• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Kekurangan Vitamin D Bisa Sebabkan Hiperparatiroidisme?

Benarkah Kekurangan Vitamin D Bisa Sebabkan Hiperparatiroidisme?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Hiperparatiroidisme terjadi ketika produksi hormon paratiroid mengalami peningkatan. Kelenjar paratiroid berfungsi untuk mempertahankan kadar kalsium dan fosfor yang tepat dalam tubuh dengan mematikan atau menghidupkan sekresi hormon paratiroid (PTH).

Vitamin D juga terlibat dalam mengatur jumlah kalsium dalam darah. Ketika kadar kalsium dalam darah turun terlalu rendah, kelenjar paratiroid mengeluarkan cukup PTH untuk mengembalikan keseimbangan. PTH meningkatkan kadar kalsium dengan melepaskan kalsium dari tulang dan meningkatkan jumlah kalsium yang diserap dari usus kecil.

Baca juga: 4 Manfaat Vitamin D untuk Kesehatan

Ketika kadar kalsium darah terlalu tinggi, kelenjar paratiroid menghasilkan lebih sedikit PTH. Namun, kadang-kadang satu atau lebih kelenjar ini menghasilkan terlalu banyak hormon. Ini menyebabkan kadar kalsium tinggi yang abnormal dan kadar fosfor yang rendah dalam darah.

Kekurangan Vitamin D Berisiko Alami Hiperparatiroidisme

Mengalami defisiensi kalsium ataupun vitamin D yang berkepanjangan dan parah dapat menempatkan kamu pada risiko mengalami hiperparatiroidisme. Selain kekurangan vitamin D, beberapa risiko lainnya adalah:

  1. Mengalami 
  2. Memiliki kelainan bawaan yang langka, seperti neoplasia endokrin multipel, tipe 1, yang biasanya menyerang beberapa kelenjar.
  3. Pernah menjalani pengobatan radiasi untuk kanker yang telah membuat leher terkena radias.i
  4. Pernah atau sedang mengonsumsi lithium, obat yang paling sering digunakan untuk mengobati gangguan bipolar.

Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh Bioscientifica, disebutkan kalau kekurangan vitamin D ditemukan pada pengidap hiperparatiroidisme primer. Untuk penanganannya, pemberian suplemen vitamin D harus diberikan sesuai dengan prosedur. Ini dikarenakan dapat memperburuk kondisi hiperparatiroidisme primer.

Vitamin D sangat penting bagi tubuh kita. Tubuh tidak bisa secara alami membuatnya jadi kita harus mendapatkannya dalam makanan atau mendapatkan sinar matahari sebagai proses pembentukan vitamin tersebut dalam tubuh.

Vitamin D memiliki beberapa peran dalam tubuh kita, tetapi peran utamanya adalah membantu kita menjaga kadar kalsium kita tetap tinggi. Vitamin D membantu usus untuk menyerap kalsium dari makanan yang kita makan, sehingga meningkatkan jumlah kalsium dalam tubuh. 

Baca juga: Suplemen Vitamin D Bisa Turunkan Risiko COVID-19? Ini Faktanya

Jika kadar vitamin D rendah, maka usus kesulitan menyerap kalsium. Informasi lebih detail mengenai asupan vitamin D yang tepat, bisa ditanyakan lewat aplikasi Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah.

Gejala Hiperparatiroidisme

Hiperparatiroidisme sering didiagnosis sebelum tanda atau gejala kelainan tampak jelas. Ketika gejalanya muncul, itu adalah akibat dari kerusakan atau disfungsi pada organ atau jaringan lain karena kadar kalsium yang tinggi dalam darah dan urine atau terlalu sedikit kalsium dalam tulang.

Gejalanya mungkin sangat ringan dan tidak spesifik, sehingga tampaknya tidak terkait dengan fungsi paratiroid, atau mungkin parah. Beberapa gejalanya adalah:

  1. Osteoporosis,
  2. Batu ginjal,
  3. Buang air kecil berlebihan,
  4. Sakit perut,
  5. Mudah lelah atau lemah,
  6. Depresi atau cepat lupa,
  7. Nyeri tulang dan sendi,
  8. Keluhan penyakit yang sering terjadi tanpa penyebab yang jelas, dan
  9. Mual, muntah, atau kehilangan nafsu makan

Penanganan penyakit hiperparatiroidisme tergantung seberapa parah kondisi. Jika dokter menyarankan kamu untuk memantau konsumsi kalsium dan vitamin D, maka itu adalah penanganan yang tepat buatmu.

Membatasi asupan kalsium makanan tidak disarankan untuk orang dengan hiperparatiroidisme. Jumlah kalsium harian yang direkomendasikan untuk orang dewasa berusia 19 hingga 50 tahun dan pria berusia 51 hingga 70 tahun adalah 1.000 miligram (mg) kalsium sehari. 

Rekomendasi konsumsi kalsium meningkat menjadi 1.200 miligram sehari untuk wanita usia 51 dan lebih tua dan pria berusia 71 dan lebih tua. Jumlah Vitamin D yang direkomendasikan setiap hari adalah 600 IU sehari untuk orang berusia 1, hingga 70 tahun dan 800 IU per hari untuk orang dewasa berusia 71 tahun ke atas.

Referensi: 
Bioscientifica. Diakses pada 2020. Primary hyperparathyroidism and vitamin D deficiency. therapeutic implications.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Hyperparathyroidism.