BAB susah keluar adalah masalah pencernaan yang umum namun dapat menyebabkan ketidaknyamanan signifikan.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Produk untuk Mengatasi Susah Berak
- Penyebab Umum Susah Buang Air Besar
- Studi Terkait
- FAQ
Kondisi kenapa susah berak atau sembelit (konstipasi) adalah keluhan kesehatan yang sangat umum dialami oleh masyarakat Indonesia. Secara medis, seseorang dikatakan mengalami susah buang air besar jika frekuensi BAB kurang dari tiga kali dalam seminggu, atau disertai dengan feses yang keras, kering, dan sulit dikeluarkan. Rasa tidak nyaman di perut, begah, hingga sensasi tidak tuntas setelah BAB seringkali mengganggu produktivitas harian kamu.
Penting bagi kamu untuk segera menangani masalah ini agar tidak menimbulkan komplikasi lebih lanjut, seperti wasir (hemoroid) atau luka pada anus (fisura ani). Penyebabnya pun beragam, mulai dari kurangnya asupan serat, dehidrasi, gaya hidup sedenter, hingga kebiasaan sering menunda keinginan untuk ke belakang. Memahami akar masalah adalah langkah awal yang krusial sebelum memilih penanganan yang tepat.
Jika perubahan pola makan dan hidrasi belum cukup memberikan hasil, penggunaan produk kesehatan yang aman dapat menjadi solusi praktis. Berbagai jenis obat pencahar dan suplemen serat kini tersedia untuk membantu melunakkan feses atau merangsang gerak usus. Namun, kamu harus bijak dalam memilih produk yang sesuai dengan tingkat keparahan gejala yang dirasakan.
Nah, mau tahu apa saja pilihan produk untuk mengatasi susah berak? Berikut ulasannya!
Rekomendasi Produk untuk Mengatasi Susah Berak yang Ampuh
Memilih produk yang tepat harus didasarkan pada cara kerjanya, apakah kamu membutuhkan efek cepat (seperti supositoria/gel) atau efek yang lebih lembut secara oral. Kamu bisa beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan produk kesehatan asli yang diantar langsung ke rumah. Berikut adalah daftar produk pilihan kami:
1. Microlax Gel 5 ml
Microlax merupakan obat pencahar yang bekerja melalui dubur dengan cara kerja “osmotik”. Kandungan aktifnya terdiri dari Natrium Sitrat, Natrium Lauril Sulfoasetat, dan Sorbitol. Produk ini bekerja dengan cara menarik air ke dalam usus besar dan melunakkan feses yang keras hanya dalam waktu 5 hingga 15 menit, sehingga sangat efektif untuk kondisi akut di mana feses sudah berada di ujung usus namun sulit keluar.
Manfaat utamanya adalah mengatasi sembelit secara cepat tanpa menyebabkan iritasi pada saluran cerna atas. Produk ini sangat praktis karena dikemas dalam tube kecil dengan ujung aplikator yang halus.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa dan anak di atas 3 tahun: 1 tube (5 ml) dimasukkan melalui dubur (anus).
- Gunakan saat kamu benar-benar merasa sulit mengeluarkan feses.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Pastikan untuk membersihkan area sekitar anus sebelum penggunaan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Microlax Gel 5 ml di Toko Kesehatan Halodoc
2. Dulcolax 5 mg 10 Tablet
Dulcolax mengandung bahan aktif Bisacodyl yang berfungsi sebagai stimulan sistem saraf di dinding usus besar. Cara kerjanya adalah dengan merangsang otot usus untuk bergerak lebih aktif (peristaltik), sehingga mendorong feses keluar lebih mudah. Biasanya, efek obat ini akan terasa dalam 6 hingga 12 jam setelah dikonsumsi secara oral.
Manfaat utamanya adalah membantu mengosongkan usus pada kasus sembelit yang cukup membandel. Sangat disarankan diminum pada malam hari sebelum tidur agar efek BAB lancar bisa dirasakan di pagi hari berikutnya.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa dan anak di atas 10 tahun: 1-2 tablet (5-10 mg) sekali sehari.
- Anak usia 6-10 tahun: 1 tablet (5 mg) sekali sehari.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Jangan dikonsumsi bersamaan dengan susu atau antasida karena dapat merusak lapisan pelindung tablet.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Dulcolax 5 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Penyebab Kenapa Susah Berak yang Sering Diabaikan
- Kurang minum air putih (dehidrasi membuat feses keras).
- Terlalu banyak mengonsumsi makanan rendah serat seperti daging merah dan gorengan.
- Sering menahan keinginan untuk buang air besar.
- Kurang aktivitas fisik yang menyebabkan gerakan usus melambat.
3. Laxadine Sirup 60 ml
Laxadine mengandung kombinasi Phenolphthalein, Paraffin Liquid, dan Glycerin. Produk ini bekerja ganda sebagai pelicin jalannya feses di usus dan membantu menarik air agar feses tetap lunak. Sirup ini cocok bagi kamu yang tidak menyukai sediaan tablet.
Manfaatnya sangat terasa untuk melancarkan pembuangan pada penderita sembelit kronis atau kondisi medis tertentu yang mengharuskan proses BAB tidak mengejan terlalu kuat.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 3-6 sendok takar (5 ml) sekali sehari.
- Anak 6-12 tahun: Setengah dosis dewasa.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Hindari penggunaan jangka panjang tanpa konsultasi medis.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Laxadine Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc
4. Vegeta Scrubber Jeruk 6.5 g
Berbeda dengan pencahar kimia, Vegeta Scrubber adalah suplemen serat yang mengandung Psyllium Husk dan probiotik. Produk ini bekerja dengan cara menambah massa feses dan mengikat air, sehingga feses menjadi lebih lembut secara alami. Selain itu, kandungan probiotiknya membantu menyeimbangkan bakteri baik di dalam usus.
Manfaat utamanya adalah sebagai pencegahan dan penanganan sembelit ringan serta membantu mendetoksifikasi sisa-sisa kotoran di usus dengan rasa jeruk yang segar.
Dosis dan aturan pakai:
- Larutkan 1 sachet ke dalam segelas air (200 ml), aduk rata dan segera minum.
- Dapat dikonsumsi 1-2 kali sehari sesuai kebutuhan.
Produk ini termasuk kategori suplemen kesehatan yang aman dikonsumsi harian selama tidak ada kontraindikasi terhadap kandungan seratnya.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Vegeta Scrubber Jeruk 6.5 g di Toko Kesehatan Halodoc
5. Lactulax Sirup 60 ml
Lactulax mengandung Lactulose, sejenis gula yang tidak diserap oleh tubuh tetapi bekerja di usus besar dengan cara menarik cairan ke dalam lumen usus. Ini menciptakan tekanan osmotik yang melunakkan feses secara perlahan. Keunggulan Lactulose adalah profil keamanannya yang baik, sehingga sering direkomendasikan untuk penderita sembelit kronis.
Manfaatnya meliputi melunakkan feses tanpa efek samping perut mulas yang berlebihan dibandingkan stimulan kuat lainnya.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 15-30 ml per hari (dapat diminum sekaligus atau dibagi menjadi dua dosis).
- Dosis dapat disesuaikan setelah beberapa hari pemakaian tergantung respons tubuh.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Penderita intoleransi laktosa harus berhati-hati dalam mengonsumsi produk ini.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Lactulax Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Mengatasi Susah Berak Secara Alami
- Tingkatkan asupan buah pepaya, buah naga, dan sayuran hijau setiap hari.
- Rutin melakukan olahraga ringan seperti jalan kaki 30 menit setiap pagi untuk memijat usus secara alami.
- Lakukan posisi jongkok (squat) saat BAB untuk memudahkan jalur pengeluaran kotoran.
Penyebab Umum Susah Buang Air Besar dan Cara Mencegahnya
1. Kurangnya Asupan Serat (Fiber)
Serat adalah kunci utama agar sistem pencernaan lancar. Serat tidak larut membantu menambah massa feses, sementara serat larut menarik air sehingga feses licin. Jika kamu jarang makan sayur, feses akan mengecil dan keras, sehingga usus sulit mendorongnya keluar.
2. Dehidrasi Kronis
Usus besar bertugas menyerap air dari sisa makanan. Jika tubuh kamu kekurangan cairan, usus besar akan menyerap air dari feses secara berlebihan, menjadikannya sangat keras dan kering. Pastikan minum minimal 2-3 liter air per hari.
3. Faktor Psikologis dan Stres
Ada hubungan kuat antara otak dan usus (gut-brain axis). Stres atau kecemasan dapat memicu sistem saraf simpatik yang justru memperlambat gerak peristaltik usus, menyebabkan kamu merasa begah namun sulit BAB.
Studi Mengenai Kesehatan Saluran Pencernaan
The American Journal of Gastroenterology menerbitkan studi di tahun 2022 yang menjelaskan bahwa suplementasi serat larut seperti Psyllium Husk secara signifikan meningkatkan frekuensi buang air besar dan memperbaiki konsistensi feses pada penderita konstipasi kronis dibandingkan dengan plasebo.
Penelitian ini juga menyoroti pentingnya hidrasi yang cukup saat mengonsumsi serat agar tidak terjadi penyumbatan di saluran cerna. Temuan ini mendukung penggunaan produk berbasis serat sebagai lini pertama penanganan susah berak sebelum beralih ke pencahar kimia yang lebih kuat.
Jika keluhan susah berak terus berlanjut selama lebih dari dua minggu meskipun sudah menggunakan produk di atas, atau disertai dengan nyeri perut hebat, mual, muntah, dan BAB berdarah, segera konsultasikan ke dokter. Kondisi tersebut bisa jadi menandakan adanya sumbatan usus atau masalah medis serius lainnya.
Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Produk dijamin asli dan privasi kamu terjaga dengan aman.
Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc kapan saja dan di mana saja.
Punya Masalah Pencernaan yang Mengganggu? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu merasa tidak nyaman karena perut begah atau susah BAB, tapi bingung harus minum apa atau kapan harus ke dokter? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Constipation.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Constipation: Causes, Symptoms, and Treatments.
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK). Diakses pada 2026. Symptoms & Causes of Constipation.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Tips Mengatasi Sembelit.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Healthy Diet and Physical Activity.
FAQ
1. Berapa kali sehari normalnya buang air besar?
Normalnya frekuensi BAB berkisar antara 3 kali dalam sehari hingga 3 kali dalam seminggu. Yang terpenting adalah konsistensi feses yang lunak dan tidak memerlukan tenaga ekstra untuk mengejan.
2. Bolehkah menggunakan obat pencahar setiap hari?
Tidak disarankan menggunakan pencahar stimulan (seperti Bisacodyl) secara rutin setiap hari karena usus bisa menjadi malas (ketergantungan). Gunakan hanya saat dibutuhkan atau sesuai saran dokter.
3. Apakah buah pepaya benar-benar ampuh mengatasi susah berak?
Ya, pepaya mengandung enzim papain yang membantu memecah protein dan tinggi serat serta air yang efektif melunakkan feses secara alami.
4. Kapan saya harus khawatir jika tidak bisa BAB?
Segera periksa ke dokter jika kamu tidak BAB selama lebih dari 7 hari, perut membuncit dan sangat keras, atau jika ada darah pada feses kamu.



