Advertisement

Begini Cara Mencegah Vertigo Tanpa Menggunakan Obat

7 menit
Ditinjau oleh  dr. Fauzan Azhari SpPD   09 Desember 2025

Vertigo bisa datang kembali setiap saat sehingga kamu perlu tahu bagaimana mencegah vertigo kambuh tanpa harus mengonsumsi obat.

Begini Cara Mencegah Vertigo Tanpa Menggunakan ObatBegini Cara Mencegah Vertigo Tanpa Menggunakan Obat

DAFTAR ISI


Sakit kepala yang seperti berputar atau vertigo bisa terjadi secara tiba-tiba dan hanya sesekali. Namun, tidak menutup kemungkinan masalah kesehatan ini terjadi berulang kali atau kambuhan.

Tak hanya mengakibatkan rasa sakit kepala yang seperti berputar, vertigo juga memicu munculnya rasa mual dan pergerakan mata yang tak terkontrol atau nistagmus. 

Ada beberapa penyebab yang bisa menyebabkan seseorang mengalami vertigo. Contohnya seperti gangguan yang terjadi pada otak kecil yang berperan sebagai pengendali koordinasi tubuh atau vertigo sentral.

Selain itu,  masalah pada bagian pengatur keseimbangan tubuh yang berada di telinga bagian dalam atau vertigo perifer, juga bisa menjadi penyebab munculnya vertigo.

Sementara itu, beberapa kondisi vertigo juga bisa terjadi karena masalah kesehatan tertentu, misalnya penyakit Meniere, neuroma akustik, stroke, dan Benign Paroxysmal Positional Vertigo atau BPV.

Vertigo yang sifatnya ringan dan hanya muncul sesekali bisa ditangani secara mandiri.

Namun, jika sering kambuh, tandanya kamu perlu mendapatkan penanganan medis terbaik langsung dari dokter. 

Gejala Vertigo yang Umum

Gejala vertigo bervariasi, tetapi yang paling umum meliputi:

  • Sensasi berputar
  • Kehilangan keseimbangan
  • Mual dan muntah
  • Berkeringat
  • Nistagmus (gerakan mata abnormal)
  • Sakit kepala

Gejala-gejala ini dapat muncul tiba-tiba dan berlangsung singkat atau lebih lama, tergantung pada penyebabnya.

Ketahui lebih dalam tentang kondisi Apa itu Vertigo? Gejala, Penyebab, Pencegahan & Pengobatannya berikut ini.

Penyebab Vertigo yang Sering Terjadi

Beberapa penyebab umum vertigo meliputi:

  • Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV): Disebabkan oleh perubahan posisi kepala tertentu.
  • Ménière’s disease: Gangguan pada telinga bagian dalam.
  • Neuronitis vestibular: Peradangan pada saraf vestibular.
  • Migrain: Sakit kepala migrain dapat memicu vertigo.
  • Cedera kepala: Trauma pada kepala dapat menyebabkan vertigo.

Penting untuk mengidentifikasi penyebab vertigo untuk menentukan penanganan yang tepat.

Cara Mengatasi Vertigo Tanpa Obat

Meskipun obat-obatan sering digunakan untuk meredakan gejala vertigo, ada beberapa metode alami yang bisa dicoba:

  • Manuver epley: Serangkaian gerakan kepala yang membantu memindahkan kristal kalsium karbonat di telinga bagian dalam.
  • Latihan brandt-daroff: Latihan yang dapat dilakukan di rumah untuk mengurangi sensitivitas terhadap gerakan.
  • Akupresur: Teknik pijat pada titik-titik tertentu di tubuh untuk meredakan mual dan pusing.

Jika mengalami gejala penyakit saraf, Ini Rekomendasi Dokter Saraf di Halodoc yang bisa kamu hubungi.

Mencegah Vertigo Tanpa Obat

Kambuhnya sakit kepala vertigo, terlebih yang  terjadi secara tiba-tiba tentu bisa membuat kamu panik dan cemas.

Guna mengatasi hal tersebut, kamu bisa melakukan beberapa cara berikut: 

  • Jangan panik dan tetap tenang.
  • Duduk dan pejamkan mata sejenak apabila gejala vertigo datang ketika kamu sedang berada dalam posisi berdiri. 
  • Sebaiknya tidak berbaring miring dengan area kepala yang terserang vertigo.
  • Pastikan kamu tidur dengan posisi kepala yang sedikit lebih tinggi.
  • Penuhi asupan cairan harian. 

Sementara itu, kamu bisa menjajal beberapa tips berikut ini untuk mencegah terjadinya kekambuhan vertigo.

  • Hindari berdiri tergesa-gesa ketika kamu baru bangun tidur karena bisa mengakibatkan vertigo kambuh.
  • Biasakan duduk sebentar setelah bangun tidur sebelum meninggalkan tempat tidur.
  • Gerakkan kepala perlahan dan berhati-hati ketika kamu sedang beraktivitas. 
  • Hindari melakukan olahraga atau aktivitas fisik yang membutuhkan gerakan dengan kecepatan berlebih, seperti sepak bola atau basket.
  • Tidak mengonsumsi minuman beralkohol dan merokok.
  • Kurangi asupan makanan berlemak dan tinggi garam dalam menu makan sehari-hari.
  • Saat mendengarkan musik dengan bantuan earphone, sebaiknya hindari volume yang terlalu keras. 
cara mengatasi vertigo tanpa obatcara mengatasi vertigo tanpa obat

Gerakan untuk Mengatasi Gejala Vertigo

Tidak panik dan segera duduk atau membaringkan badan serta memejamkan mata sejenak, sebenarnya cukup efektif untuk membantu meredakan masalah vertigo.

Namun, kamu juga bisa melakukan beberapa gerakan untuk meredakan gejala yang muncul saat vertigo kambuh, yaitu: 

Manuver epley

Langkah untuk melakukan gerakan manuver epley adalah sebagai berikut:

  • Mulai dengan posisi duduk di kasur dan miringkan kepala sekitar 45 derajat ke arah yang terserang vertigo (bisa di bagian kanan maupun kiri).
  • Atur bantal sehingga bisa membantu menopang punggung bagian atas. Jadi, posisi kepala terlihat sedikit mendongak ketika kamu berbaring.
  • Secara perlahan dan hati-hati, kamu bisa menggerakkan badan untuk berbaring di kasur dengan posisi kepala masih miring sekitar 45 derajat. Tahan posisi tersebut selama sekitar 30 hingga 60 detik sampai rasa sakit kepala berkurang. 
  • Saat berbaring, posisikan kepala pada arah yang berlawanan sekitar 90 derajat, lalu pertahankan posisi tersebut selama 30 sampai 60 detik sampai rasa sakit berkurang.
  • Arahkan tubuh menghadap ke bagian kepala yang miring sambil tetap mempertahankan posisi kepala.
  • Apabila sakit kepala sudah berkurang, kamu bisa duduk kembali secara perlahan. 

Manuver foster atau half somersault

Selain manuver epley, kamu juga bisa mencegah kekambuhan vertigo dengan melakukan manuver foster. Caranya adalah sebagai berikut: 

  • Mulailah dengan posisi berlutut, arahkan mata ke atas dan perhatikan langit-langit selama beberapa detik.
  • Perlahan, bungkukkan tubuh sampai dahi bersentuhan dengan lantai dan berhadapan dengan kedua lutut seperti saat sedang bersujud. Tahan hingga 30 detik. 
  • Masih dalam posisi tersebut, miringkan kepala sekitar 45 derajat pada bagian yang terserang vertigo dan tahan selama 30 detik.
  • Secara cepat, angkat kepala sampai sejajar dengan bagian punggung, sementara lutut dan tangan menyentuh bawah atau lantai. Tahan kepala pada kemiringan sekitar 45 derajat selama sekitar 30 detik. 
  • Gerakkan kepala pada posisi tegak sambil memiringkan tubuh ke arah yang terkena vertigo, coba berdiri perlahan. 
  • Apabila gejala vertigo belum mereda, ulangi gerakan ini sekitar 15 menit kemudian. 

Pahami lebih dalam mengenai Sistem Saraf Manusia – Bagian, Fungsi, dan Gangguan yang bisa terjadi berikut ini.

Perubahan Gaya Hidup untuk Mencegah Vertigo

Perubahan gaya hidup tertentu dapat membantu mengurangi frekuensi dan intensitas serangan vertigo:

  • Pola makan sehat: Hindari makanan tinggi garam, gula, dan lemak jenuh.
  • Hidrasi yang cukup: Minum air yang cukup setiap hari.
  • Hindari alkohol dan kafein: Kedua zat ini dapat memicu vertigo.
  • Kelola stres: Lakukan teknik relaksasi seperti meditasi atau yoga.
  • Istirahat yang cukup: Pastikan tidur cukup setiap malam.

Pengobatan Alternatif untuk Vertigo

Beberapa pengobatan alternatif yang bisa dicoba meliputi:

  • Jahe: Memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat meredakan mual.
  • Ginkgo biloba: Meningkatkan aliran darah ke otak dan telinga bagian dalam.
  • Akupunktur: Merangsang titik-titik tertentu di tubuh untuk mengurangi gejala vertigo.

Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum mencoba pengobatan alternatif.

Pencegahan Vertigo

Beberapa langkah pencegahan yang dapat diambil meliputi:

  • Menghindari gerakan kepala yang tiba-tiba
  • Mengelola stres dengan baik
  • Memastikan hidrasi yang cukup
  • Rutin berolahraga
  • Tidur yang cukup

Dengan menjaga kesehatan secara keseluruhan, risiko terkena vertigo dapat dikurangi.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera cari pertolongan medis jika vertigo disertai dengan gejala berikut:

  • Demam tinggi
  • Sakit kepala parah
  • Kehilangan pendengaran
  • Penglihatan ganda
  • Kesulitan berbicara
  • Kelemahan pada anggota tubuh
  • Kehilangan kesadaran

Gejala-gejala ini bisa menandakan kondisi medis yang lebih serius.

Hubungi Dokter Ini untuk Pengobatan Vertigo

Jika kamu mengalami vertigo yang mengganggu aktivitas harian, ada baiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis THT melalui Halodoc.

Dokter spesialis THT di Halodoc berpengalaman dalam menangani berbagai gangguan telinga, hidung, dan tenggorokan, serta mendapatkan ulasan positif dari pasien sebelumnya.

Inilah beberapa dokter yang bisa kamu hubungi melalui Halodoc:

  • dr. I Gede Wahyu Adi Raditya, Sp.THT-KL: Dokter THT lulusan Universitas Udayana (2015, 2021) dengan pengalaman 9 tahun. Berpraktik di Badung dan Denpasar, Bali serta anggota PERHATI-KL. Melayani keluhan otitis media, infeksi telinga, sinus, alergi hidung, gangguan pendengaran, hingga sakit tenggorokan di Halodoc.
  • dr. Alfira Ulfa, Sp.THT-BKL, FICS: Lulusan FK YARSI (2013) dan Universitas Padjajaran (Sp.THT, 2022). Berpengalaman 11 tahun dan berpraktik di Jakarta Utara. Anggota aktif PERHATI-KL. Menangani otitis media, sinus, infeksi telinga, alergi hidung, sakit tenggorokan, pilek, dan gangguan pendengaran di Halodoc.
  • dr. Arif Surgana, Sp.THT-BKL: Dokter THT lulusan Universitas Airlangga (2011, 2023) dengan pengalaman 11 tahun. Berpraktik di Lamongan, Jawa Timur dan tergabung dalam PERHATI-KL. Melayani keluhan otitis media, mimisan, ISPA, sinus, infeksi telinga, serta sakit tenggorokan dan pilek di Halodoc.

Dokter-dokter tersebut siap membantu kamu mengatasi vertigo dengan penanganan yang aman dan sesuai kebutuhan.

Kamu juga bisa langsung menghubungi dokter spesialis THT dengan cara klik banner di bawah ini!

Nantinya, mungkin dokter akan meresepkan beberapa obat vertigo untuk membantu mengurangi gejala yang kamu rasakan.

Tak perlu keluar rumah, kamu bisa langsung memesan obat dengan memanfaatkan fitur pharmacy delivery di aplikasi Halodoc. Pastikan kamu sudah download aplikasi Halodoc di ponselmu, ya!

Referensi:
EmedicineHealth. Diakses pada 2025. How to Treat Vertigo.
Patient. Diakses pada 2025. Vertigo.
WebMD. Diakses pada 2025. Vertigo.