• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Awas, 5 Hal Ini Bisa Pengaruhi Rasa Percaya Diri Anak

Awas, 5 Hal Ini Bisa Pengaruhi Rasa Percaya Diri Anak

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Memiliki anak dengan rasa percaya diri anak yang baik merupakan keinginan setiap orangtua. Rasa percaya diri anak yang dimaksud bukan yang berlebihan, cukup dengan menjadi diri sendiri, berani mengutarakan pendapat, teguh pada pendirian, serta tidak mudah merasa minder. Orangtua perlu mengetahui, ini hal-hal yang dapat memengaruhi rasa percaya diri anak!

Baca juga: Begini Cara Menghalau Efek Negatif Internet pada Anak

1.Orangtua

Faktor pertama yang dapat memengaruhi rasa percaya diri anak adalah orangtua. Karena hal tersebut, orangtua perlu memastikan bahwa anak menerima kasih sayang dari orangtua, yang menjadi landasan bahwa anak merasa aman, berarti, dan memiliki tempat untuk menjadi dirinya sendiri. Kasih sayang sendiri dapat diberikan orangtua melalui ciuman sebelum tidur, serta waktu yang dihabiskan bersama untuk berbagi cerita dan mendengarkan keluh kesah anak.

Saat ibu sudah mencurahkan segala bentuk kasih sayangnya, maka hal-hal tersebut akan membuat anak merasa lebih berani untuk mengeksplorasi dunia luar. Orangtua tidak boleh mengkritik atau mengomeli anak secara berlebihan, tidak menghargai apa yang dilakukan anak, serta melabeli anak dengan sebutan anak nakal atau yang lainnya. Hal-hal tersebut akan membuat anak kehilangan rasa percaya diri.

2.Media Sosial

Saat anak sudah besar dan memiliki media sosial sendiri, orangtua perlu mengetahui jika media sosial tidak selalu membawa pengaruh positif. Ada kalanya ia mendapat hinaan dari para haters. Nah, di sinilah peran orangtua untuk mengawasi dan mendampingi anak.

Hal yang bisa dilakukan adalah, tetap membangun kedekatan dengan anak, menjadi orangtua yang sensitif dan responsif terhadap kebutuhan anak. Dengan menjadi pendengar yang baik, akan tumbuh rasa percaya anak pada orangtua, sehingga media sosial tidak menjadi pelarian ketika ingin mencari hiburan, atau ketika menghadapi masalah.

Baca juga: 6 Hal yang Harus Dihindari agar Anak Tidak Mudah Tersinggung

3.Teman

Memiliki teman dekat yang baik dan dapat memotivasi akan membawa pengaruh baik terhadap rasa percaya diri anak. Tidak dapat dimungkiri jika teman memiliki peranan besar dari pembentukan karakter seseorang. Teman merupakan salah satu faktor yang memiliki kendali untuk ikut andil dalam urusan rasa percaya diri seseorang. 

4.Pengalaman Hidup

Saat anak belum terbiasa berada di suatu lingkungan, mereka akan menangis histeris saat orangtua berpamitan setelah mengantarnya sekolah. Jika Si Kecil mengalaminya, jangan dimarahi apalagi sampai dipukul di depan umum, ya! Sebagai orangtua sebaiknya memahami perasaan takutnya, menemaninya, serta membiasakannya. Saat sudah terbiasa, anak akan memiliki rasa percaya diri saat ditinggal oleh orangtuanya.

Saat telah terbiasa dan anak mengalami rasa percaya diri yang meningkat, mereka akan merasa biasa saja saat tidak ditemani orangtuanya. Hal tersebut membuktikan bahwa pengalaman hidup anak yang diberikan orangtua dapat memberikan dia kemampuan dalam menghadapi masalahnya sendiri.

5.Kesukaan Anak

Semua karakter yang disukai anak ternyata dapat memengaruhi rasa percaya diri mereka, lho. Baik meningkatkan maupun menurunkan. Secara teori, anak memang membutuhkan role model yang menunjukkan karakteristik dan perilaku seseorang yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Anak akan belajar melalui hal-hal yang dilihat, sehingga ia dapat menyelesaikan masalahnya sendiri.

Berkaitan dengan hal tersebut, orangtua perlu selalu mendampingi anak untuk membahas perilaku dan karakteristik tokoh yang diidolakan agar anak tidak hanya mengidolakan tanpa tahu alasannya. Selain itu, mendampingi anak juga akan membuat anak tidak menyamakan setiap situasi yang dihadapi tokoh tersebut dengan kehidupannya.

Baca juga: Yang Harus Dilakukan Orangtua Jika Anak Pemalu

Meski orangtua tidak akan satu-satunya hal yang membawa pengaruh dalam membentuk rasa percaya diri anak, setidaknya orangtua tetap bisa berperan sebagai pengawas ketika faktor lain datang. Untuk lebih jelasnya mengenai faktor-faktor lain yang berkaitan dengan rasa percaya diri anak, ibu bisa mendiskusikannya langsung dengan dokter di aplikasi Halodoc, ya!

Referensi:
Raising Children. Diakses pada 2020. About self-esteem: children 1-8 years.
Kids Health. Diakses pada 2020. Your Child's Self-Esteem.