• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Apakah Orang Dewasa Bisa Terinfeksi Ascariasis?

Apakah Orang Dewasa Bisa Terinfeksi Ascariasis?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Ascasriasis adalah infeksi usus kecil yang disebabkan oleh ascaris lumbricoides, yang merupakan spesies cacing gelang. Penyakit ini paling sering dialami oleh anak-anak. Meski begitu, orang dewasa pun juga berisiko untuk terkena infeksi ascariasis. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

Cacing gelang adalah sejenis cacing parasit yang sering menjadi penyebab infeksi. Ascariasis adalah infeksi cacing gelang yang paling umum. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 10 persen orang dari negara berkembang pernah terinfeksi cacing usus. Namun, ascariasis paling sering terjadi di tempat-tempat dengan sanitasi yang buruk. 

Baca juga: Hewan Peliharaan Bisa Tingkatkan Infeksi Cacingan pada Anak?

Orang Dewasa Dapat Terinfeksi Ascariasis, tetapi Anak-Anak Lebih Berisiko

Kamu bisa terinfeksi ascariasis bila tidak sengaja menelan telur cacing A.lumbricoides. Telur cacing tersebut dapat ditemukan di tanah yang terkontaminasi oleh kotoran manusia atau makanan mentah yang terkontaminasi oleh tanah yang mengandung telur cacing gelang.

Dibandingkan orang dewasa, anak-anak yang berusia 10 tahun ke bawah lebih berisiko terkena ascariasis, karena mereka lebih cenderung bermain di tanah. Menurut WHO, anak-anak sering terinfeksi penyakit ini ketika mereka memasukkan tangan ke dalam mulut setelah bermain di tanah yang terkontaminasi.

Meski begitu, hal ini bukan berarti orang dewasa sama sekali tidak berisiko terinfeksi ascariasis. Orang dewasa dapat terinfeksi ascariasis bila:

  • Melakukan pekerjaan yang mengharuskan untuk bersentuhan dengan tanah yang dicampur dengan kotoran manusia.

  • Mengonsumsi daging babi mentah atau hati ayam yang terinfeksi.

  • Mengonsumsi buah atau sayuran yang ditanam di tanah yang terkontaminasi, tanpa mencucinya terlebih dahulu.

Perlu diketahui, ascariasis tidak dapat menyebar langsung dari orang ke orang, melainkan seseorang harus bersentuhan dengan tanah yang dicampur dengan kotoran manusia, atau babi yang mengandung telur cacing ascariasis, ataupun air yang sudah terkontaminasi.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan anak-anak dan orang dewasa terinfeksi ascariasis, yaitu:

  • Tinggal di Negara Beriklim Hangat. Di Amerika Serikat, ascariasis lebih umum terjadi di Tenggara. Penyakit ini juga sering terjadi di negara-negara berkembang dengan iklim yang hangat sepanjang tahun.

  • Lingkungan dengan Sanitasi yang Buruk. Ascariasis paling sering terjadi di negara-negara berkembang di mana kotoran manusia masih digunakan untuk pupuk.

  • Fasilitas Sanitasi yang Buruk. Hal ini memungkinkan kotoran manusia bercampur dengan tanah, pekarangan, parit, dan ladang.

Baca juga: Inilah 10 Gejala dari Ascariasis

Cara Mencegah Ascariasis

Karena itu, baik anak-anak maupun orang dewasa perlu mewaspadai ascariasis. Cara terbaik untuk mencegah infeksi cacing gelang ini adalah dengan menerapkan praktik kebersihan sebaik mungkin. Berikut ini tips-tipsnya:

  • Selalu mencuci tangan dengan air dan sabun sebelum makan atau menyiapkan makanan, dan setelah menggunakan toilet.

  • Hindari mengonsumsi makanan dan minuman dari tempat yang tidak bersih.

  • Bersihkan peralatan memasak dengan baik.

  • Masak air yang ingin kamu minum.

  • Cuci buah dan sayur-sayuran segar sampai bersih, lalu kupas buah atau masak sayur sebelum mengonsumsinya.

  • Hindari mandi di tempat umum yang kotor.

  • Cuci pakaian yang sudah kotor dengan tanah sampai bersih.

Baca juga: Begini Tatalaksana untuk Menangani Penyakit Ascariasis

Nah, itulah penjelasannya mengenai orang dewasa yang juga dapat terinfeksi ascariasis. Bila kamu ingin bertanya lebih lanjut seputar ascariasis, tanyakan saja pada ahlinya dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Melalui Video/Voice Call dan Chat, kamu bisa menghubungi dokter untuk bertanya apa saja seputar kesehatan, kapan dan di mana saja tanpa harus ke luar rumah. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Ascariasis.
Healthline. Diakses pada 2020. Ascariasis: Causes, Symptoms, and Treatments.