Begini Cara Menghadapi Teman yang Suka Gosip

Ditinjau oleh  dr. Rizal Fadli   21 Agustus 2020
Begini Cara Menghadapi Teman yang Suka GosipBegini Cara Menghadapi Teman yang Suka Gosip

Halodoc, Jakarta - Belakangan, sebuah film independen buatan anak bangsa berjudul Tilik menjadi perhatian banyak orang di internet. Film yang disutradarai oleh Wahyu Agung Prasetyo yang dirilis pada 2018 silam ini hanya berdurasi sekitar 30 menit. Ceritanya pun sangat sederhana. Film ini hanya menceritakan satu rombongan ibu-ibu yang hendak menjenguk Bu Lurah di rumah sakit. Namun, berkat karakter Bu Tejo yang suka bergosip dan menyebarkan hoaks, film ini jadi cukup berkesan bagi banyak orang.

Gosip, mungkin secara tidak sadar telah menjadi kebiasaan buruk yang telah menyatukan banyak orang. Dalam ilmu sosiologi sendiri, gosip juga hal yang umum dilakukan dan bahkan bisa menjadi alat kontrol sosial yang ampuh. Namun, jika kamu berhadapan dengan orang yang terus-menerus bergosip, kamu pasti sangat jengkel. Itulah yang penonton alami saat melihat tingkah laku Bu Tejo di film Tilik. 

Lantas, apakah kamu punya teman seperti Bu Tejo yang sukanya menyebar gosip dan berita-berita yang belum tentu kebenarannya? Jika kamu merasa jengkel dan tidak nyaman dengan perilaku semacam ini, jangan khawatir, ada beberapa cara yang perlu kamu lakukan saat berhadapan dengan teman yang suka bergosip berikut!

Baca juga: Kecanduan Media Sosial? Hati-Hati Oversharing


Menghadapi Teman yang Suka Gosip

Apa saja sih yang perlu dilakukan untuk menghadapi teman yang suka gosip? Berikut ulasannya! 

Jangan Terlibat

Hal pertama yang perlu kamu lakukan jika merasa temanmu terlalu banyak bergosip adalah berusaha untuk tidak terlibat di dalamnya. Dengan kata lain, jika temanmu datang membawa informasi menarik tentang atasan atau tetangga, beri tahu mereka bahwa kamu lebih suka untuk tidak mendengarnya. Meskipun gosip bisa jadi sangat menggoda untuk didengarkan, tahan dorongan untuk melakukannya. 

Kamu juga tak perlu langsung bilang kepada temanmu yang mengajak bergosip ini kritikan atau penghakiman secara langsung, karena itu hanya akan membuat orang lain menjadi defensif. Sebaliknya, cobalah untuk mengubah topik pembicaraan ke hal yang lebih baik.

Beri Tahu Teman Mengenai Perasaanmu

Jika tidak berhasil untuk tidak terlibat dengan obrolan gosip yang teman lakukan, cobalah memberi tahu mereka bagaimana perasaanmu. Gunakan kesempatan ini untuk menjelaskan mengapa kamu merasa salah untuk bergosip tentang orang lain. Jika kamu merasa cukup nyaman, kaitkan ketidaksukaanmu pada gosip dengan pengalaman pribadi yang mungkin seseorang miliki. Setelah mendengar pendapatmu, mungkin temanmu akan berhenti mengajakmu bergosip. 

Jangan Puaskan Keinginan Mereka untuk Membicarakan Orang Lain

Jika kamu telah berbicara dengan teman tentang alasan kamu tidak menyukai gosip dan meminta mereka untuk mengurangi gosip, kamu juga tidak boleh memancing mereka lagi untuk bergosip. Kamu harus memiliki tekad yang kuat akan hal ini. Pasalnya, hal ini bisa jadi rumit. Terlebih, seseorang akan dengan mudah untuk bergosip, bahkan tanpa menyadarinya kadang-kadang. 

Baca juga: Teman Kantor Tidak Profesional? Kenali 5 Tanda Kebiasaannya

Tetapkan Batasan

Jika teman kamu yang suka bergosip masih belum memahami isyarat yang kamu berikan, cobalah menetapkan batasan untuk mereka lakukan. Sekali lagi, karena menghilangkan gosip sepenuhnya sering kali lebih sulit, beri tahu teman kamu mengenai apa yang boleh dibicarakan dan yang tidak boleh. Tetapkan batasan yang realistis mengenai bahan obrolan dan berikan waktu kepada temanmu untuk menyesuaikan diri. Perilaku seperti ini biasanya tidak berubah dalam semalam.

Jaga Jarak 

Jika kamu telah mencoba salah satu atau semua taktik tersebut dan teman tetap tidak bisa menutup mulut, mungkin inilah saatnya untuk membuat jarak. Kamu telah berulang kali memberi tahu orang ini bagaimana perasaan kamu tentang gosip, dan dia memilih untuk tidak mendengarkan atau peduli. Meskipun demikian, jangan sampai hal ini memicu konflik. Lakukan secara alami, sebab memang pada dasarnya orang-orang akan berpisah sepanjang waktu karena banyak alasan. Jika penggosip mulai membuat kamu marah, mulailah menghabiskan lebih banyak waktu dengan teman-teman lain.

Baca juga: Ini 6 Cara Bersaing Sehat dengan Rekan Kerja

Itulah beberapa tips menghadapi teman yang suka gosip. Namun, jika suatu hari kamu menemukan bahwa teman-temanmu bergosip tentang hal-hal yang kamu lakukan dan kamu merasa stres akan hal ini, ambil smartphone-mu dan curahkan isi hatimu dengan psikolog di Halodoc. Psikolog di Halodoc akan mendengarkan keluhanmu dan memberikan saran-saran positif supaya kamu tidak stres. Mudah bukan? Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi:
Sweet High. Diakses pada 2020. How to Deal With a Friend Who Talks Too Much.
Power of Positivity. Diakses pada 2020. 7 Ways To Respond To People Who Gossip.
LiveAbout. Diakses pada 2020. How Gossip Can Hurt Your Friendships.

Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan