Apakah Endometriosis Bisa Sembuh? Ini Faktanya
Endometriosis adakag kondisi kronis di mana jaringan mirip lapisan rahim tumbuh di luar rahim.

DAFTAR ISI
Endometriosis adalah kondisi ketika jaringan mirip lapisan rahim tumbuh di luar rahim. Kondisi ini bisa menyebabkan nyeri hebat, terutama saat menstruasi.
Kondisi ini juga bisa memicu gangguan pencernaan, kelelahan, bahkan kesulitan hamil, sehingga memunculkan pertanyaan, apakah endometriosis bisa sembuh total?
Apakah Endometriosis Bisa Sembuh?
Endometriosis merupakan kondisi kronis di mana jaringan mirip lapisan rahim (endometrium) tumbuh di luar rahim, seperti di ovarium, saluran tuba, atau bahkan organ lain di dalam panggul.
Pertanyaan yang sering muncul adalah: apakah endometriosis bisa sembuh total?
Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), hingga saat ini belum ada obat yang benar-benar bisa menyembuhkan endometriosis sepenuhnya.
Namun, terdapat berbagai cara yang dapat membantu mengelola gejala dan meningkatkan kualitas hidup penderita.
Berbagai Penanganan Gejala Endometriosis
Gejala endometriosis dapat dikelola dengan berbagai cara, seperti pengobatan, terapi, hormon, hingga tindakan operasi.
Ini beberapa cara yang bisa membantu meredakan gejala endometriosis:
1. Obat Pereda Nyeri
Mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), seperti ibuprofen atau naproxen, dapat membantu mengurangi nyeri haid dan kram.
Obat ini bekerja dengan mengurangi peradangan dan meredakan rasa sakit, terutama saat menstruasi.
2. Terapi Hormon
Terapi hormon dapat menghambat pertumbuhan jaringan endometrium yang menyebar di luar rahim.
Pil KB, patch hormon, atau IUD yang mengandung hormon progestin sering direkomendasikan untuk membantu mengurangi nyeri dan perdarahan berlebihan.
Nah, Sebelum Pasang, Kenali Dulu Apa Saja Plus Minus KB IUD.
3. Operasi Laparoskopi
Apabila gejala cukup parah dan tidak mereda dengan obat, laparoskopi bisa menjadi pilihan.
Prosedur ini memungkinkan dokter mengangkat jaringan endometrium yang tumbuh tidak normal melalui sayatan kecil, membantu mengurangi nyeri dan memperbaiki kesuburan.
4. Perubahan Gaya Hidup
Mengadopsi gaya hidup sehat, seperti berolahraga teratur, menghindari makanan pemicu peradangan, misalnya makanan ultra-proses.
Selain itu, penting untuk mengelola stres dengan teknik relaksasi, dapat membantu meredakan gejala.
5. Fisioterapi dan Akupunktur
Terapi fisik yang fokus pada panggul dan akupunktur juga bisa membantu merilekskan otot-otot tegang dan mengurangi nyeri kronis akibat endometriosis.
Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), kombinasi terapi yang tepat dapat meningkatkan kualitas hidup penderita endometriosis.
Sebelum memutuskan untuk melakukan tindakan tersebut, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.
Kamu juga bisa menghubungi dokter obgyn melalui Halodoc, yang mampu memberikan diagnosis serta saran perawatan akurat yang menyesuaikan kondisimu.
Dengan Halodoc, kamu bisa berkonsultasi dengan mudah dan aman, tanpa harus ke luar rumah.
Tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga!


