• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alpukat Ampuh Turunkan Kolesterol? Ini Faktanya

Alpukat Ampuh Turunkan Kolesterol? Ini Faktanya

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta - Buah alpukat yang matang pasti akan terasa sangat lezat. Mau dijadikan campuran buah, dibuat sebagai jus, campuran makanan, hingga dikonsumsi langsung dengan tambahan sedikit susu, cita rasa dan kelezatannya menjadi favorit banyak orang. Buah berwarna hijau kecoklatan ini memiliki nutrisi yang penting untuk tubuh, salah satunya adalah kandungan lemaknya yang tinggi. 

Namun, lemak yang terkandung dalam buah alpukat bukanlah lemak jahat. Justru sebaliknya, lemak dalam buah ini adalah jenis lemak sehat yang kabarnya membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Benarkah demikian? 

Alpukat dan Kolesterol

California Avocado Commision menuturkan, alpukat memiliki kemampuan untuk membantu tubuh menyerap nutrisi dan makanan lain yang masuk ke tubuh dengan lebih optimal. Kandungan lemak jenuh tunggal dan ganda yang memberikan manfaat besar untuk kesehatan jantung. Nah, kalau membicarakan alpukat, tentu tidak lepas dari kata kolesterol. Mengapa bisa begitu? 

Baca juga: Ini Perbedaan Jenis Kolesterol yang Harus Diketahui

Kolesterol sebenarnya adalah sejenis lemak yang berada di dalam tubuh manusia. Lemak ini berasal dari sel-sel yang ada di tubuh, tetapi sebagian besarnya diproduksi oleh sel pada organ hati. Sumbernya dari makanan hewani yang kamu konsumsi setiap hari.

Kolesterol memang diperlukan oleh tubuh agar mampu bekerja dengan optimal. Sayangnya, kadar kolesterol ini juga ada batasannya. Jika angka kolesterol di dalam darah terlalu tinggi, maka muncul masalah yang berkaitan dengan jantung, seperti tekanan darah tinggi, hingga stroke. Artinya, para pengidap kolesterol tinggi harus waspada dengan asupan makanan, dan sebaiknya menjalani pola makan yang sehat untuk mengurangi risikonya. 

Mereka yang memiliki kolesterol tinggi sering mendapatkan informasi terkait pemilihan makanan untuk membantu menurunkan kadar kolesterol di dalam darah. Makanan berlemak tinggi menjadi jenis makanan yang harus dihindari dan tidak dikonsumsi secara berlebihan. Meski begitu, hal ini tidak berlaku pada alpukat, walaupun memiliki kandungan lemak yang terbilang tinggi. 

Baca juga: Ketahui 6 Penyebab Kolesterol Tinggi

Lemak Tinggi dan Kolesterol

Makanan yang berasal dari produk hewani seperti keju, susu, atau telur biasanya memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi. Jenis makanan ini tinggi lemak trans dan lemak jenuh yang memang mampu meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Namun, kamu perlu tahu bahwa tidak semua lemak ini merugikan dan jahat, karena ada pula jenis lemak tak jenuh yang memberikan manfaat.

Buah alpukat menjadi salah satu buah yang baik untuk kesehatan jantung. Namun, ini bukan berarti kamu hanya perlu mengonsumsi alpukat agar kesehatan jantung selalu terjaga. Kamu juga perlu menyeimbangkan asupan nutrisi, giat berolahraga, serta menghindari konsumsi alkohol dan merokok. 

Baca juga: Awas, Kolesterol Tinggi Picu Berbagai Penyakit 

Tidak lupa, periksakan kondisi kesehatan tubuh secara rutin untuk mengetahui kadar kolesterol dalam darah, sehingga jika terjadi masalah, deteksi dini yang kamu lakukan bisa membuat kamu segera mendapatkan penanganan. Tidak sulit, kamu bisa pakai aplikasi Halodoc untuk memudahkan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Kamu bisa bertanya pada dokter dan membuat janji di rumah sakit lebih cepat tanpa harus mengantre. Mudah, kan?

Referensi: 
Healthline. Diakses pada 2020. Avocados and Cholesterol Control.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Top Foods to Improve Your Numbers.
Verywell Health. Diakses pada 2020. Avocados and 4 Other Foods that Boost HDL Cholesterol.