Ad Placeholder Image

Bayi Bisa Bicara Umur Berapa? Ini Tahapan dan Tipsnya!

5 menit
Ditinjau oleh  dr. Erlin SpA   14 Juni 2026

Bayi Bisa Bicara Umur Berapa? Ini Tahapannya!

Bayi Bisa Bicara Umur Berapa? Ini Tahapan dan Tipsnya!Bayi Bisa Bicara Umur Berapa? Ini Tahapan dan Tipsnya!

DAFTAR ISI


Perkembangan bicara bayi adalah salah satu tonggak penting yang dinantikan orang tua. Kapan bayi mulai mengeluarkan kata-kata pertamanya?

Artikel ini akan membahas tahapan perkembangan bicara bayi, faktor-faktor yang mempengaruhinya, dan tanda-tanda yang perlu diwaspadai.

Tahapan Perkembangan Bicara Bayi

Perkembangan bicara bayi terjadi secara bertahap. Setiap anak memiliki kecepatan perkembangan yang berbeda, tetapi ada beberapa milestone umum yang dapat dijadikan panduan:

  • 0-3 Bulan: Mengeluarkan suara seperti “oo” atau “aa” (cooing). Ini adalah tahap awal bayi belajar berkomunikasi.
  • 6 Bulan: Mulai mengoceh suku kata tunggal (babbling) seperti “ba-ba” atau “ma-ma”. Ocehan ini belum memiliki arti spesifik.
  • 9-12 Bulan: Mengucapkan kata-kata pertama yang bermakna, meniru suara, dan mengerti panggilan. Kata-kata yang sering diucapkan adalah “mama” atau “papa”.
  • 12-18 Bulan: Mengucapkan 3-6 kata dengan arti dan mulai mengikuti perintah sederhana. Bayi mulai memahami instruksi sederhana.
  • 18-24 Bulan: Kosakata meningkat pesat (10-50 kata atau lebih) dan mulai merangkai dua kata. Contohnya, “mama susu” atau “mau main”.
  • 2-3 Tahun: Berbicara dalam kalimat yang lebih kompleks dan mudah dipahami orang lain. Anak sudah dapat berkomunikasi dengan lebih lancar.

Selain perkembangan bicara, perkembangan emosi si kecil juga harus dipantau. Ibu, Kenali Tahap Perkembangan Emosional Anak dari Bayi hingga Remaja.

Faktor yang Memengaruhi Perkembangan Bicara

Beberapa faktor dapat memengaruhi perkembangan bicara bayi, di antaranya:

  • Genetik: Riwayat keluarga dengan keterlambatan bicara dapat memengaruhi perkembangan anak.
  • Lingkungan: Lingkungan yang kaya akan stimulasi bahasa akan mendukung perkembangan bicara anak.
  • Kesehatan: Kondisi kesehatan tertentu, seperti gangguan pendengaran, dapat memengaruhi kemampuan bicara anak.

Cara Menstimulasi Kemampuan Bicara Bayi

Orang tua dapat berperan aktif dalam menstimulasi kemampuan bicara bayi melalui cara-cara berikut:

  • Ajak bicara sesering mungkin: Libatkan bayi dalam percakapan sehari-hari.
  • Bacakan buku: Membacakan buku dapat memperkaya kosakata bayi.
  • Respon ocehan bayi: Tanggapi ocehan bayi dengan antusias untuk mendorongnya terus mencoba berkomunikasi.
  • Bernyanyi: Menyanyikan lagu anak-anak dapat membantu bayi belajar tentang ritme dan pengucapan kata.

Tanda-Tanda Speech Delay pada Bayi

Penting untuk mewaspadai tanda-tanda speech delay atau keterlambatan bicara pada bayi. Segera konsultasikan ke dokter jika:

  • Anak tidak merespons suara pada usia 6 bulan.
  • Anak tidak mengoceh pada usia 9 bulan.
  • Anak belum bisa mengucapkan satu kata pun di usia 16 bulan.

Pemeriksaan dini dapat membantu mengidentifikasi masalah dan memberikan intervensi yang tepat.

Ketahui juga ini dia 5 Penyebab Anak Alami Speech Delay.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika orang tua memiliki kekhawatiran tentang perkembangan bicara bayi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter anak atau ahli terapi bicara.

Dokter dapat melakukan evaluasi dan memberikan saran yang sesuai.

Hubungi Dokter Ini untuk Tips Stimulasi Bicara Bayi

Jika memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai perkembangan bicara anak, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis anak di Halodoc.

Berikut ini rekomendasi dokter yang bisa ibu hubungi:

  • dr. Ariawan Setiadi, Sp.A: Dokter spesialis anak dengan pengalaman 22 tahun, lulusan Universitas Islam Sultan Agung (2002) dan Universitas Diponegoro (2015). Saat ini berpraktik di Semarang, Jawa Tengah, anggota IDAI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
  • dr. Ni Wayan Ayu Yuliantari Sp.A: Dokter spesialis anak dengan pengalaman 10 tahun, lulusan Universitas Warmadewa (2015) dan Universitas Udayana (2025). Saat ini berpraktik di Denpasar, Bali, anggota IDAI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
  • dr. Lingga Pradipta, Sp.A: Dokter spesialis anak dengan pengalaman 11 tahun, lulusan Universitas Gadjah Mada (2011) dan Universitas Hasanuddin (2021). Saat ini berpraktik di Makassar, Sulawesi Selatan, anggota IDAI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:

✅ Dokter tersedia 24 jam.
✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).
✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
✅ Bisa dicover asuransi.
✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.
✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat. 
✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%. 

Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Bingung Harus Konsul ke Dokter Apa? Tanya HILDA, Gratis!

Pernah merasakan gangguan kesehatan yang bikin nggak nyaman tapi malah makin stres karena bingung harus konsul ke mana? Berhenti scrolling gejala di internet yang cuma bikin panik, ya!

Kenalin HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant), asisten AI pintar yang siap jadi “pintu pertama” perjalanan sehatmu di Halodoc. HILDA bukan cuma asisten biasa; dia bakal bantu kamu:

  • Kasih Gambaran Awal: Jawab pertanyaan kesehatan umum kamu dalam sekejap.
  • Navigasi Spesialis: Bingung mau ke dokter apa? HILDA bakal arahkan ke dokter spesialis yang paling pas.
  • Solusi Cepat: Mulai dari cari obat sampai layanan kesehatan yang tepat, semua dibantu HILDA.

Gak perlu bingung lagi, ada HILDA yang selalu siaga. Download Halodoc sekarang!

Referensi:
Kids Health. Diakses pada 2026. Delayed Speech or Language Development.
Family Doctor. Diakses pada 2026. Speech and Language Delay.
Parents. Diakses pada 2026. How to Help Your Baby Learn to Talk.
Baby Center. Diakses pada 2026. How to Get Your Toddler Talking.