hewani.

5. Kentang dan Ubi

Kentang dan ubi merupakan sumber karbohidrat kompleks yang rendah purin dan dapat membantu memenuhi kebutuhan energi harian.

Selain itu, keduanya juga mengandung serat, vitamin, dan mineral yang mendukung kesehatan tubuh. Mengganti sebagian konsumsi nasi putih dengan kentang atau ubi juga dapat membantu menciptakan pola makan yang lebih seimbang.

6. Kacang-kacangan

Kacang almond, kacang mete, kenari, dan berbagai jenis kacang lainnya dapat menjadi pilihan camilan sehat bagi pengidap asam urat.

Kacang-kacangan mengandung protein nabati, serat, serta lemak sehat yang baik untuk kesehatan jantung. Konsumsi dalam jumlah yang wajar juga dapat membantu menjaga rasa kenyang lebih lama dan mendukung pengelolaan berat badan.

7. Biji-bijian Utuh

Biji-bijian utuh, seperti oatmeal, beras merah, roti gandum utuh, dan quinoa, termasuk makanan yang rendah purin dan kaya serat.

Kandungan seratnya membantu menjaga kesehatan pencernaan, mengontrol kadar gula darah, serta memberikan rasa kenyang lebih lama. Hal ini penting karena menjaga berat badan ideal dapat membantu mengurangi risiko kekambuhan asam urat.

Kamu juga wajib mengetahui Cara Mudah Menjaga Asam Urat Tetap Normal.

Makanan yang Sebaiknya Dibatasi Pengidap Asam Urat

Selain memilih makanan rendah purin, pengidap asam urat juga perlu membatasi konsumsi makanan yang diketahui mengandung purin tinggi, seperti:

  • Jeroan, seperti hati, ginjal, usus, dan paru.
  • Daging merah dalam jumlah berlebihan.
  • Sarden, teri, dan makarel.
  • Kerang serta beberapa jenis makanan laut.
  • Minuman tinggi gula, terutama yang mengandung fruktosa.
  • Minuman beralkohol.

Membatasi konsumsi makanan tersebut dapat membantu menjaga kadar asam urat tetap stabil dan mengurangi risiko serangan asam urat.

Tips Mengontrol Asam Urat Selain Menjaga Pola Makan

Selain memperhatikan makanan yang dikonsumsi, ada beberapa langkah lain yang dapat membantu mengontrol kadar asam urat, yaitu:

  • Minum air putih yang cukup setiap hari.
  • Menjaga berat badan ideal.
  • Rutin berolahraga.
  • Membatasi konsumsi minuman manis.
  • Mengelola stres dengan baik.
  • Mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter.

Penerapan gaya hidup sehat secara konsisten dapat membantu mencegah peningkatan kadar asam urat dan mengurangi frekuensi kekambuhan.

Pahami lebih dalam tentang Apa itu Asam Urat? Gejala, Penyebab & Pengobatannya agar kamu bisa melakukan tindak pencegahan.

Hubungi Dokter Ini Jika Asam Urat Sering Kambuh

Segera konsultasikan dengan dokter apabila nyeri sendi akibat asam urat sering kambuh, semakin berat, atau disertai pembengkakan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Berikut ini list rekomendasi dokter yang bisa kamu hubungi di Halodoc:

  • dr. Muhammad Giovanni Abdillah, Sp.PD: Ia adalah dokter spesialis penyakit dalam dengan pengalaman 11 tahun, berhasil lulus dari Universitas Sriwijaya pada 2014. Ia kini praktik di Bekasi, Jawa Barat, tercatat sebagai anggota PAPDI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
  • dr. Puguh Krisnadi Sandjojo, Sp.PD: Ia adalah dokter spesialis penyakit dalam dengan pengalaman 12 tahun, berhasil lulus dari Universitas Hang Tuah Surabaya pada 2012 dan Universitas Sam Ratulangi pada 2020. Ia kini praktik di Cikarang, Jawa Barat, tercatat sebagai anggota PAPDI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
  • dr. Maya Puspita Sari, Sp.PD, AIFO-K: Ia adalah dokter spesialis penyakit dalam dengan pengalaman 9 tahun, berhasil lulus dari Universitas Sriwijaya pada 2015 dan Universitas Hasanuddin pada 2023. Ia kini praktik di Lampung Tengah, Lampung, tercatat sebagai anggota PAPDI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.

Dokter dapat membantu menentukan penyebabnya sekaligus memberikan penanganan yang sesuai untuk mengontrol kadar asam urat dan mencegah komplikasi.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:

✅ Dokter tersedia 24 jam.

✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).

✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 

✅ Bisa dicover asuransi.

✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.

✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat. 

✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%. 

Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang! 

Bingung Harus Konsul ke Dokter Apa? Tanya HILDA, Gratis!

Pernah merasakan gangguan kesehatan yang bikin nggak nyaman tapi malah makin stres karena bingung harus konsul ke mana? Berhenti scrolling gejala di internet yang cuma bikin panik, ya!

Kenalin HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant), asisten AI pintar yang siap jadi “pintu pertama” perjalanan sehatmu di Halodoc. HILDA bukan cuma asisten biasa; dia bakal bantu kamu:

  • Kasih Gambaran Awal: Jawab pertanyaan kesehatan umum kamu dalam sekejap.
  • Navigasi Spesialis: Bingung mau ke dokter apa? HILDA bakal arahkan ke dokter spesialis yang paling pas.
  • Solusi Cepat: Mulai dari cari obat sampai layanan kesehatan yang tepat, semua dibantu HILDA.

Gak perlu bingung lagi, ada HILDA yang selalu siaga. Download Halodoc sekarang!

Referensi:
NCBI – PMC. Diakses pada 2024. Nutritional and Health Benefits of Borassus flabellifer.
Kemenkes RI. Diakses pada 2024. Kandungan Gizi dan Manfaat Kolang-Kaling untuk Kesehatan.
ScienceDirect. Diakses pada 2024. Antioxidant activity of Nypa fruticans Wurmb.
Healthline. Diakses pada 2024. Is Coconut Water Good for You? 8 Benefits.