• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Benarkah Kencur Efektif Redakan Diare?

Benarkah Kencur Efektif Redakan Diare?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta - Kencur dengan nama ilmiah Kaempferia galanga adalah salah satu rempah yang masih satu keluarga dengan jahe. Tanaman ini sering dijadikan bumbu dapur karena memiliki aroma khas dan segar. Salah satu makanan yang menggunakan tanaman ini adalah seblak, atau bisa digunakan sebagai tambahan untuk membuat jamu beras kencur

Sayangnya, belum banyak orang yang tahu khasiat dari kencur. Meskipun bentuknya mirip jahe dan masih satu keluarga, tetapi mereka memiliki manfaat yang berbeda. Salah satu manfaat khasnya adalah untuk meredakan diare. 

Baca juga: Jangan Salah, Ini Bedanya Diare Kronis dengan Diare Akut

Kencur untuk Meredakan Diare

Saat terserang diare, kita jadi sering buang air besar dengan konsentrasi feses yang cair. Meskipun umumnya berlangsung singkat, tapi diare bisa berlangsung selama beberapa hari bahkan berminggu-minggu.

Penelitian yang dimuat dalam International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences mengungkapkan, ekstrak kencur memiliki kandungan zat sitotoksik dan antibakteri dalam jumlah yang cukup banyak. Nah, dua zat ini yang diyakini ampuh meredakan diare

Hal ini telah dibuktikan dengan penelitian yang dilakukan pada hewan coba yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kedua kelompok tersebut diberikan minyak jarak dengan cara diminum (oral) guna menimbulkan diare. Hewan yang menerima ekstrak kencur menunjukkan tanda-tanda dan gejala diare yang lebih ringan, bahkan berangsur hilang. Sementara yang tidak diberi ekstrak kencur mengalami gejala diare terus-menerus. 

Namun, penelitian ini masih dilakukan pada hewan saja, dan belum ada penelitian besar lainnya untuk mengujinya pada manusia. Oleh karena itu, manfaat kencur untuk meredakan diare belum sepenuhnya benar. Sehingga ada baiknya mengobati diare dengan penanganan medis yang tepat.

Baca juga: Kencur, Jahe, dan Kunyit, Apa Saja Manfaatnya?

Beberapa Obat Anti Diare

Sebagian orang mungkin memandang diare sebagai penyakit ringan dan membiarkannya.  Terutama karena diare biasanya berlangsung kurang dari 24 jam. Jika kamu sedang di rumah, maka mengisi tubuh dengan cairan dan elektrolit untuk mencegah dehidrasi bisa dilakukan. Namun, bagaimana jika kita sedang tidak bisa tinggal di rumah?

Minum obat anti-diare dapat mengurangi atau menghilangkan sepenuhnya diare. Cari produk yang dijual bebas seperti Imodium atau Pepto-Bismol, yang masing-masing mengandung bahan loperamide dan bismuth subsalicylate. Bahan aktif dalam Imodium bekerja cepat karena memperlambat pergerakan cairan melalui usus. Hal ini dapat dengan cepat mengembalikan fungsi usus normal. Sementara Pepto-Bismol dapat membantu membunuh bakteri penyebab diare di usus. 

Baca juga: Pencernaan Sehat Bisa Jamin Otak Anak Berkembang Maksimal

Sementara itu, beberapa jenis obat yang bisa dikonsumsi antara lain:

  • Air Beras. Cairan ini adalah obat cepat dan efektif untuk diare. Kamu  bisa rebus secangkir beras dan dua gelas air selama sekitar 10 menit, atau sampai air menjadi keruh. Saring nasi dan simpan airnya untuk dikonsumsi. Air beras tidak hanya memberi tubuh cairan, tetapi juga bisa mengurangi durasi diare. Air beras memiliki efek mengikat pada saluran pencernaan sehingga bisa menghasilkan feses yang lebih kencang dan lebih besar.

  • Probiotik. Suplemen probiotik atau konsumsi makanan yang mengandung probiotik seperti yogurt juga bisa menghentikan diare. Pada beberapa kasus, diare bisa terjadi akibat ketidakseimbangan bakteri dalam usus. Probiotik membantu memulihkan keseimbangan dengan menyediakan bakteri baik. Alhasil, mereka dapat meningkatkan fungsi usus normal dan mempersingkat durasi diare.

  • Antibiotik. Diare akibat bakteri atau parasit juga membutuhkan antibiotik. Diare dapat terjadi setelah bersentuhan dengan makanan atau air yang terkontaminasi, seringkali saat bepergian. Perlu diingat, antibiotik tidak efektif ketika infeksi virus yang menjadi penyebab diare. Oleh karena itu, saat gejala tidak kunjung mereda penting untuk memeriksakan diri ke rumah sakit. Kamu juga bisa membuat janji sebelumnya lewat aplikasi Halodoc supaya lebih praktis. 

Itulah penanganan yang perlu dipahami ketika mengalami diare. Tidak lupa juga untuk selalu menjaga kebersihan makanan yang akan dikonsumsi untuk mencegah terjadinya berbagai penyakit, termasuk diare.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Methods for Getting Rid of Diarrhea Fast.
Pharmacy Journal. Diakses pada 2020. Pharmacological Importance of Kaempferia Galanga.