• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bagaimana Cara Menggunting Kuku Bayi agar Bebas Drama?

Bagaimana Cara Menggunting Kuku Bayi agar Bebas Drama?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Sebagian ibu terkadang merasa takut atau enggan untuk memotong kuku bayi, khususnya yang baru lahir. Alasannya, takut kalau hal ini melukai kukunya atau mengenai kulit bayi yang masih amat sensitif.

Jika kuku bayi sudah cukup panjang, mau tak mau ibu perlu memotongnya. Pasalnya, kuku bayi yang terlalu panjang bisa melukai kulit ketika mereka menggaruk atau mencakarnya. 

Sebenarnya, cara memotong kuku bayi tidak sesulit atau semenakutkan yang ibu bayangkan. Pastinya memotong kuku bayi harus dilakukan dengan hati-hati. Jika ‘meleset’ atau menggunting kukunya terlalu dalam, maka ibu dapat melukai ujung jarinya.

Lantas, bagaimana sih cara memotong kuku bayi agar bebas drama? 

Baca juga: Ibu Baru, Begini Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

1.Kikir Kuku

Pada dasarnya, penting untuk menjaga kuku bayi tetap bersih dan rapi. Bayi yang baru lahir belum bisa mengontrol gerakan tangannya. Nah, mereka mungkin akan melukai kulit wajahnya ketika menggaruk dengan kondisi kuku yang panjang.

Jika masih khawatir memotong kuku bayi, ibu bisa memanfaatkan kikir kuku. Menurut National Institutes of Health, gunakan kikir kuku atau papar amril (emery board) untuk memperpendek dan menghaluskan kuku bayi. Boleh dibilang cara ini merupakan yang paling aman.

2.Gunakan Gunting Kuku Khusus

Cara menggunting kuku bayi harus menggunakan gunting kuku khusus bayi. Jangan sekali-kali menggunakan gunting kuku ukuran dewasa untuk memotong kuku bayi. Hati-hati, alih-alih memotong kuku bayi, ibu dapat memotong ujung jari tangan atau kaki bayi bila menggunakan jenis gunting kuku ini. 

Baca juga: 3 Cara Merawat Bayi Baru Lahir

3.Lakukan dengan Berpasangan

Beberapa orangtua terkadang lebih mudah untuk memotong kuku bayi dengan berpasangan. Maksudnya, satu orang menggendong bayi agar Si Kecil tidak menggeliat, dan yang lainnya bertugas untuk memotong kukunya. Dengan begini, memotong kuku bayi akan lebih mudah dan aman. 

4.Perhatikan Posisi dan Cahaya

Cara memotong kuku bayi juga harus memperhatikan posisinya. Temukan posisi yang baik yang memungkinkan ibu mengakses tangan bayi dengan mudah.

Misalnya, menempatkan bayi di pangkuan ibu, duduk bersamanya di kursi goyang, atau menunggu sampai bayi tertidur atau setelah memandikannya. Pastikan juga ibu berada di area dengan pencahayaan yang baik, sehingga ibu dapat memotong kukunya dengan jelas.

Baca juga: Kuku Anak Cantengan? Segera Atasi dengan 4 Cara Ini

 5.Potong Kuku dengan Teknik yang Tepat

Sebelum memotong kuku bayi tentunya ibu harus mempelajari teknik atau cara memotong kuku bayi yang tepat. Nah, berikut ini tekniknya: 

  • Gunakan genggaman yang kuat untuk memegang tangan bayi sehingga dia tidak menyentaknya ketika ibu memotong kukunya.
  • Pegang jari (kuku di jari yang akan di potong) bayi dengan ibu jari dan jari telunjuk ibu.
  • Gunakan jari telunjuk ibu untuk mendorong atau menekan kulit di bawah kuku ke bawah, agar ibu bisa lebih mudah untuk memotong kukunya.
  • Potong kuku bayi mengikuti lekukan alami kuku.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Ibu bisa bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Tidak perlu keluar rumah, kamu bisa menghubungi dokter ahli kapan saja dan di mana saja. Praktis, kan? 



Referensi:
National Institutes of Health - MedlinePlus. Diakses pada 2020. Nail care for newborns
Kids Health, Nemours. Diakses pada 2020. For Parents. Trimming Your Baby's Nails.
WebMD. Diakses pada 2020. Baby Maintenance: Baths, Nails, and Hair.