Ascariasis

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Ascariasis

Ascariasis adalah infeksi yang disebabkan oleh cacing gelang. Cacing ini merupakan salah satu jenis parasit yang hidup dan berkembang biak di dalam usus manusia. Ascariasis biasanya ditemukan di daerah yang memiliki fasilitas kebersihan yang buruk. Beberapa orang yang mengidap penyakit ini tidak mengalami gejala sampai keadaannya memburuk.

 

Faktor Risiko Ascariasis

Beberapa faktor risiko terjadinya ascariasis antara lain:

  • Lingkungan yang kebersihannya tidak terjaga. Ascariasis biasanya hidup di tempat-tempat yang memiliki sanitasi yang buruk, terutama pada daerah yang memanfaatkan feses manusia sebagai pupuk tanaman.

  • Usia. Usia 10 tahun ke bawah sangat rentan terserang ascariasis.

  • Kepadatan penduduk. Infeksi ini sering terjadi di daerah dengan kepadatan penduduk yang tinggi.

 

Penyebab Ascariasis

Penyebab ascariasis adalah tertelannya telur-telur cacing gelang yang terdapat dalam air atau makanan yang terkontaminasi. Telur cacing gelang yang hidup di bahan makanan yang tumbuh di tanah juga menjadi penyebab dari ascariasis.

Baca jugaAnak Memiliki 5 Kebiasaan Ini? Awas Terinfeksi Cacing Gelang

 

Gejala Ascariasis

Gejala dari pengidap ascariasis, antara lain:

  • Pada fase awal, menetasnya infeksi telur-telur cacing yang tertelan ke dalam tubuh. Keadaan ini memicu gejala berupa demam, batuk kering, napas pendek, serta mengi. Fase ini dapat berlangsung hingga 21 hari.

  • Pada fase lanjut, larva-larva telah berpindah ke usus dan berkembang menjadi cacing dewasa. Gejala dapat dirasakan ringan sampai sedang, seperti sakit perut, mual, muntah, diare, atau timbulnya darah pada tinja. Pada gejala yang berat dapat timbul muntah-muntah, kelelahan, terdapat cacing dalam muntah atau tinja, anemia, serta penurunan berat badan.

 

Diagnosis Ascariasis

Diagnosis ascariasis dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  • Dokter akan menanyakan riwayat perjalanan penyakit secara rinci.

  • Pemeriksaan fisik yang bertujuan untuk melihat tanda-tanda  yang menunjukkan infeksi cacing tersebut.

  • Dokter akan mengambil dan memeriksa sampel feses pengidap. Prosedur ini bertujuan untuk memeriksa ada tidaknya telur-telur cacing pada feses pengidap.

  • Pemeriksaan darah dapat dilakukan untuk melihat adanya kenaikan sel darah putih tertentu yang disebut sebagai eosinophilia. Namun, pemeriksaan ini tidak spesifik untuk menegakkan ascariasis.

  • Pemeriksaan lanjutan dengan menggunakan X-ray, USG, CT scan, atau MRI untuk melihat larva di paru-paru, cacing dewasa pada organ hati atau pankreas, serta gumpalan cacing-cacing yang menyumbat saluran hati atau pankreas.

 

Pengobatan Ascariasis

  • Mebendazole. Obat ini dianjurkan bagi pengidap berusia 1 tahun ke atas.

  • Piperazine. Bayi berusia 3 hingga 11 bulan biasanya disarankan mengonsumsi obat ini sebanyak 1 kali saja.

  • Albendazole. Obat ini biasanya dianjurkan untuk dikonsumsi sebanyak 2 kali sehari.

Baca juga: Begini Tatalaksana untuk Menangani Penyakit Ascariasis

 

Pencegahan Ascariasis

Beberapa upaya pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, misalnya sebelum makan, memasak, maupun setelah buang air besar.

  • Memastikan masakan benar-benar matang sebelum mengonsumsinya.

  • Meminum air dalam kemasan yang tersegel ketika bepergian.

  • Memasak air hingga mendidih sebelum meminumnya.

  • Mengonsumsi buah-buahan yang bisa dikupas, misalnya jeruk atau apel.

  • Mencuci buah dan sayuran hingga bersih sebelum dikonsumsi.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasi dengan dokter apabila merasakan gejala-gejala di atas. Penanganan yang tepat dapat meminimalisir akibat sehingga pengobatan bisa lebih cepat dilakukan.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2019. Ascariasis

Medical News Today. Diakses pada 2019. Everything you need to know about ascariasis

Diperbarui pada tanggal 23 Agustus 2019