• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bagaimana Cara Stimulasi yang Tepat untuk Bayi Baru Lahir?

Bagaimana Cara Stimulasi yang Tepat untuk Bayi Baru Lahir?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Beberapa bulan awal setelah kelahiran bayi adalah masa-masa yang paling membahagiakan, sekaligus menjadi tantangan. Terutama bagi ibu baru, yang perlu banyak beradaptasi akan segala hal. Namun, selain fokus menyusui dan mengganti popok, penting untuk memberi stimulasi untuk bayi baru lahir. 

Ya, meski bayi belum lahir belum bisa “melakukan” apa-apa, bukan berarti orangtua tidak perlu memberi stimulasi yang tepat. Sangat penting untuk memberi stimulasi pada bayi baru lahir, seperti mengajaknya berinteraksi sederhana, saat sedang terbangun. Namun, stimulasi seperti apa yang bisa diberikan? Simak pembahasannya, ya! 

Baca juga: 4 Tahap Perkembangan Motorik Anak Usia 0-12 Bulan

Stimulasi yang Tepat untuk Bayi Baru Lahir

Ada beberapa bentuk stimulasi untuk bayi baru lahir yang bisa dilakukan. Berikut ini di antaranya:

1.Ajak Bicara

Stimulasi terbaik yang bisa diberikan pada bayi baru lahir adalah berada dekat dan mengajaknya bicara. Mengutip laman Baby Center, psikolog anak Penelope Leach, menyarankan untuk meletakkan keranjang atau tempat tidur bayi di dekat pusat kegiatan yang ada di rumah. Lalu, minta setiap orang yang melewatinya untuk berinteraksi dengannya. 

Mengajak bayi baru lahir berbicara dapat membawa manfaat bagi perkembangan bayi, meski mereka belum bisa meresponnya.Hal ini juga berlaku bagi bayi yang lahir prematur. Mengutip laman Mama OT, sebuah penelitian menemukan bahwa bayi prematur yang mendengar suara ibunya selama tiga jam sehari, di satu bulan pertama kehidupannya, memperlihatkan peningkatan korteks pendengaran, serta kemampuan bayi untuk fokus pada suara.

2.Sering Memeluknya

Jangan hanya memeluk bayi saat ia menangis. Sebaiknya, sering-sering peluk dan gendong ia, karena ini bisa jadi bentuk stimulasi untuk bayi baru lahir, yang penting bagi kedekatan orangtua dengan bayi. Gerakan berirama saat menggendong akan menjadi stimulasi berupa pijatan atau tarian bagi bayi baru lahir.

Selain itu, menggendong bayi baru lahir berkeliling juga memberikan stimulasi penglihatan dan pendengaran, terutama saat ibu menggendongnya berjalan-jalan di taman atau sekitar rumah. Namun, jangan lupa siapkan gendongan bayi baru lahir yang nyaman dan aman untuk kepala bayi, ya.

Baca juga: Tahapan Penting Tumbuh Kembang Bayi di Tahun Pertama

3.Beri Sesuatu Untuk Dilihat

Dallas, Ray Tsai, M.D., Presiden dan Chief Medical Officer di Children’s Health Pediatric Group, mengungkapkan bahwa bayi baru lahir awalnya hanya dapat melihat hingga jarak 20-30 cm di depannya dan penglihatannya buram. Mereka biasanya hanya akan melihat bentuk dan bayangan, seperti besar, kecil, terang atau gelap.

Nah, cara termudah untuk memberi stimulasi untuk penglihatan bayi adalah dengan sering mengubah atau memindahkan tempat tidur atau tempat duduk bayi, dari satu tempat ke tempat menarik lainnya. Ibu juga dapat memberikannya mainan dengan warna-warna cerah sebagai stimulasi.

Meletakkan beberapa mainan khusus bayi baru lahir di atas tempat tidurnya juga dapat menjadi pilihan stimulasi yang baik. Jika ingin memindahkan mainan ini dari satu posisi ke posisi lainnya di tempat tidur bayi, itu dapat menjadi hal “baru” bagi bayi, sehingga ia tidak bosan.

4.Beri Sesuatu untuk Diraba

Bayi belajar tentang tubuh dan lingkungannya terutama melalui indra peraba. Semakin banyak tekstur dan bahan yang terpapar pada kulitnya, ia akan semakin terbiasa dengannya dan belajar membedakan semua tekstur itu. Hal ini penting untuk perkembangan keseluruhan sistem sensorik bayi.

Selain itu, perkembangan keterampilan tangan dan jari juga berkontribusi pada keterampilan motorik halus di kemudian hari. Jadi, jangan ragu untuk meletakkan berbagai mainan, kain, dan tekstur lain yang sesuai dengan usia di tangan bayi baru lahir. 

Baca juga: Ini Perkembangan Bayi 7 Bulan yang Wajib Diketahui

Sesekali, baringkan ia di permukaan dengan tekstur yang berbeda-beda, seperti selimut dan handuk, atau mainkan permainan sederhana yang membuat bayi menyentuh tekstur dari suatu benda. Dengan begitu, bayi akan belajar banyak tentang dunia melalui pengalaman sentuhan dan tekstur.

Itulah beberapa stimulasi untuk bayi baru lahir yang dapat ibu coba di rumah, untuk membantu Si Kecil berkembang dan belajar sejak dini. Jika ibu butuh produk kesehatan dan perawatan bayi, ibu bisa gunakan aplikasi Halodoc untuk membeli produk bayi dengan mudah, kapan dan di mana saja.


Referensi:
Baby Center. Diakses pada 2021. How Do You "Play" With a Newborn?
Parents. Diakses pada 2021. 5 Ways to Stimulate Your Baby's Senses.
Mama OT. Diakses pada 2021. How To Play With Your Newborn Baby (0-3 Months).