• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alami Telinga Berdenging di Ruangan Hening, Apa Penyebabnya?

Alami Telinga Berdenging di Ruangan Hening, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Alami Telinga Berdenging di Ruangan Hening, Apa Penyebabnya?

“Telinga berdenging meski di ruangan hening bisa disebabkan karena kondisi tinnitus. Tinnitus tidak dikenal sebagai penyakit, melainkan gejala dari suatu gangguan kesehatan. Kondisi ini lebih umum terjadi pada mereka yang berusia di atas 65 tahun, tapi tidak menutup kemungkinan bisa dialami orang-orang di segala usia.”


Halodoc, Jakarta – Pernah tidak kamu mengalami kondisi telinga berdenging walaupun berada di ruangan hening? Kondisi ini disebut sebagai tinnitus yang akan menyebabkan gangguan pendengaran dan menyebabkan timbulnya stres dan penurunan produktivitas kerja seseorang. 

Tinnitus atau gangguan telinga berdenging bisa disebabkan karena beberapa kondisi mulai dari kerusakan telinga bagian dalam, penggunaan earphone dengan suara keras dalam jangka panjang, infeksi, penumpukan kotoran dalam telinga, serta gangguan tiroid. Informasi selengkapnya mengenai telinga berdenging bisa dibaca di sini!

Penyebab Telinga Berdenging

Telinga berdenging di ruangan hening (tinnitus) bisa disebabkan oleh berbagai hal. Selain yang sudah disebutkan sebelumnya, penyebab tinnitus lain adalah neuroma akustik, trauma kepala, stroke ringan yang memengaruhi area pendengaran, pertambahan usia, serta efek samping penggunaan obat.

Baca juga: Telinga Sering Berdenging Bisa Berbahaya

Tinnitus tidak dikenal sebagai penyakit, melainkan gejala dari suatu gangguan kesehatan. Kondisi ini lebih umum terjadi pada mereka yang berusia di atas 65 tahun, tapi tidak menutup kemungkinan bisa dialami orang-orang di segala usia.

Umumnya kondisi tinnitus bukanlah kondisi serius dan bisa membaik dengan sendirinya. Meski begitu, pemeriksaan medis oleh dokter THT (Telinga, Hidung, dan Tenggorokan), perlu dilakukan untuk mendeteksi gangguan telinga berdenging. Apalagi jika telinga berdenging ini mengganggu ketenangan dan aktivitas sehari-hari. Misalnya menjadi sulit tidur atau bahkan bisa sampai mengalami depresi. 

Perlu diketahui, tinnitus terkadang juga bisa muncul karena infeksi saluran pernapasan, misalnya flu yang tidak kunjung membaik selama seminggu. Tinnitus bisa sangat mengganggu, apalagi kalau disertai dengan pusing dan kehilangan pendengaran. Bagaimana cara mengatasinya?

Cara Menangani Telinga Berdenging

Gangguan telinga berdenging membutuhkan penanganan yang berbeda-beda. Itu semua tergantung pada faktor penyebab tinnitus. Misalnya, jika tinnitus muncul akibat efek obat-obatan, dokter pasti akan mengganti obat yang tengah digunakan.

Baca juga: Siapa Saja yang Rentan Mengalami Telinga Berdenging?

Sementara jika penumpukan kotoran telinga adalah pemicunya, dokter akan menganjurkan metode pembersihan telinga dan memberikan obat tetes telinga. Jika penyebab tinnitus tidak terdeteksi, penanganan yang dilakukan mungkin berbeda. Pengobatan yang diberikan bertujuan untuk menekan bunyi tinnitus semaksimal mungkin, sehingga tidak mengganggu aktivitas. Beberapa langkah berikut ini biasanya disarankan oleh dokter:

1. Penggunaan alat bantu dengar.

2. Prosedur operasi.

3. Terapi suara, misalnya menggunakan bunyi-bunyi lain (seperti suara radio atau rekaman bunyi hujan) untuk menutupi bunyi tinnitus yang dialami.

4.Tinnitus retraining therapy (TRT). Dalam terapi ini, orang yang mengalami gangguan telinga berdenging akan dilatih untuk membiasakan diri dengan bunyi yang dialami.

5. Mendengarkan musik yang menenangkan dan melakukan relaksasi adalah hal yang dapat dilakukan, sebab tinnitus dapat terjadi akibat paparan musik yang terlalu keras.

Baca juga: Prosedur Terapi Suara untuk Mengatasi Telinga Berdenging

Jaga selalu kesehatan telingamu agar tidak mengalami gangguan telinga berdenging. Caranya adalah dengan menjauhi paparan musik atau suara keras dalam waktu lama, menggunakan pelindung telinga, dan rajin membersihkan telinga dengan cara yang benar. Dengan begitu, gangguan telinga berdenging dapat kamu hindari.

Nah, jika merasakan gangguan pendengaran, sebaiknya kamu meminta dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) untuk mengatasinya. Jika ragu, kamu bisa membicarakan masalah seputar telinga dengan dokter lewat aplikasi Halodoc. Selain berdiskusi secara online, jika gangguan kesehatan yang dialami sangat mengganggu, kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk buat janji ketemu dokter. 

 

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2021. Understanding Tinnitus -- the Basics.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Tinnitus.