• Home
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Demam Berdarah

Demam Berdarah

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Demam Berdarah

Demam Berdarah Dengue adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk yang terjadi di daerah tropis dan subtropis di dunia. Untuk demam berdarah ringan, maka ia akan menyebabkan demam tinggi dan gejala seperti flu. Sementara untuk demam berdarah yang parah, ia bisa menyebabkan pendarahan serius, penurunan tekanan darah secara tiba-tiba (syok) dan bahkan kematian.

Jutaan kasus infeksi demam berdarah dengue terjadi di seluruh dunia setiap tahunnya. Demam berdarah paling sering terjadi di Asia Tenggara, pulau-pulau Pasifik barat, Amerika Latin dan Afrika. Namun kini penyakit ini telah menyebar ke daerah baru, termasuk wabah lokal di Eropa dan bagian selatan Amerika Serikat.

Kini para peneliti sedang mengupayakan untuk membuat vaksin demam berdarah. Untuk saat ini, di daerah di mana demam berdarah biasa terjadi, cara terbaik untuk mencegah infeksi adalah dengan menghindari gigitan nyamuk dan mengambil langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mengurangi populasi nyamuk.

Faktor Risiko Demam Berdarah

Kamu memiliki risiko lebih besar terkena penyakit ini atau gejala yang lebih parah jika:

Kamu tinggal atau bepergian di daerah tropis. Sebab berada di daerah tropis dan subtropis meningkatkan risiko terkena virus penyebab penyakit ini. Terutama daerah berisiko tinggi termasuk Asia Tenggara, pulau-pulau Pasifik barat, Amerika Latin dan Afrika.

Kamu pernah mengidap demam berdarah di masa lalu. Infeksi sebelumnya dengan virus demam berdarah bisa meningkatkan risiko gejala parah jika kamu terkena demam berdarah lagi.

Penyebab Demam Berdarah

Demam berdarah disebabkan oleh salah satu dari empat jenis virus dengue. Kamu tidak bisa terkena penyakit ini karena berada di sekitar orang yang terinfeksi sebab penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk. Dua nyamuk yang bisa menularkan virus ini adalah Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

Dua jenis nyamuk yang paling sering menyebarkan virus dengue ini umum ditemukan baik di dalam maupun di sekitar pemukiman. Ketika nyamuk menggigit seseorang yang terinfeksi virus dengue, virus tersebut masuk ke dalam nyamuk. Kemudian, ketika nyamuk yang terinfeksi menggigit orang lain, virus memasuki aliran darah orang itu dan menyebabkan infeksi.

Setelah seseorang sembuh dari penyakit ini, ia akan memiliki kekebalan jangka panjang terhadap jenis virus yang menginfeksinya, tetapi tidak terhadap tiga jenis virus demam berdarah lainnya. Ini berarti kamu bisa dapat terinfeksi lagi di masa depan oleh salah satu dari tiga jenis virus lainnya. Risiko kamu terkena penyakit ini dengan tingkat yang parah akan meningkat jika kamu terkena demam berdarah untuk kedua, ketiga atau keempat kalinya.

Gejala Demam Berdarah

Banyak orang tidak mengalami tanda atau gejala infeksi demam berdarah dengue. Ketika gejala benar-benar terjadi, mereka disalah artikan sebagai penyakit lain, seperti flu. Biasanya gejala akan muncul mulai empat hingga 10 hari setelah kamu digigit nyamuk. 

Penyakit ini bisa menyebabkan demam tinggi hingga 40 derajat Celsius. Selain itu, beberapa gejala lainnya, antara lain: 

  • Sakit kepala.
  • Nyeri otot, tulang atau sendi.
  • Mual dan muntah.
  • Sakit di belakang mata
  • Kelenjar bengkak.
  • Ruam.

Kebanyakan orang bisa pulih dalam waktu seminggu atau lebih. Dalam beberapa kasus, gejalanya memburuk dan dapat mengancam jiwa. Ini disebut demam berdarah parah, demam berdarah dengue atau sindrom syok dengue.

Demam berdarah yang parah terjadi ketika pembuluh darah menjadi rusak dan bocor. Kondisi ini akan menyebabkan jumlah sel pembentuk gumpalan (trombosit) dalam aliran darah turun. Hal ini dapat menyebabkan syok, perdarahan internal, kegagalan organ dan bahkan kematian.

Tanda-tanda peringatan demam berdarah yang parah dan merupakan keadaan darurat dapat berkembang dengan cepat. Tanda-tanda peringatan biasanya dimulai satu atau dua hari pertama setelah demam hilang, termasuk:

  • Sakit perut parah.
  • Muntah terus-menerus.
  • Perdarahan dari gusi atau hidung.
  • Darah dalam urin, tinja, atau muntahan.
  • Pendarahan di bawah kulit, yang terlihat seperti memar.
  • Pernapasan yang sulit atau cepat.
  • Kelelahan.
  • Iritabilitas atau kegelisahan.

Diagnosis

Mendiagnosis penyakit ini bisa sulit karena tanda dan gejalanya dapat dengan mudah dikacaukan dengan penyakit lain, seperti chikungunya, virus Zika, malaria, dan demam tifoid. Dokter kemungkinan akan bertanya tentang riwayat kesehatan dan perjalanan. Dokter juga akan mengambil sampel darah untuk diuji di laboratorium sebagai bukti infeksi salah satu virus dengue.

Komplikasi

Demam berdarah yang parah dapat menyebabkan beberapa komplikasi, seperti perdarahan internal dan kerusakan organ. Tekanan darah juga bisa turun ke tingkat yang berbahaya hingga menyebabkan syok. Dalam beberapa kasus, demam berdarah yang parah juga bisa menyebabkan kematian.

Wanita yang terkena penyakit ini selama kehamilan dapat menyebarkan virus ke bayi saat melahirkan. Selain itu, bayi dari ibu yang terkena penyakit ini selama kehamilan memiliki risiko kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, atau gawat janin yang lebih tinggi.

Pengobatan Demam Berdarah

Sayangnya tidak ada pengobatan khusus untuk penyakit ini. Saat pulih, kamu harus minum banyak cairan. Hubungi dokter juga segera jika kamu memiliki tanda dan gejala dehidrasi berikut ini:

  • Berkurangnya buang air kecil.
  • Sedikit atau tidak ada air mata.
  • Mulut atau bibir kering.
  • Kelesuan atau kebingungan.
  • Ekstremitas dingin atau lembap;

Obat yang dijual bebas seperti acetaminophen dapat membantu mengurangi nyeri otot dan demam. Namun, jika kamu mengidap penyakit ini, kamu harus menghindari jenis obat pereda nyeri lainnya, termasuk aspirin, ibuprofen dan naproxen sodium. Pasalnya, obat pereda nyeri ini dapat meningkatkan risiko komplikasi perdarahan .

Jika kamu mengalami demam berdarah yang parah, kamu memerlukan:

  • Perawatan suportif di rumah sakit.
  • Penggantian cairan dan elektrolit intravena (IV).
  • Pemantauan tekanan darah.
  • Transfusi darah untuk menggantikan kehilangan darah.

Pencegahan Demam Berdarah

Organisasi Kesehatan Dunia menekankan bahwa vaksin itu sendiri bukanlah alat yang efektif untuk mengurangi demam berdarah di daerah-daerah di mana penyakit ini sering mewabah. Pencegahan gigitan nyamuk dan pengendalian populasi nyamuk masih menjadi metode utama untuk mencegah penyebaran demam berdarah.

Jika kamu tinggal atau bepergian ke daerah yang sering terkena penyakit ini, tips berikut dapat membantu mengurangi risiko gigitan nyamuk:

  • Gunakan AC atau kelambu yang dipasang diventilasi dan tempat tidur. Selain itu, nyamuk yang membawa virus dengue paling aktif dari fajar hingga senja, tetapi mereka juga dapat menggigit pada malam hari.
  • Kenakan pakaian pelindung saat kamu pergi ke daerah yang dipenuhi nyamuk, kenakan baju lengan panjang, celana panjang, kaus kaki, dan sepatu.
  • Gunakan obat nyamuk seperti permetrin karena mereka dapat diaplikasikan pada pakaian, sepatu, perlengkapan berkemah, dan kelambu. Kamu juga dapat membeli pakaian yang dibuat dengan permetrin yang sudah ada di dalamnya. Untuk kulit, gunakan repellent yang mengandung setidaknya 10 persen konsentrasi DEET.
  • Mengurangi habitat nyamuk dengan menutup genangan air. Nyamuk yang membawa virus dengue biasanya hidup di dalam dan di sekitar rumah, berkembang biak di genangan air yang dapat berkumpul di ban mobil bekas. Kamu dapat membantu menurunkan populasi nyamuk dengan menghilangkan habitat tempat mereka bertelur. Setidaknya seminggu sekali, wadah kosong dan bersih yang menampung genangan air, seperti wadah tanam, piring hewan, dan vas bunga. Jaga agar wadah air tetap tertutup di antara pembersihan

Kapan Harus ke Dokter?

Demam berdarah yang parah adalah keadaan darurat medis yang mengancam jiwa. Cari pertolongan medis segera jika kamu mengalami demam dan mengembangkan salah satu dari tanda-tanda peringatan yang sebelumnya disebutkan. Tanda-tanda peringatan termasuk sakit perut yang parah, muntah, kesulitan bernapas, atau darah di hidung, gusi, muntah atau tinja.

Kamu juga bisa buat janji pemeriksaan dengan dokter di rumah sakit supaya lebih mudah di Halodoc. Tunggu apa lagi, yuk download aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2022. Dengue.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Dengue Fever.
Web MD. Diakses pada 2022. Dengue Fever.
World Health Organization. Diakses pada 2022. Dengue and Severe Dengue.

Diperbarui pada 2 Maret 2022.

Showing response for:

Jul 7, 2020
Apa benar jus jambu merah ampuh buat naikin trombosit pas kena dbd?
Jus jambu biji ternyata tidak berkhasiat untuk meningkatkan trombosit.
Seperti diketahui pada penderita DBD, nilai trombosit mulai menurun pada masa demam dan mencapai nilai terendah pada masa renjatan atau syok.
Jadi sebenarnya anggapan mengonsumsi jus jambu untuk menaikkan trombosit salah kaprah.Sebenarnya yang terjadi adalah daya tahan tubuh meningkat karena kandungan vitamin C dalam jambu biji. Ketika daya tahan tubuh meningkat maka, trombosit penderita DBD akan naik secara perlahan dengan sendirinya.
Jul 7, 2020
Dok apa aja makanan yang aman buat demam berdarah?
Makanan yang dapat dikonsumsi pada pasien  demam berdarah :

1.  Bubur
Bubur adalah makanan yang dikenal sebagai makanan yang mudah dicerna dan banyak memiliki manfaat baik untuk kesehatan.

2.  Buah Jeruk
Buah jeruk dipercaya memiliki banyak kandungan vitamin C, yang mampu menambah antibodi dalam tubuh. Sehingga tubuh dapat melakukan pemulihan dengan lebih cepat, selain itu jeruk juga dipercaya dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan bagi pengidap demam berdarah.

3.  Daun Pepaya
 Daun pepaya mengandung  vitamin, protein, karbohidrat, zat besi, kalsium dan fosfor yang dapat membantu naiknya trombosit dalam darah.

4.  Mengonsumsi Ikan Salah satu makanan yang menyehatkan adalah dengan mengonsumsi ikan, seperti yang kita ketahui bahwa ikan banyak mengandung vitamin, mineral, dan protein yang dapat menyehatkan otot, jantung serta menjaga tubuh dari kekurangan trombosit akibat virus demam berdarah.

5.  Daging Sapi Cincang
Daging sapi memiliki kadar mineral dan protein yang tinggi sehingga baik bagi pengidap demam berdarah, mengonsumsi daging sapi berguna untuk meningkatkan kesehatan jaringan tubuh. Ada baiknya mengolah daging sapi ini dengan cara dicincang, dan dijadikan sebagai sup hangat.

6.  Agar-agar
Makanan untuk menyembuhkan demam berdarah lainnya dengan mengonsumsi agar-agar yang terbuat dari rumput laut. Rumput laut mengandung vitamin, mineral, dan serat yang tinggi dapat menyehatkan pencernaan dan peredaran darah ke seluruh tubuh. Pengidap demam berdarah, cenderung kesulitan untuk buang air besar karena keseimbangan tubuhnya sedang terganggu. Maka dari itu pengidap demam berdarah, diwajibkan untuk mengonsumsi agar-agar.
Jul 7, 2020
Dok kalo misal anak pernah kena demam berdarah nantinya bisa kena lagi ga ya?
Kalau sudah kena sekali DBD, maka bukan berarti akan kebal dan tidak tertular lagi. Karena virus DBD ada 4 jenis, yaitu DEN-1, 2, 3 dan 4. Jadi (minimal) kita bisa kena DBD empat kali seumur hidup