
Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan Pengidap Katarak
Katarak umumnya terkait dengan proses penuaan, tetapi juga dapat disebabkan oleh faktor lain.

DAFTAR ISI
- Gejala Katarak yang Perlu Diwaspadai
- Penyebab Katarak: Faktor Risiko yang Harus Diketahui
- Diagnosis Katarak: Prosedur dan Pemeriksaan
- Opsi Pengobatan Katarak: Dari Kacamata hingga Operasi
- Langkah-Langkah Pencegahan Katarak yang Efektif
- Komplikasi Katarak yang Mungkin Terjadi
- Kapan Harus ke Dokter?
Katarak adalah kondisi ketika lensa mata yang normalnya jernih menjadi keruh.
Lensa mata terletak di belakang iris dan pupil, berfungsi memfokuskan cahaya ke retina agar kita dapat melihat dengan jelas.
Ketika katarak berkembang, cahaya sulit melewati lensa, menyebabkan penglihatan kabur atau terdistorsi.
Katarak umumnya berkembang perlahan seiring waktu dan lebih sering terjadi pada orang lanjut usia.
Gejala Katarak yang Perlu Diwaspadai
Gejala katarak dapat bervariasi tergantung pada tingkat keparahan dan jenis katarak. Beberapa gejala umum meliputi:
- Penglihatan kabur atau buram: Ini adalah gejala yang paling umum. Penglihatan mungkin tampak seperti melihat melalui kaca yang berawan.
- Sensitif terhadap cahaya (silau): Lampu terang atau sinar matahari dapat menyebabkan silau yang berlebihan dan membuat penglihatan tidak nyaman.
- Kesulitan melihat di malam hari: Penglihatan malam dapat terganggu, membuat sulit mengemudi atau melakukan aktivitas lain dalam kondisi cahaya redup.
- Melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu: Lingkaran cahaya atau halo dapat muncul di sekitar sumber cahaya.
- Perubahan warna penglihatan: Warna mungkin tampak pudar atau kekuningan.
- Penglihatan ganda pada satu mata: Meskipun jarang, katarak dapat menyebabkan penglihatan ganda.
- Sering mengganti ukuran kacamata atau lensa kontak: Perubahan refraksi yang disebabkan oleh katarak dapat memerlukan penggantian kacamata atau lensa kontak secara teratur.
Jika mengalami salah satu atau beberapa gejala di atas, segera konsultasikan dengan dokter mata di Halodoc untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.
Berikut Ini Daftar Dokter Spesialis Mata di Halodoc yang Bisa Dihubungi.
Penyebab Katarak: Faktor Risiko yang Harus Diketahui
Katarak umumnya disebabkan oleh perubahan protein pada lensa mata.
Meskipun penyebab pastinya tidak selalu diketahui, beberapa faktor risiko dapat meningkatkan kemungkinan terkena katarak, di antaranya:
- Usia: Ini adalah faktor risiko utama. Seiring bertambahnya usia, lensa mata secara alami menjadi kurang fleksibel dan lebih keruh.
- Paparan sinar ultraviolet (UV): Paparan sinar UV dari matahari atau sumber lain dapat merusak lensa mata.
- Diabetes: Orang dengan diabetes memiliki risiko lebih tinggi terkena katarak.
- Merokok: Merokok dapat meningkatkan risiko katarak.
- Konsumsi alkohol berlebihan: Konsumsi alkohol berlebihan juga dapat meningkatkan risiko katarak.
- Riwayat keluarga: Jika memiliki riwayat keluarga dengan katarak, risiko terkena katarak akan lebih tinggi.
- Penggunaan obat-obatan tertentu: Beberapa obat-obatan, seperti kortikosteroid, dapat meningkatkan risiko katarak.
- Cedera mata: Cedera mata dapat menyebabkan katarak.
- Operasi mata sebelumnya: Operasi mata sebelumnya dapat meningkatkan risiko katarak.
- Kondisi medis lain: Beberapa kondisi medis lain, seperti glaukoma dan uveitis, dapat meningkatkan risiko katarak.
Ketahui lebih dalam mengenai Apa Itu Penyakit Mata (Sakit Mata)? Gejala, Penyebab dan Pengobatannya berikut ini.
Diagnosis Katarak: Prosedur dan Pemeriksaan
Diagnosis katarak dilakukan oleh dokter mata melalui pemeriksaan mata yang komprehensif. Pemeriksaan ini meliputi:
- Pemeriksaan ketajaman penglihatan: Mengukur kemampuan melihat huruf atau simbol pada kartu standar.
- Pemeriksaan slit-lamp: Menggunakan mikroskop khusus untuk memeriksa struktur mata, termasuk lensa.
- Pemeriksaan retina: Memeriksa retina untuk memastikan tidak ada masalah lain yang menyebabkan penurunan penglihatan.
- Pengukuran tekanan mata: Mengukur tekanan di dalam mata untuk mendeteksi glaukoma.
- Pemeriksaan refraksi: Menentukan resep kacamata atau lensa kontak yang tepat.
Opsi Pengobatan Katarak: Dari Kacamata hingga Operasi
Pengobatan katarak tergantung pada tingkat keparahan dan dampaknya pada kualitas hidup.
Pada tahap awal, katarak ringan mungkin dapat diatasi dengan menggunakan kacamata atau lensa kontak yang baru.
Namun, jika katarak semakin parah dan mengganggu aktivitas sehari-hari, operasi katarak mungkin diperlukan.
Operasi katarak adalah prosedur yang aman dan efektif untuk mengangkat lensa mata yang keruh dan menggantinya dengan lensa buatan (intraocular lens/IOL).
Operasi ini biasanya dilakukan dengan teknik fakoemulsifikasi, yaitu menggunakan gelombang suara ultrasonik untuk memecah lensa yang keruh menjadi fragmen kecil yang kemudian disedot keluar dari mata.
Setelah lensa yang keruh diangkat, lensa buatan akan dimasukkan ke dalam mata untuk memulihkan penglihatan.
Langkah-Langkah Pencegahan Katarak yang Efektif
Meskipun tidak ada cara pasti untuk mencegah katarak, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terkena katarak atau memperlambat perkembangannya:
- Gunakan kacamata hitam yang melindungi dari sinar UV: Lindungi mata dari paparan sinar UV dengan menggunakan kacamata hitam yang memiliki perlindungan UV 100% saat berada di luar ruangan.
- Berhenti merokok: Merokok dapat meningkatkan risiko katarak.
- Batasi konsumsi alkohol: Konsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan risiko katarak.
- Kontrol diabetes: Jika memiliki diabetes, penting untuk menjaga kadar gula darah tetap terkontrol.
- Konsumsi makanan sehat: Diet yang kaya akan buah-buahan dan sayuran dapat membantu melindungi mata dari kerusakan akibat radikal bebas.
- Periksakan mata secara teratur: Pemeriksaan mata secara teratur dapat membantu mendeteksi katarak pada tahap awal, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Menurut ahli, pemeriksaan mata secara berkala penting dilakukan terutama pada usia di atas 40 tahun untuk deteksi dini berbagai masalah penglihatan, termasuk katarak.
Komplikasi Katarak yang Mungkin Terjadi
Jika tidak diobati, katarak dapat menyebabkan komplikasi yang serius, termasuk:
- Kehilangan penglihatan: Katarak yang tidak diobati dapat menyebabkan kehilangan penglihatan permanen.
- Glaukoma: Katarak yang parah dapat meningkatkan tekanan di dalam mata, menyebabkan glaukoma.
- Uveitis: Katarak dapat menyebabkan peradangan pada lapisan tengah mata (uvea).
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan dengan dokter mata jika mengalami gejala-gejala katarak, seperti penglihatan kabur, silau, atau kesulitan melihat di malam hari.
Pemeriksaan mata secara teratur juga penting untuk deteksi dini dan penanganan yang tepat.
Jika kamu atau orang terdekat mengalami gejala katarak, segera konsultasikan dengan dokter mata di Halodoc.
Selain itu, lakukan langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi risiko terkena katarak.
Kamu pun bisa tanya dokter spesialis mata di Halodoc dengan klik banner di bawah ini!



