• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Anjing Terus Menggonggong, Ini yang Perlu Dilakukan

Anjing Terus Menggonggong, Ini yang Perlu Dilakukan

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
undefined

Halodoc, Jakarta - Anjing yang menggonggong merupakan pertanda jika ia merasa tidak nyaman, ketakutan, marah, frustrasi, atau sedang lapar. Setiap hal-hal yang ia rasakan akan mengeluarkan bunyi gonggongan yang berbeda-beda. Lantas, bagaimana anjing yang terus-menerus menggonggong tanpa henti? Berikut ini beberapa langkah yang dapat kamu lakukan untuk menghentikan anjing menggonggong:

Baca juga: Beragam Parasit pada Kucing Peliharaan yang Perlu Diwaspadai

1.Jangan Turuti Keinginannya

Salah satu langkah efektif dalam menghentikan anjing menggonggong adalah jangan menuruti keinginannya. Anjing biasanya akan menggonggong terus-menerus untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Jika terbiasa mengikuti keinginannya, ia akan melakukannya terus untuk menarik perhatian kamu. Jadi, jangan turuti apa yang menjadi keinginannya, ya. 

2.Acuhkan Saja

Jika menggonggong sesekali saja, hal tersebut wajar terjadi. Namun, jika anjing terus-menerus menggonggong, padahal kamu sudah menuruti keinginannya, acuhkan saja. Biarkan ia kelelahan, sehingga ia akan berhenti menggonggong dengan sendirinya.

3.Mengalihkan Perhatiannya

Langkah selanjutnya dalam menghentikan anjing menggonggong adalah dengan mengalihkan perhatiannya. Usahakan agar kamu terlihat sedang sibuk dan pura-pura tidak mendengar. Jika ia melihat kamu sedang beraktivitas, otomatis gonggongannya akan berhenti dengan sendirinya.

4.Saat Sudah Tenang, Berikan Hadiah

Anjing yang terus-menerus menggonggong memang sebaiknya diacuhkan saja. Jika ia sudah lebih tenang, kamu bisa memberikannya hadiah. Lakukan cara ini terus-menerus, jangan berikan apapun saat anjing menggonggong, kemudian berikan hadiah saat ia sudah tenang.

Baca juga: Ini Kondisi Kucing yang Perlu Pertolongan Pertama

5.Beri Mainan yang Disukai

Untuk menghentikan anjing menggonggong, kamu bisa memberikannya mainan yang disukai agar ia sibuk sendiri. Berkaitan dengan hal tersebut, kamu bisa memberikan mainan yang bisa ia gigit, tetapi tidak membahayakan kesehatan gusi dan mulutnya. 

6.Mencegah Pemicunya

Mencegah pemicunya menjadi langkah selanjutnya dalam menghentikan anjing menggonggong. Jika ia menggonggong akibat melihat kucing, coba untuk mengusir kucing dari lingkungan sekitar rumah. Jika ia menggonggong karena ingin berjalan-jalan di sekitar rumah, cobalah untuk mengajaknya berjalan-jalan agar ia lebih tenang.

7.Ajari Perintah untuk Tenang

Latih anjing untuk mengetahui perintah diam dan tenang. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mengucapkan kalimat perintah seperti “diam” atau “setop” dengan nada sedikit membentak saat anjing sedang menggonggong. Jika anjing terdiam sesudah diperintahkan, ulangi kembali instruksi tersebut. Jika anjing kembali diam, kamu bisa mengelus bulunya. Lakukan secara berulang agar anjing dapat memahami kata perintah tersebut dan mau diam saat diperintah.

8.Penuhi Kebutuhannya

Langkah terakhir yang dapat dilakukan adalah memenuhi kebutuhannya. Jangan lupa untuk selalu memenuhi kebutuhan anjing, seperti menyediakan kandang yang luas, mengajaknya berjalan-jalan, memberi makan enak, minum yang cukup, dan kebutuhan buang air terpenuhi. Jika sejumlah langkah tersebut didapatkan oleh anjing peliharaan, ia akan merasa dirawat dengan baik, sehingga ia tidak lagi mencari perhatian dengan menggonggong berlebihan.

Baca juga: Ini 5 Latihan Dasar untuk Anak Kucing Peliharaan

Jika seluruh langkah tersebut tidak dapat menghentikan anjing menggonggong, cobalah untuk memeriksakan kondisi kesehatan fisiknya secara menyeluruh. Pasalnya, bisa saja anjing menggonggong karena merasa sakit pada tubuhnya. Berkaitan dengan hal tersebut, kamu bisa mendiskusikannya langsung dengan dokter hewan di aplikasi Halodoc, ya.

Referensi:
Human Society. Diakses pada 2020. How to get your dog to stop barking.
PetMD. Diakses pada 2020. Why Dogs Bark and Curbing Excessive Barking.