• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Anak Alami Mood Swing, Ini Cara Atasinya

Anak Alami Mood Swing, Ini Cara Atasinya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Anak yang sedang mengalami mood swing sering kali membuat orangtuanya jengkel dan mengurut dada. Orangtua harus ekstra sabar dalam menghadapi anak yang sedang fase mood swing, sebab fase ini wajar dialami. 

Fase roller coaster ini umum terjadi pada anak-anak di usia 7 dan 8 tahun, umumnya mereka bertindak mudah tersinggung dan tidak dapat diprediksi. Apalagi jika mood swing terjadi di tempat umum, biasanya akan membuat orangtua merasa malu. Namun, ibu tidak sendirian. Tidak perlu memarahi Si Kecil, apalagi menyerah. Coba tips ini untuk meredakan mood swing pada anak!

Baca juga: Sering Mood Swing, Hati-Hati Gejala Bipolar

1. Saat Anak Cemberut dan Sedih

Merupakan hal yang umum bagi anak-anak pada usia ini untuk mulai mengoceh tentang masalah mereka. Baik itu karena mereka diejek oleh anak-anak lain atau mereka mengalami masalah akademis. Kuncinya adalah tidak menolak mereka saat mereka merajuk. Sebaliknya, katakan sesuatu seperti, "Sepertinya kamu sedang tidak ingin berbicara. Ibu mengerti, tetapi ibu di sini jika kamu membutuhkan ibu." 

Pada saat yang lebih santai sebelum tidur, tanyakan apakah sesuatu terjadi yang ingin dibicarakan. Ibu juga bisa menanyakan keadaannya saat sedang melakukan kegiatan menyenangkan bersama selama akhir pekan. Pasalnya, akan lebih mudah bagi anak-anak seusia ini untuk mengatakan hal yang sulit ketika mereka terlibat dalam kegiatan lain.

2. Jika Sedang Sensitif dan Dramatis

Saat Si Kecil sedang dramatis, sebaiknya tahan dorongan untuk menunjukkan bahwa dia sedang bereaksi berlebihan. Alih-alih, akui perasaannya dan berusahalah untuk berempati. Katakan sesuatu yang sederhana yang menangkan hatinya. Kemudian berikan ciuman dan arahkan kembali perhatiannya.

3. Jika Sedang Marah yang Memuncak

Jika terjadi sebuah kesalahan yang tidak sesuai dengan ekspektasi Si Kecil, jangan kaget jika reaksinya adalah kemarahan seperti anak kecil, lengkap dengan teriakan dan menginjak kaki. Sekecil apapun bahkan dapat menyebabkan beberapa anak usia ini meledak. 

Jika orangtua marah, itu bisa semakin kacau. Cukup beri tahu dia bahwa ibu mengetahui perasaannya dengan mengatakan "sepertinya kamu lagi kesal." Maka ibu dapat menyarankan, bukan menginstruksikan, supaya dia mencoba mengambil napas dalam-dalam. Ketika waktunya tepat, tunjukkan kepada anak cara-cara agar dia dapat melakukan dekompresi. 

Baca juga: Gangguan Bipolar dan Mood Swing, Ini Perbedaanya

4. Jika Si Kecil Argumentatif

Jika Si Kecil tidak suka latihan sepak bola dan tidak mau pergi, atau Si Kecil menolak setiap kali ibu memintanya untuk melakukan sesuatu. Ketika anak-anak menguji batas independensi mereka, mereka akan memiliki pandangan yang kuat dan akan menolak ketika ibu membuat permintaan. Lebih baik hindari situasi argumentasi, jika bisa dibujuk akan lebih baik. Namun, jika tidak dapat dibujuk, biarkan saja, karena mereka sesungguhnya masih belum mampu memahaminya. 

5. Jadilah Pengertian

Aturan terpenting bagi orangtua adalah memahami emosi anak-anak dan apa yang ada di balik perilaku mereka. Jangan marah karena perubahan suasana hati mereka dan tunjukkan pada mereka beberapa dukungan. Ajukan pertanyaan kepada mereka tentang apa yang mereka alami, tetapi jangan memaksakan jika mereka tidak ingin berbagi masalah dengan ibu. Biarkan mereka tahu bahwa ibu mengenali perasaan mereka.

6. Tidak Perlu Kritis dan Tetap Tenang

Ketika anak-anak mengalami perubahan suasana hati,  ibu akan merasakan dorongan untuk menunjukkan bahwa mereka bereaksi berlebihan dan bahwa dunia tidak akan berakhir. Tahan keinginan itu, karena jika ibu mengkritik mereka, itu hanya akan mendorong mereka lebih jauh dari orangtua. Jadi, cobalah tetap tenang.

Baca juga: Ini 3 Depresi pada Anak Broken Home

Ketahui juga banyak hal tentang pola asuh anak dan cara menghadapi berbagai situasi terhadap anak dengan bertanya langsung pada psikolog melalui aplikasi Halodoc. Komunikasi dapat dengan mudah dilakukan kapan dan di mana saja. Ayo, download aplikasinya sekarang juga!

Referensi:

Parents. Diakses pada 2019. Dealing With Your Child’s Mood Swing