• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Basmi Kutu Air dengan Antijamur dan Antibiotik

Basmi Kutu Air dengan Antijamur dan Antibiotik

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Masih asing dengan keluhan penyakit bernama athlete's foot atau tinea pedis? Bagaimana dengan kutu air? Nah, athlete's foot atau tinea pedis juga dikenal dengan sebutan kutu air. Pada kebanyakan kasus, kondisi ini umumnya dialami oleh mereka yang abai dengan kebersihan kaki. 

Hati-hati, kutu air ini bisa menimbulkan rasa gatal yang tak tertahankan dan beragam keluhan lainnya. Lantas, bagaimana sih cara mengatasi kutu air

Baca juga: Bahaya Kutu Air yang Bikin Kaki “Nggak” Nyaman

Atasi dengan Obat-Obatan

Cara mengatasi kutu air bisa dilakukan melalui pemberian obat-obatan. Tujuannya untuk mencegah penyebaran dan kekambuhan infeksi kutu air. Hal yang perlu diingat, cara mengatasi kutu air melalui obat-obatan tidak instan. Membutuhkan waktu beberapa minggu agar benar-benar pulih.

Nah, obat-obatan yang bisa digunakan salah satunya adalah obat antijamur topikal. Obat ini bisa dioleskan langsung ke kulit atau diminum. Ada beragam obat antijamur yang bisa digunakan, contohnya Miconazole, Econazole, Ketoconazole, hingga Ciclopirox. 

Jenis obat, dosis, dan cara menggunakannya disesuaikan dengan kondisi atau tingkat keparahan kutu air yang dialami pengidapnya. Di samping itu, dokter mungkin juga meresepkan obat untuk mengatasi rasa gatal, kulit kering, atau bersisik yang disebabkan kutu air. 

Selain antijamur, dalam beberapa kasus dokter meresepkan antibiotik. Pemberian antibiotik ini diberikan bila terjadi infeksi sekunder pada pengidapnya. Ingat, cara mengatasi kutu air dengan antibiotik harus terus dilakukan dilakukan sampai tuntas.

Jangan sekali-kali menghentikan pengobatan antibiotik tanpa anjuran dari dokter. Untuk itu, apabila kamu mengalami kutu air, segera tanyakan langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc mengenai obat-obatan yang dapat digunakan untuk mengatasi kutu air. 

Baca juga: Cara Mengatasi Tinea Pedis yang Bisa Dilakukan di Rumah

Gegara Infeksi Jamur 

Mau tahu apa biang keladi dari kutu air? Di dunia medis, tinea pedis disebabkan oleh jamur, namanya jamur dermatophytes. Jamur ini juga menjadi penyebab kurap. Dermatophytes ini adalah jamur yang hidup di lingkungan bersuhu hangat dan lembap, contohnya kolam renang atau kamar mandi. 

Hati-hati, kutu air adalah penyakit yang bisa menular. Cara penularannya bisa lewat sentuhan langsung dengan kulit yang terinfeksi, atau benda yang sudah terkontaminasi. Setelah menular jamur ini akan menetap dan berkembang biak di permukaan kulit. 

Selain hal di atas, berikut ini faktor lainnya yang bisa meningkatkan risiko terjadinya kutu air menurut National Institutes of Health - MedlinePlus

  • Gunakan sepatu tertutup, terutama bila sepatu tersebut dilapisi plastik. 
  • Berbagi benda pribadi, seperti handuk, sepatu, atau kaus kaki. 
  • Mengalami cedera kulit atau kuku.
  • Berkunjung ke area publik tanpa alas kaki. 
  • Kaki dalam kondisi basah dalam waktu yang lama.
  • Kaki banyak berkeringat.
  • Tak menjaga kebersihan kaki. Contohnya, jarang mencuci kaki setelah beraktivitas atau saat menggunakan ulang kaus kaki yang belum dicuci.

Penyebabnya sudah, bagaimana dengan gejalanya? 

Amati Gejala dari Kutu Air 

Saat kamu mengalami kutu air, biasanya akan muncul beberapa gejala berupa ruam bersisik yang terasa gatal. Tepatnya di antara sela-sela jari kaki. Rasa gatal ini akan semakin terasa ketika pengidapnya melepas sepatu dan kaos kaki setelah beraktivitas. 

Selain itu, gejala kutu air lainnya bisa berupa: 

  • Kulit retak dan mengelupas.
  • Muncul lepuhan yang terasa gatal.
  • Kondisi kulit di telapak kaki atau sisi kaki menjadi kering, menebal, atau mengeras. 

Pada beberapa kasus, kutu air bisa menyebar ke kuku kaki. Bila hal itu terjadi pengidapnya bisa mengalami perubahan warna kuku dan penebalan, serta kerusakan kuku.



Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Athlete's foot
National Institutes of Health - MedlinePlus. Diakses pada 2020. Athlete's foot
National Health Service UK. Diakses pada 2020. Health A to Z. Athlete’s foot.