Ad Placeholder Image

Amankah Vaksin Qdenga untuk Lansia dengan Komorbid? Ini Faktanya

6 menit
Ditinjau oleh  dr. Fauzan Azhari SpPD   05 Februari 2026

Lansia dengan komorbid memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi serius saat terinfeksi demam berdarah dengue (DBD). Karena itu, upaya pencegahan menjadi sangat penting, salah satunya bisa menggunakan vaksin Qdenga

Amankah Vaksin Qdenga untuk Lansia dengan Komorbid? Ini FaktanyaAmankah Vaksin Qdenga untuk Lansia dengan Komorbid? Ini Faktanya

DAFTAR ISI


Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi ancaman kesehatan di Indonesia, termasuk bagi kelompok lanjut usia. 

Pada lansia, infeksi DBD tidak hanya berisiko menyebabkan demam dan penurunan trombosit, tetapi juga dapat memicu komplikasi serius yang memperberat penyakit bawaan, seperti diabetes, hipertensi, maupun penyakit jantung.

Kekhawatiran ini wajar, mengingat tubuh lansia memerlukan pertimbangan medis yang lebih matang sebelum menerima tindakan apa pun.

Kabar baiknya, penggunaan vaksin Qdenga kini diperbolehkan hingga usia 60 tahun. Perluasan ini menjadi langkah penting untuk memberikan perlindungan pada berbagai kelompok usia termasuk bagi lansia, terutama mereka yang memiliki risiko komplikasi lebih berat jika terinfeksi DBD.

Mengapa Lansia dengan Komorbid Justru Paling Butuh Vaksin?

Pada lansia dengan penyakit penyerta, infeksi Demam Berdarah Dengue (DBD) tidak bisa disamakan dengan DBD pada usia muda. 

Kondisi tubuh yang sudah memiliki keterbatasan fungsi organ membuat virus dengue lebih mudah memicu komplikasi serius, bahkan ketika gejala awal terlihat ringan. 

Berikut alasannya:

  • Membangun imunitas sebelum terjadi infeksi: Pada lansia, kemampuan tubuh melawan infeksi tidak sekuat usia muda. Vaksinasi membantu tubuh mengenali virus dengue lebih awal, sehingga jika terjadi paparan, risiko infeksi berat dan komplikasi dapat ditekan sejak awal.
  • Mengurangi risiko rawat inap: Bagi lansia, masuk rumah sakit (hospitalisasi) membawa risiko tambahan seperti infeksi nosokomial atau stres fisik. Dengan mendapatkan vaksin, orang tua bisa tetap aman di rumah.
  • Menjaga stabilitas penyakit kronis: Dengan mencegah infeksi dengue, kita secara tidak langsung menjaga agar kondisi diabetes atau hipertensi orang tua tetap stabil dan tidak mengalami lonjakan drastis akibat respon peradangan virus.

Risiko DBD pada Lansia

Pada lansia, DBD sering menunjukkan gejala yang tidak jelas, misalnya tidak selalu disertai demam tinggi, tetapi langsung terasa sangat lemas. Kondisi ini berbahaya karena bisa terlambat ditangani.

Beberapa risiko yang perlu diwaspadai:

  • Gangguan fungsi organ: Infeksi dengue menyebabkan kebocoran plasma darah memperberat kerja jantung dan ginjal yang fungsinya sudah menurun. 
  • Risiko pendarahan: Lansia yang rutin mengonsumsi obat pengencer darah berisiko mengalami perdarahan yang  sulit dikontrol saat trombosit menurun.
  • Komplikasi serius yang mengancam nyawa: Lansia lebih rentan mengalami kondisi berat, seperti kebocoran pembuluh darah dan syok dengue, yang memerlukan penanganan medis segera.

Selain melakukan vaksin dengue, kamu bisa juga melakukan Tes DBD (Dengue): Tujuan, Jenis, dan Prosedur

Fakta Keamanan Vaksin Qdenga untuk Lansia dengan Komorbid

Banyak lansia dan keluarga khawatir vaksin dengue justru membebani tubuh, apalagi jika sudah rutin minum obat harian. 

Vaksin Qdenga dirancang agar tetap aman digunakan pada lansia dengan kondisi kesehatan tertentu. Berikut faktanya terkait vaksin Qdenga untuk Lansia:

1. Menggunakan Virus yang Dilemahkan

Vaksin Qdenga dibuat dari virus dengue yang sudah dilemahkan. Artinya, virus ini tidak cukup kuat untuk menyebabkan penyakit, tetapi cukup untuk “melatih” tubuh mengenali dan melawan dengue.

Selama lansia tidak sedang mengalami penurunan daya tahan tubuh yang berat, seperti menjalani kemoterapi aktif, vaksin ini dapat diberikan dengan aman.

2. Tidak Mengganggu Kerja Obat

Kekhawatiran terbesar lansia adalah interaksi vaksin dengan obat yang diminum setiap hari. Kabar baiknya, vaksin Qdenga tidak mengganggu kerja obat, seperti obat darah tinggi, diabetes, atau kolesterol

Vaksin bekerja membantu sistem kekebalan tubuh, sementara obat-obatan tersebut bekerja menjaga fungsi organ tetap stabil. Karena jalurnya berbeda, keduanya bisa digunakan bersamaan.

3. Tetap Efektif pada Sistem Imun Lansia

Meski respons imun lansia cenderung melambat, vaksin Qdenga tetap mampu  membantu tubuh membentuk “ingatannya sendiri” terhadap virus dengue.

Dengan begitu, jika suatu saat virus dengue masuk ke tubuh, sistem pertahanan sudah lebih siap untuk melawan dan menurunkan risiko infeksi berat.

4. Tidak Memerlukan Skrining Infeksi Sebelumnya 

Salah satu terobosan besar pada vaksin Qdenga yang berbeda dengan beberapa vaksin dengue generasi sebelumnya, vaksin Qdenga tidak memerlukan tes darah atau pemeriksaan riwayat DBD terlebih dahulu.

Bagi lansia, hal ini menjadi keuntungan besar karena vaksinasi bisa dilakukan lebih praktis, tanpa proses pemeriksaan tambahan yang melelahkan atau membuat stres, sekaligus fokus yang memang untuk pencegahan tanpa harus mengalami penyakitnya.

5. Efek Samping Umumnya Ringan

Efek samping yang muncul setelah vaksinasi biasanya ringan, seperti:

  • Nyeri di area suntikan
  • Rasa lelah sementara

Reaksi ini jauh lebih ringan dibandingkan risiko komplikasi serius yang dapat terjadi jika lansia benar-benar terkena DBD. Bila keluhan menetap atau memburuk, segera konsultasikan ke tenaga medis.

Sebelum itu, kamu juga perlu tahu Berbagai Fakta tentang Vaksin DBD yang Perlu Diketahui

Komorbid yang Tetap Bisa Menerima Vaksin

Vaksinasi Qdenga dapat dipertimbangkan pada lansia dengan penyakit penyerta selama kondisinya stabil dan terkontrol. Secara umum, penyakit metabolik dan kardiovaskular yang terkelola dengan baik tidak termasuk dalam kontraindikasi vaksinasi dengue.

Meski demikian, setiap lansia tetap perlu menjalani penilaian medis sebelum vaksinasi untuk memastikan kondisi kesehatannya memungkinkan dan aman menerima vaksin.

Syarat Penting Sebelum Vaksinasi pada Lansia

Agar vaksinasi aman dan optimal, lansia perlu memperhatikan hal berikut:

  • Skrining kesehatan sebelum vaksinasi
  • Pastikan sedang dalam kondisi fit, tidak sedang mengalami seperti nyeri dada atau sesak napas
  • Menyampaikan riwayat penyakit dan obat yang sedang dikonsumsi kepada tenaga medis
  • Istirahat dan Nutrisi yang Cukup

Vaksinasi Dengue di Rumah Pakai Halodoc

Lindungi orang tua tercinta dengan lebih aman dan nyaman melalui Halodoc Homecare. kamu bisa melakukan Vaksinasi Dengue (QDenga) untuk seluruh keluarga dari rumah  melalui layanan Halodoc Homecare (tersedia di Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Denpasar).

Dokter khusus vaksinasi akan langsung mendatangi kamu ke rumah atau lokasi manapun yang kamu pilih sehingga kamu cukup menunggu dengan aman dan nyaman.

Keunggulan Vaksinasi di Halodoc:

  • Vaksinasi diberikan 100% oleh Dokter Khusus Vaksinasi.
  • Protokol kesehatan ketat.
  • Setelah vaksin diberikan, petugas medis akan melakukan observasi kondisi kesehatanmu untuk memastikan tidak ada efek samping yang berbahaya.
  • Partner resmi produsen vaksin internasional, sehingga vaksin terjamin keasliannya dan sudah terdaftar BPOM.
  • Harga vaksin ini mulai dari Rp 739.000,-, kamu bahkan bisa melakukan family booking untuk mendapatkan ekstra diskon.
  • Hemat waktu dan biaya.
  • Tanpa biaya tambahan.
  • Setelah tindakan, kamu akan mendapat gratis voucher senilai 25rb di Halodoc untuk chat dokter.

Ini cara pemesanan di aplikasi Halodoc:

Kamu bisa order layanan Halodoc Homecare melalui aplikasi atau hubungi langsung nomor WhatsApp Official Halodoc Homecare di 0888-0999-9226.

Untuk pemesanan di aplikasi Halodoc, berikut ini langkahnya:

  • Download aplikasi Halodoc terlebih dahulu di Play Store dan Google App.
  • Kemudian masuk ke aplikasi dan pilih ‘Lab, Vaccine & Homecare’.
  • Pilih kategori layanan Homecare yang kamu butuhkan.
  • Lalu, tentukan tanggal dan jadwal kunjungan yang kamu inginkan.
  • Setelah kamu menyelesaikan pembayaran di aplikasi Halodoc, admin Halodoc Homecare akan menghubungimu melalui WhatsApp untuk mengonfirmasi jadwal dan alamat. Jadwal bisa berubah menyesuaikan dengan ketersediaan petugas lab, kendala yang berkaitan dengan cuaca, atau kendala lainnya. Jadi, pastikan nomor kamu dapat dihubungi.

Sementara itu, berikut cara pesan layanan Halodoc Homecare dari website:

  1. Buka halaman https://www.halodoc.com/homecare/packages
  2. Pilih jenis layanan yang kamu ingin pesan, atau
  3. Cari jenis layanan yang kamu ingin pesan dalam kotak pencarian yang tersedia, misalnya: vaksin DBD

Klik tombol “Tanya Admin” berlogo WhatsApp untuk terhubung dengan admin resmi Halodoc Homecare yang siap melayani pesananmu.

Tunggu apa lagi? Yuk booking sekarang!

Booking Vaksinasi Dengue (QDenga) Lebih Mudah di Rumah Lewat Halodoc.

Atau klik gambar berikut ini untuk melakukan pemesanan vaksin dengue yang kamu dan keluarga butuhkan dari aplikasi:

Referensi:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Assesment Report: Vaksin Dengue Tetravalent (Live Attenuated).
Therapeutic Advances in Infectious Disease. Diakses pada 2026. Safety and Efficacy of the Tetravalent Dengue Vaccine TAK-003: A Comprehensive Review.
Travel Medicine and Infectious Disease. Diakses pada 2026. Live Attenuated Tetravalent Dengue Vaccine (TAK-003): Long-term Efficacy and Safety in Children and Adults.
DYM Medical Clinic. Diakses pada 2026. Expansion of the Eligible Age Range for Dengue Vaccine.