Ini Perkembangan Bayi 7 Bulan yang Wajib Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Ini Perkembangan Bayi 7 Bulan yang Wajib Diketahui

Halodoc, Jakarta – Mengamati bulan demi bulan perkembangan Si Kecil tentu menjadi hal yang membahagiakan bagi orangtua. Sama pentingnya seperti bulan lainnya, berikut perkembangan bayi 7 bulan, yang sepertinya perlu dan penting untuk diketahui orangtua. Kira-kira, seperti apa perkembangan kemampuan yang terjadi pada usia ini ya?

1. Perkembangan Motorik

Pada usia 7 bulan, sebagian besar bayi akan mulai belajar merangkak. Meski begitu, ada juga bayi yang langsung berjalan dan tidak mengalami fase merangkak. Selagi belajar merangkak, ada juga bayi yang tidak merangkak maju, melainkan mundur atau menyamping.

Baca juga: 4 Tahap Perkembangan Motorik Anak Usia 0-12 Bulan

Hal itu normal-normal saja dan tidak perlu dikhawatirkan, selama Si Kecil tetap terlihat mampu mengoordinasikan tangan dan kakinya dengan baik. Penggunaan baby walker pada fase ini sebaiknya dihindari, karena berisiko menyebabkan kecelakaan pada bayi. Pada fase ini, penting bagi orangtua untuk memastikan lantai dan area bermain anak selalu bersih. 

Perhatikan juga letak perabotan dalam rumah dan jauhkan benda-benda berbahaya yang bisa dijangkau anak ketika merangkak. Selain merangkak, bayi usia 7 bulan juga sudah dapat memutar badan dan menegakkan punggung untuk duduk lebih lama. Ia juga akan mulai dapat menyusun dan mengelompokkan mainan berdasarkan ukurannya. 

Orangtua bisa melatih kemampuan motorik bayi usia 7 bulan dengan mengajaknya bermain. Untuk mengetahui jenis permainan apa yang cocok dimainkan sebagai latihan motorik Si Kecil, orangtua bisa bertanya pada dokter anak atau psikolog anak di aplikasi Halodoc. Pastikan aplikasinya sudah kamu download di ponselmu, ya.

Baca juga: Inilah Tahapan Perkembangan Bayi Usia 4-6 bulan

2. Perkembangan Kemampuan Komunikasi

Pada usia 7 bulan, memori bayi sebenarnya telah berfungsi dengan baik, sehingga ia dapat mengingat berbagai suara yang familiar dan sering didengarnya. Ia juga akan mulai mengucapkan beberapa kata sederhana, seperti “mama” atau “papa”, dan berkomunikasi melalui berbagai ekspresi wajah dan gerakan tubuh. Bayi 7 bulan juga sudah mulai dapat memahami larangan, ketika orangtuanya berkata “jangan”.

3. Perkembangan Kemampuan Sosial

Karena sudah memiliki rasa ingin tahu, bayi 7 bulan dapat mengetes otoritas orangtua dengan menolak arahannya. Namun sebaiknya, tetaplah beritahu Si Kecil mana yang baik dan buruk untuk dilakukan, meski ia terlihat menolak. Misalnya, ketika Si Kecil melempar benda, merobek sesuatu, atau memasukkan benda kotor ke mulut, beritahu ia dengan mengatakan “jangan”, agar ia mengingat bahwa hal itu tidak boleh dilakukan.

Dalam hubungan dengan lingkungan sosial yang lebih luas, Si Kecil dapat mulai merasakan cemas, terutama ketika ada orang asing mendekatinya. Jika Si Kecil menangis ketika bertemu dengan orang asing atau dibawa ke lingkungan asing, ketahuilah bahwa itu merupakan tanda bahwa ia mulai memahami lingkungan di sekitarnya.

Baca juga: Tahap Pertumbuhan Anak Sesuai Usia 1- 3 tahun

Si Kecil juga bisa menangis ketika orangtuanya tidak ada di dekatnya atau lepas dari pandangannya. Itulah sebabnya pada usia ini, anak akan menangis atau mengamuk ketika akan ditinggal ibunya pergi bekerja. Ia mungkin mengira bahwa ibunya tidak akan datang lagi. Jadi, berilah ia pemahaman lewat kasih sayang, dengan cara memeluk atau menciumnya sebelum pergi.

Ketika bayi berusia 7 bulan, ia juga akan menjadi semakin ekspresif. Ia dapat mengikuti ketika orang di sekitarnya bertepuk tangan, atau melambai pada orang yang ia kenal dekat, ketika berpisah. Selain itu, ia juga sudah dapat meniru ekspresi orang lain. Jadi sebaiknya, manfaatkan fase ini untuk menanamkan banyak nilai kebaikan, karena bayi akan mengamati dan menirunya.

Referensi:

Baby Center. Diakses pada 2019. Milestones: 7 to 12 months.
WebMD. Diakses pada 2019. Baby Development: Your 7-Month-Old.