• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Asam Darah Tinggi Sebabkan Ketoasidosis Diabetik

Asam Darah Tinggi Sebabkan Ketoasidosis Diabetik

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Asam Darah Tinggi Sebabkan Ketoasidosis Diabetik

Halodoc, Jakarta - Pola makan yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah diabetes. Ternyata, seseorang yang mengalami diabetes juga sangat mungkin mengalami asam darah tinggi. Gangguan kesehatan yang disebut dengan ketoasidosis diabetik ini terjadi karena pankreas yang berhenti bekerja.

Akibatnya, tubuh akan kekurangan insulin yang berfungsi untuk mengubah glukosa menjadi tenaga. Hal ini akan sangat rentan menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius dan membahayakan, bahkan dapat berujung pada kematian. Bagaimana ketoasidosis diabetik bisa terjadi? Berikut penjelasannya.

Baca juga: Diabetes Tipe 1 Bisa Sebabkan Ketoasidosis Diabetik

Asam Darah Tinggi Picu Ketoasidosis Diabetik 

Ketoasidosis diabetik adalah komplikasi parah yang merupakan turunan dari penyakit diabetes. Hal ini lebih sering terjadi pada seseorang yang mengidap diabetes tipe 1. Penyakit ini terjadi ketika gula darah menjadi sangat tinggi dan zat asam atau keton menumpuk di dalam darah.

Ketika keton menumpuk dan sudah dalam tingkat yang berbahaya, maka kamu mungkin mengalami gangguan yang cukup parah. Sering kali, hal ini terjadi ketika insulin tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan tubuh. Padahal, insulin sangat penting untuk mengubah glukosa menjadi sumber energi yang membuat tubuh mempunyai tenaga.

Tanpa insulin yang memadai, tubuh akan mulai memecah lemak sebagai bahan bakar. Ketika lemak diolah, maka akan diproduksi zat sampingan, yaitu keton atau zat asam. Kondisi ini mengakibatkan penumpukan pada darah yang dapat menyebabkan ketoasidosis diabetik jika pengidapnya tidak mendapatkan pengobatan.

Tentunya ini berbeda dengan ketosis yang tidak menyebabkan komplikasi berbahaya pada seseorang. Ketosis umumnya terjadi sebagai akibat dari diet karbohidrat yang sangat rendah karena of diet atau puasa. Jadi, kamu harus segera melakukan pengobatan, dan lebih baik lagi kalau kamu download aplikasi Halodoc untuk membuat jani berobat ke rumah sakit atau tanya jawab dengan dokter setiap saat. 

Baca juga: Waspada, Ini 3 Komplikasi Akibat Ketoasidosis Diabetik

Penyebab Ketoasidosis Diabetik

Ketoasidosis diabetik umumnya terjadi karena tubuh tidak memiliki cukup insulin. Seseorang yang mengidap diabetes tipe 1 lebih berisiko terhadap kelainan ini karena tubuhnya tidak mampu menghasilkan insulin secara optimal. Keton juga dapat meningkat apabila kamu tidak makan, stres, atau mengalami reaksi dari insulin.

Sebenarnya, masalah kesehatan ini juga dapat terjadi pada pengidap diabetes tipe 2, tetapi terbilang jarang. Pengidap tipe 2, terutama lansia akan mungkin mengalami kondisi dari gejala sindrom non-ketotik hiperglikemia. Gangguan ini dapat menyebabkan dehidrasi yang parah.

Umumnya, kondisi inu dipicu oleh infeksi atau penyakit lainnya yang membuat kadar hormon tertentu lebih tinggi, seperti adrenalin atau kortisol. Hormon tersebut dapat melawan efek insulin sehingga ketoasidosis diabetik terjadi. Penyebab umumnya adalah pneumonia dan infeksi saluran kemih.

Selain itu, terapi insulin juga dapat menyebabkan tubuh mengolah lemak sebagai energi. Perawatan yang tidak memadai ini dapat menyebabkan produksi insulin di tubuh menurun. Hal tersebut juga memicu terjadinya gangguan pada pengolahan terhadap glukosa menjadi energi.

Baca juga: Ini Bedanya Ketoasidosis Alkoholik dan Ketoasidosis Diabetik

Pengobatan Ketoasidosis Diabetik

Pengobatan ketoasidosis diabetik dilakukan dengan cara memberikan insulin melalui infus untuk menurunkan keton. Selain itu, cairan juga diberikan agar menjadi hidrasi tubuh dan mengembalikan keseimbangan kimia pada darah.

Jika kamu tidak mendapatkan pengobatan, komplikasi yang mungkin terjadi, yaitu pingsan, koma, hingga kematian. Selain itu, dokter juga bisa mengubah dosis insulin untuk mencegah terjadi lagi. Tak lupa, menjaga hidrasi tubuh dan mengonsumsi minuman bebas gula juga sangat penting.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Diabetic ketoacidosis.
WebMD. Diakses pada 2021. What You Should Know About Diabetic Ketoacidosis.