• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apakah Mengonsumsi Buah Kering Baik untuk Kesehatan?

Apakah Mengonsumsi Buah Kering Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Buah kering (dried fruit) adalah buah yang hampir semua kandungan airnya dihilangkan melalui metode pengeringan. Selama proses ini, buah menyusut dan meninggalkan buah kering kecil yang padat energi. Kismis adalah jenis paling umum dari buah kering. 

Buah kering sudah lama digunakan sebagai sumber vitamin dan mineral. Kamu tentu pernah mengonsumsi buah kering yang sudah diolah bersama dengan kue atau roti. Sehingga tanpa disadari buah kering ini sudah populer sejak lama. Mengingat buah yang kaya vitamin melewati proses pengeringan, apa benar mengonsumsi buah kering masih menyehatkan untuk tubuh?

Baca juga: Cegah Kanker dengan Makan Apel Setiap Hari

Kandungan Nutrisi dalam Buah Kering untuk Kesehatan

Ada banyak jenis buah-buahan kering yang dijual di pasaran dengan nutrisi yang bervariasi. Jenis buah kering yang umum dijual yaitu mangga, nanas, cranberry, pisang, dan apel. Untuk mengetahui apakah buah kering baik untuk kesehatan, kamu perlu mengetahui apa saja kandungan dan jumlah yang ada di dalamnya. 

Di dalam secangkir buah kering mengandung kurang lebih:

  • Kalori: 480 gram;
  • Protein: 4 gram;
  • Lemak: 0 gram;
  • Karbohidrat: 112 gram;
  • Serat: 8 gram;
  • Gula: 92 gram.

Secara umum, mikronutrien paling umum yang ditemukan dalam buah kering meliputi vitamin A, vitamin C, kalsium, besi, dan kalium. Buah kering dapat diawetkan lebih lama dibanding buah segar dan dapat menjadi makanan ringan yang praktis, terutama dalam perjalanan jauh. 

Mengenai apakan mengonsumsi buah kering baik untuk kesehatan, ternyata ada kelebihan dan kekurangan. 

Manfaat Buah Kering

Mikronutrien dalam buah kering dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan, yaitu:

  • Kesehatan Mata

Vitamin C dan A telah terbukti bermanfaat dalam mencegah dan memperlambat perkembangan katarak. Vitamin C juga dikaitkan dengan pencegahan degenerasi makula terkait usia. 

  • Pencegahan Osteoporosis

Kalsium penting untuk menjaga kesehatan tulang dan mampu mencegah terjadinya osteoporosis. Buah kering yang mengandung kalsium yaitu kiwi.

  • Baik untuk Kesehatan Kehamilan

Diet kaya zat besi terbukti penting untuk kehamilan yang sehat. Selama kehamilan, tubuh perlu menyerap zat besi dalam jumlah besar. Artinya lebih banyak yang harus dikonsumsi daripada biasanya. Cobalah konsumsi aprikot kering untuk tambahan zat besi.

Baca juga: 4 Buah yang Bisa Dikonsumsi Sebelum Tidur

Potensi Risiko Kesehatan dari Mengonsumsi Buah Kering

Untuk hampir semua jenis buah kering, masalah kesehatan bisa muncul berkaitan dengan gula, karbohidrat, dan kalori yang tinggi. Saat mengeringkan buah, kamu memusatkan nutrisi ke dalam porsi yang lebih kecil. Itu artinya kamu makan lebih sedikit buah kering untuk mencapai ambang kalori yang sama dari buah segar. 

  • Penambahan Berat Badan

Buah kering mengandung serat yang tinggi, namun kandungan gulanya yang tinggi menyebabkan penambahan berat badan. Buah segar adalah pilihan yang lebih baik.

Kandungan serat dalam buah segar jauh lebih tinggi dibarengi dengan kandungan air yang tinggi. Faktor ini tentunya membantu kamu merasa kenyang lebih cepat, sehingga mengonsumsi lebih sedikit kalori secara keseluruhan. 

  • Masalah Diabetes

Pengidap diabetes harus memperhatikan buah kering. Semua buah, segar atau kering, harus diperhitungkan saat akan memakannya. Buah kering sebaiknya hanya dikonsumsi dalam porsi kecil. 

Baca juga: Kapan Waktu Terbaik untuk Makan Buah?

Sama seperti kebanyakan makanan lainnya, buah kering memiliki aspek baik dan buruk. Buah kering meningkatkan asupan serat dan nutrisi serta memberikan antioksidan dalam jumlah besar. Di sisi lain, buah kering mengandung tinggi gula dan kalori yang bisa menimbulkan masalah jika dimakan berlebihan. 

Jika kamu yang memiliki kondisi medis tertentu ingin mengonsumsi buah kering sebagai camilan, sebaiknya bicarakan terlebih dulu pada dokter melalui aplikasi Halodoc untuk mengambil keputusan yang bijak. Yuk, download aplikasi Halodoc agar sehat lebih nyaman. 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Dried Fruit: Good or Bad?
WebMD. Diakses pada 2020. Dried Fruit: Is It Good For You?