• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Atasi Kolesterol Naik dengan Rajin Berolahraga

Atasi Kolesterol Naik dengan Rajin Berolahraga

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Ketika kadar kolesterol dalam darah sudah terlanjur tinggi, satu-satunya pilihan adalah segera menurunkannya. Selain mengonsumsi obat penurun kolesterol dari dokter dan menjaga asupan makanan yang rendah kolesterol, ada juga upaya lain yang bisa dilakukan untuk menurunkan kolesterol, yaitu dengan berolahraga.

Sebab, olahraga dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol jahat hingga 15 persen dan meningkatkan kadar kolesterol baik hingga 20 persen di dalam darah. Lantas, jenis olahraga apa yang dianjurkan untuk membantu kamu dalam menurunkan kadar kolesterol? Ketahui setelah ini.

Baca juga: Ini Batas Kadar Kolesterol yang Normal Bagi Wanita

Pilihan Olahraga untuk Turunkan Kolesterol

Olahraga aerobik merupakan jenis olahraga yang paling dianjurkan untuk menurunkan kadar kolesterol. Olahraga ini adalah jenis olahraga yang menstimulasi jantung dan paru-paru untuk bekerja lebih. Joging, lari, berenang, senam, dan bersepeda merupakan beberapa contoh olahraga aerobik yang bisa kamu lakukan.

Selain aerobik, olahraga yang bersifat melatih kekuatan otot juga dipercaya dapat meningkatkan kualitas profil lipid di tubuh. Termasuk kolesterol di dalamnya. Contoh olahraga yang melatih kekuatan otot adalah angkat beban. Dengan melakukan olahraga ini, selain menurunkan kolesterol, kamu juga bisa mendapat beberapa manfaat lainnya, yaitu meningkatkan kekuatan dan massa otot tubuh.

Untuk merasakan manfaat dalam menurunkan kadar kolesterol, frekuensi olahraga yang dianjurkan dalam seminggu adalah minimal 3 hari. Setidaknya, lakukan olahraga dengan durasi total dalam sehari selama 30 menit, atau lebih. Perlu diperhatikan, untuk menurunkan kadar kolesterol, durasi waktu lebih penting dibandingkan intensitas saat berolahraga. Semakin banyak kalori yang terbuang, semakin besar penurunan kadar kolesterol jahat dan peningkatan kadar kolesterol baik.

Baca juga: 6 Cara Menjaga Kadar Kolesterol Saat Liburan

Nah, sekarang kamu sudah tahu bahwa olahraga juga berkontribusi besar dalam menurunkan kolesterol tinggi. Jika kamu melakukan olahraga secara rutin, akan terasa perubahan dengan menurunnya kadar kolesterol jahat dalam 3-6 bulan. Agar lebih pasti, jangan lupa juga untuk selalu memonitor perkembangan kolesterol dalam tubuh, dengan melakukan cek kesehatan rutin.

Mudahnya, sekarang kamu bisa gunakan aplikasi Halodoc untuk berbincang dengan dokter terkait kondisi kesehatan kamu, kapan dan di mana saja. Jika ingin memeriksakan diri dan mengecek kadar kolesterol, gunakan juga aplikasi Halodoc untuk buat janji dengan dokter di rumah sakit langgananmu, agar tidak perlu lagi lama mengantri. 

Kolesterol Jahat dan Baik, Apa Sih Itu?

Kolesterol adalah senyawa lemak berlilin yang diproduksi oleh tubuh, tepatnya oleh organ hati. Namun, sebagian besar kebutuhan kolesterol tubuh juga dipenuhi dari asupan makanan sehari-hari. Dalam menu makan sehari-hari, sumber senyawa kolesterol bisa diperoleh dari berbagai produk olahan hewan seperti telur, daging sapi, dan daging ayam. Meski senyawa ini juga dibutuhkan oleh tubuh, kamu harus berhati-hati agar tidak memiliki kolesterol tinggi.

Baca juga: Menurunkan Kolesterol atau Berat Badan, Mana yang Lebih Dahulukan?

Seperti telah disinggung di awal, di dalam tubuh, terdapat 2 jenis kolesterol utama, yaitu low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat dan high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik. HDL bermanfaat dalam membantu organ hati mengeluarkan kelebihan LDL dari dalam tubuh. Sementara itu, LDL adalah jenis kolesterol yang dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, seperti sumbatan dalam peredaran darah, yang bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskuler.

Dari sisi baiknya, kolesterol memiliki beberapa fungsi bagi tubuh, seperti memproduksi beberapa hormon, vitamin D, dan asam empedu. Perlu diketahui bahwa hormon sangat penting dalam beberapa pengaturan proses metabolisme tubuh. Vitamin D diperlukan untuk proses penyerapan kalsium di dalam tubuh, sedangkan asam empedu sangat penting dalam proses pencernaan lemak di usus.

Meski kolesterol memiliki serangkaian manfaat bagi kesehatan tubuh, kamu tetap harus menjaga agar kadar kolesterol darah selalu dalam keadaan normal. Sebab, kadar kolesterol yang terlampau tinggi dapat memicu terjadinya berbagai penyakit yang berkaitan dengan sistem jantung dan peredaran darah.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Lowering Your High Cholesterol: 6 Exercises That Will Pay Off.
WebMD. Diakses pada 2020. Exercise To Lower Cholesterol.
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2020. Cholesterol.