Ad Placeholder Image

Bayi Sering Ngulet? Ini Alasan dan Cara Mengatasinya!

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 16 September 2026

Ngulet adalah gerakan normal pada bayi dan biasanya tidak perlu dikhawatirkan.

Bayi Sering Ngulet? Ini Alasan dan Cara Mengatasinya!Bayi Sering Ngulet? Ini Alasan dan Cara Mengatasinya!

DAFTAR ISI


Melihat bayi sering menggeliat atau ngulet adalah hal yang umum dijumpai oleh para orang tua baru. Kebiasaan ini biasanya wajar, tetapi terkadang juga menandakan adanya rasa tidak nyaman pada tubuh si Kecil.

Memahami penyebab di balik gerakan ini sangat penting agar orang tua bisa memberikan penanganan yang tepat. Yuk, simak alasan mengapa bayi sering ngulet beserta cara mengatasinya!

Penyebab Bayi Sering Ngulet

Ngulet merupakan refleks alami bayi untuk merenggangkan otot-otot tubuhnya setelah berada dalam posisi meringkuk selama di dalam rahim. Selain itu, sistem saraf dan pencernaan bayi yang masih berkembang juga menjadi faktor utama di balik kebiasaan ini.

Salah satu alasan yang paling sering adalah adanya penumpukan gas pada saluran pencernaan yang menyebabkan kembung atau kolik. Saat merasa tidak nyaman di perut, si Kecil akan mengejan dan mengeliatkan tubuhnya untuk meredakan rasa tidak nyaman tersebut. Faktor lain meliputi lonjakan pertumbuhan (*growth spurt*), kelelahan, atau sekadar menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar.

Jika si Kecil tampak sering ngulet akibat kembung atau gelisah, ibu bisa memberikan pijatan lembut menggunakan balsam hangat khusus bayi untuk membantu menenangnkannya.

Rekomendasi Balsam Bayi untuk Menenangkan Si Kecil

1. Transpulmin Baby Balsam 10 g

Transpulmin Baby Balsam mengandung ekstrak alami Chamomile dan Eucalyptol yang diformulasikan khusus untuk kulit sensitif bayi di bawah usia 2 tahun. Balsam ini memberikan rasa hangat yang lembut, membantu meredakan perut kembung, serta melegakan pernapasan saat si Kecil gelisah. Balurkan secukupnya pada dada, punggung, dan perut bayi setelah mandi atau sebelum tidur.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Transpulmin Baby Balsam 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

2. Vicks Baby Balm 20 g

Vicks Baby Balm memadukan aroma terapi alami dari Aloe Vera, Lavender, dan Rosemary yang terbukti menenangkan si Kecil. Dibuat tanpa bahan obat keras (*non-medicated*), produk ini dirancang untuk bayi usia 3 bulan ke atas guna membantu memanjakan serta merelaksasi tubuh bayi yang sering mengeliat. Usapkan dengan pijatan lembut pada dada, leher, dan punggung si Kecil.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Vicks Baby Balm 20 g di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Mengatasi Bayi Sering Ngulet

Beberapa penanganan mandiri yang dapat ibu lakukan di rumah untuk meredakan rasa tidak nyaman pada si Kecil antara lain:

  • Sendawakan bayi setiap kali selesai menyusui agar gas tidak terperangkap di saluran pencernaan.
  • Lakukan pijatan lembut pada perut bayi dengan gerakan memutar searah jarum jam (pijat I Love You).
  • Gerakkan kedua kaki bayi secara perlahan seperti mengayuh sepeda untuk membantu mengeluarkan gas kembung.
  • Gunakan pakaian yang longgar dan berbahan lembut agar gerakan bayi tidak terkekang.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kebiasaan ngulet disertai dengan menangis histeris terus-menerus, demam, muntah, atau bayi tampak kesakitan dan menolak menyusu, segera periksakan kondisi buah hati Anda. Anda dapat melakukan konsultasi ke dokter dengan Dokter Anak di Halodoc yang siap membantu kapan saja.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

  • Dokter berlisensi: Konsultasi langsung dengan dokter spesialis anak berpengalaman yang memiliki STR dan SIP resmi.
  • Respon cepat: Layanan konsultasi dokter online 24 jam siap menjawab pertanyaan orang tua kapan saja dan di mana saja.
  • Privasi terjamin: Kerahasiaan data medis dan ruang obrolan bersama dokter terjaga dengan aman.
  • Praktis: Tidak perlu antre lama di rumah sakit, solusi medis bisa didapatkan langsung dari HP.

Referensi

Healthline. Diakses pada 2026. Why Do Babies Stretch So Much?
WebMD. Diakses pada 2026. What to Know About Baby Grunting and Stretching.
PubMed / National Institutes of Health. Diakses pada 2026. Infant Reflexes and Motor Development.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Panduan Kesehatan dan Perawatan Bayi Baru Lahir.

FAQ

1. Apakah normal jika bayi baru lahir sering ngulet?
Sangat normal. Kondisi ini merupakan bagian dari refleks alami bayi untuk melatih otot-otot tubuhnya setelah terbiasa meringkuk di dalam kandungan.

2. Apakah kebiasaan bayi sering ngulet berhubungan dengan kembung?
Ya, kembung atau gas terperangkap sering menjadi pemicu utama bayi menggeliat dan mengejan untuk mengurangi rasa tidak nyaman di perutnya.

3. Kapan kebiasaan bayi ngulet mulai berkurang?
Kebiasaan ini umumnya akan berkurang seiring berkembangnya fungsi otot dan pencernaan bayi, biasanya saat memasuki usia 3 hingga 4 bulan.