
Baking Soda dan Baking Powder, Ketahui Perbedaan dan Manfaatnya
Baik baking soda maupun baking powder sama-sama bermanfaat dalam proses pembuatan kue, tetapi keduanya tidak bisa saling menggantikan karena dapat memengaruhi cita rasa makanan.

DAFTAR ISI
- Perbedaan Baking Soda dan Baking Powder serta Manfaatnya
- Tips Aman Menggunakan Baking Soda dan Baking Powder
- Kapan Harus ke Dokter?
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Baking soda dan baking powder sama-sama bahan pengembang yang sering dipakai untuk membuat kue, roti, dan aneka camilan. Karena bentuknya mirip, yaitu bubuk putih, keduanya kerap tertukar padahal kandungan dan cara kerjanya berbeda.
Selain untuk memasak, baking soda juga sering dipakai untuk keperluan rumah tangga hingga dijadikan “obat” rumahan. Padahal, penggunaan yang keliru bisa berbahaya bagi kesehatan. Yuk, kenali perbedaan dan manfaat keduanya!
Perbedaan Baking Soda dan Baking Powder serta Manfaatnya
Baking soda adalah natrium bikarbonat (NaHCO3) murni. Sementara itu, baking powder merupakan campuran natrium bikarbonat dengan asam dalam bentuk bubuk, biasanya krim tartar, dan pati jagung (maizena). Keduanya bekerja dengan cara melepaskan gas karbon dioksida yang membuat adonan mengembang dan bertekstur lembut.
Cara Kerja Baking Soda
Menurut McGill University Office for Science and Society, baking soda membutuhkan asam agar bereaksi optimal, misalnya dari perasan lemon, buttermilk, yoghurt, atau bubuk kakao. Karena itu, resep yang sudah mengandung bahan asam biasanya menggunakan baking soda. Tanpa asam, baking soda juga bisa terurai oleh panas di atas 80°C, tetapi gas yang dihasilkan lebih sedikit.
Cara Kerja Baking Powder
Baking powder sudah mengandung asam sendiri, sehingga cukup bereaksi dengan cairan dan panas. Bahan ini cocok untuk resep yang tidak memiliki bahan asam. Beberapa resep memakai keduanya sekaligus agar adonan mengembang sempurna sekaligus menjaga rasa bahan asam tetap seimbang.
Bisakah Saling Menggantikan?
Keduanya bisa saling menggantikan dengan penyesuaian. Baking soda perlu ditambah bahan asam seperti krim tartar, sedangkan baking powder perlu digunakan dalam jumlah lebih banyak karena kandungan natrium bikarbonatnya lebih sedikit. Hasil rasa dan teksturnya mungkin sedikit berbeda.
Manfaat Lain Baking Soda
Baking soda juga digunakan sebagai penyerap bau di lemari es dan ditemukan dalam beberapa produk perawatan diri, seperti deodoran dan pasta gigi. Sifat basanya memang bisa menetralkan asam lambung sementara. Namun, meminum larutan baking soda sebagai obat maag rumahan tidak dianjurkan tanpa arahan dokter.
Tips Aman Menggunakan Baking Soda dan Baking Powder
- Gunakan sesuai takaran resep, karena baking soda atau baking powder berlebihan bisa membuat rasa kue pahit atau getir.
- Simpan di wadah tertutup, di tempat kering, dan jauh dari jangkauan anak-anak.
- Perhatikan masa simpan. Baking soda yang belum dibuka dapat bertahan sekitar 18 bulan, sedangkan baking powder yang sudah dibuka sebaiknya digunakan maksimal 3 bulan.
- Jangan menjadikan larutan baking soda sebagai antasida rumahan tanpa anjuran dokter, karena dapat memengaruhi penyerapan obat lain dan berisiko menimbulkan komplikasi serius.
- Saat membeli bahan pengembang kemasan, lakukan Cek KLIK BPOM, yaitu periksa Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa.
- Jangan tertukar dengan boraks. Boraks (asam borat) termasuk bahan yang dilarang digunakan dalam pangan dan berbahaya bagi kesehatan.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera cari pertolongan medis jika seseorang, terutama anak-anak, tidak sengaja menelan baking soda dalam jumlah banyak. Waspadai gejala seperti muntah, diare, nyeri perut hebat, perut terasa sangat penuh, kejang, lemas, atau napas melambat.
Jika kamu sering mengalami keluhan asam lambung naik atau nyeri ulu hati, periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebabnya daripada mengandalkan baking soda.
Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan penanganan keluhan lambung yang tepat.
Studi Terkait
Poison Control (National Capital Poison Center) di Amerika Serikat menjelaskan bahwa saat tertelan dalam jumlah besar, natrium bikarbonat dengan cepat menghasilkan gas karbon dioksida dalam volume besar yang dapat menimbulkan tekanan berbahaya di lambung. Kondisi ini bahkan bisa menyebabkan robekan lambung, terutama setelah makan besar atau minum alkohol. Orang dewasa yang menggunakannya sebagai antasida buatan sendiri juga berisiko.
Di Indonesia, Direktorat Standardisasi Pangan Olahan BPOM mengingatkan bahwa sejumlah bahan dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan, termasuk asam borat (boraks) dan formalin, sesuai Permenkes RI No. 033 Tahun 2012. Boraks disebut dapat memberikan efek negatif pada susunan saraf pusat, ginjal, dan hati.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Keluhan asam lambung sering kali diatasi sendiri dengan cara rumahan, termasuk baking soda, padahal cara ini bisa berisiko. Dokter dapat membantu mencari penyebab keluhanmu dan memberikan pilihan penanganan yang lebih aman, termasuk bila ada interaksi dengan obat yang sedang kamu konsumsi.
Chat dengan dokter Halodoc kapan saja untuk mendapatkan saran kesehatan yang sesuai dengan kondisimu.
Referensi
Direktorat Standardisasi Pangan Olahan BPOM RI. Diakses pada 2026. Bahan Tambahan Yang Dilarang Digunakan Dalam Produk Pangan.
Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. Diakses pada 2026. Konsumen Cerdas Melalui CEK KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluarsa).
McGill University Office for Science and Society. Diakses pada 2026. What’s the Difference between Baking Soda and Baking Powder?
Medical News Today. Diakses pada 2026. Baking powder vs. baking soda: What’s the difference?
Poison Control (National Capital Poison Center). Diakses pada 2026. My child got into the baking soda: Risks and treatment.
FAQ
Apa perbedaan utama baking soda dan baking powder?
Baking soda adalah natrium bikarbonat murni yang membutuhkan bahan asam agar bereaksi. Baking powder sudah berisi natrium bikarbonat, asam, dan pati sehingga cukup bereaksi dengan cairan dan panas.
Apakah baking powder bisa diganti baking soda?
Bisa, asalkan baking soda ditambah bahan asam seperti krim tartar. Takarannya juga perlu disesuaikan, dan hasil akhirnya mungkin sedikit berbeda.
Apakah aman minum baking soda untuk mengatasi asam lambung?
Sebaiknya tidak dilakukan tanpa arahan dokter. Baking soda dapat memengaruhi penyerapan obat lain dan jika tertelan dalam jumlah besar berisiko menimbulkan komplikasi serius.
Apakah baking soda sama dengan boraks?
Tidak. Baking soda adalah natrium bikarbonat, sedangkan boraks adalah asam borat yang dilarang digunakan dalam pangan karena berbahaya bagi kesehatan.




