• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Begini Penanganan Luka Bakar Sesuai Tingkat Keparahan
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Begini Penanganan Luka Bakar Sesuai Tingkat Keparahan

Begini Penanganan Luka Bakar Sesuai Tingkat Keparahan

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 14 Desember 2022

"Penanganan luka bakar disesuaikan dengan tingkat keparahannya. Semakin tinggi derajat keparahan, semakin kompleks pula proses pengobatan dan waktu penyembuhannya."

Begini Penanganan Luka Bakar Sesuai Tingkat KeparahanBegini Penanganan Luka Bakar Sesuai Tingkat Keparahan

Halodoc, Jakarta – Luka terbakar terjadi ketika jaringan atau sel-sel kulit rusak akibat suhu tinggi atau bahan kimia yang sangat keras. Tidak selalu karena api, luka bakar juga bisa disebabkan oleh sengatan listrik, matahari, paparan bahan kimia dan radiasi.

Pengobatannya tidak sembarangan, harus disesuaikan dengan kedalaman luka dan lingkup banyak area yang terpengaruh.  Semakin tinggi tingkat keparahannya, kian besar pula risiko komplikasinya. Oleh sebab itu, segera temui tim medis yang bisa menentukan derajat keparahan dari luka bakar. 

Penanganan Luka Bakar Sesuai Tingkat Keparahannya

Berikut penanganan luka bakar sesuai tingkat keparahannya:

1. Derajat pertama

Luka bakar derajat pertama tergolong masih ringan dan hanya merusak lapisan kulit terluar. Oleh sebab itu, jenis luka ini juga disebut dengan luka bakar superfisial. Contohnya adalah kulit yang terbakar sinar matahari. Gejalanya berupa kulit yang terasa panas, perih dan kemerahan. Jenis luka oni umumnya sembuh dalam tujuh sampai 10 hari. Perawatan yang bisa dilakukan, yaitu: 

  • Kompres atau rendam luka ke dalam air dingin minimal lima menit.
  • Konsumsi acetaminophen atau ibuprofen untuk meredakan nyeri.
  • Oleskan gel lidokain atau krim lidah buaya untuk menenangkan kulit.
  • Gunakan salep antibiotik dan balut dengan kain kasa longgar untuk melindungi area yang terbakar.

Hindari mengoleskan es langsung ke bagian luka. Cara ini justru bisa memperparah luka bakar dan membuatnya semakin meradang. Selain itu, hindari juga mengoleskan pasta gigi, mentega atau telur. Semuanya tidak terbukti bisa mengobati luka bakar. 

2. Derajat kedua

Luka bakar masuk kategori derajat kedua apabila kerusakannya mencapai lapisan bawah kulit. Jenis luka ini membuat kulit melepuh, perih dan sangat merah. Bahkan, lepuhan juga bisa pecah sehingga luka terlihat basah. Jika dibiarkan saja, luka akan membentuk jaringan tebal dan lembut seperti keropeng.

Pastikan kamu menjaga kebersihan area luka dan membalutnya dengan benar untuk mencegah infeksi. Penanganannya sebenarnya sama dengan luka derajat peratama, yaitu membilasnya dengan air dingin, minum pereda nyeri dan mengoleskan krim antibiotik. 

Bedanya, proses penyembuhan luka derajat kedua lebih lama, sekitar dua sampai tiga minggu. Segera temui dokter apabila luka bakar memengaruhi area yang luas, seperti wajah, tangan, bokong, dan kaki.

3. Derajat ketiga

Jenis luka ini kerap disebut sebagai “luka bakar ketebalan penuh”. Pasalnya, kerusakan sudah terjadi cukup parah, hingga merusak dua lapisan penuh kulit. Kulit yang terbakar bukan lagi tampak memerah, melainkan hitam, cokelat, putih atau kuning. Walaupun sangat parah, jenis luka ini tidak akan menyebabkan rasa sakit karena sudah sampai merusak ujung saraf.

Perawatannya tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus ditangani oleh petugas medis. Usahakan luka tidak tinggi dari jantung kamu dan tidak ada pakaian yang menempel di kulit yang terbakar.

4. Derajat keempat

Luka bakar derajat keempat amat berpotensi mengancam nyawa. Sebab, luka ini bisa menghancurkan seluruh lapisan kulit bahkan sampai menyentuh tulang, otot dan tendon. Kondisi ini perlu ditangani oleh dokter sesegera mungkin. Proses penyembuhannya bisa memakan waktu yang sangat lama. Selain itu, pengidapnya juga rentan mengalami sejumlah komplikasi, seperti infeksi dan masalah tulang dan sendi.

Jika kamu punya pertanyaan lain seputar masalah kesehatan, hubungi dokter melalui aplikasi Halodoc saja. Dokter yang ahli di bidangnya akan menjawab pertanyaan kamu sekaligus memberikan solusi terbaik. Jangan tunda sebelum kondisinya memburuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2022. What Are the Types and Degrees of Burns?.
Healthline. Diakses pada 2022. Burns: Types, Treatments, and More