• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Berapa Batas Asupan Gula untuk Mencegah Diabetes pada Anak?

Berapa Batas Asupan Gula untuk Mencegah Diabetes pada Anak?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta – Anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan biasanya memang lebih mudah merasa lapar, sehingga orangtua sering memberikan camilan. Namun, sadarkah ibu, banyak camilan untuk anak-anak yang mengandung gula yang sangat tinggi lho, seperti kue, biskuit, jus, minuman kemasan dan masih banyak lagi.

Padahal konsumsi makanan atau minuman yang tinggi gula bisa membuat anak berisiko mengalami berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah diabetes. Jadi, orangtua dianjurkan untuk membatasi asupan gula pada anak agar ia bisa terhindar dari diabetes. Namun, berapa batasan gula yang boleh diberikan pada anak? 

Baca juga: In-depth: Orangtua, Pahami Efek Berbahaya Kelebihan Gula bagi Anak

Batasan Asupan Gula untuk Anak

Menurut rekomendasi baru dari American Heart Association (AHA), anak-anak tidak boleh mengonsumsi lebih dari 6 sendok teh gula tambahan per hari. Batasan tersebut berlaku untuk mereka yang berusia 2-18 tahun. 

Penulis utama Miriam B. Vos, MD, MSPH, ilmuwan nutrisi dan profesor pediatri di Emory University School of medicine mengungkapkan, rekomendasi batasan asupan gula tersebut berdasarkan bukti ilmiah yang kuat dan memiliki jumlah tertentu untuk membatasi asupan gula bisa membantu orangtua memberikan nutrisi terbaik untuk anak-anak.

Namun, sayangnya, kebanyakan anak-anak di Amerika Serikat mengonsumsi gula lebih dari tiga kali lipat jumlah tersebut, yang sebagian besar didapatkan dari minuman bersoda, minuman rasa buah, kue dan biskuit. AHA memberikan tiga rekomendasi berikut:

  • Anak-anak di atas usia 2 tahun sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 6 sendok teh atau setara dengan 25 gram gula tambahan setiap hari.
  • Anak-anak tidak boleh minum lebih dari satu minuman manis dengan berat 8 ons per minggu.
  • Anak-anak di bawah 2 tahun sebaiknya menghindari konsumsi gula tambahan sama sekali. Mereka membutuhkan makanan kaya nutrisi dan sedang mengembangkan preferensi rasa mereka.

Mengonsumsi banyak gula tambahan pada usia dini sudah dikaitkan dengan obesitas, tekanan darah tinggi, dan diabetes tipe 2. Masalah kesehatan tersebut membuat anak-anak dan orang dewasa muda berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung. Oleh karena itu, penting untuk membatasi konsumsi gula pada anak.

Waspada Kandungan Gula pada Makanan Anak

Dokter anak Svetlana Pomeranets, MD menyarankan agar orangtua membaca label makanan dengan seksama, lalu mencari dan menghitung kandungan gula yang terdapat di dalamnya. Ingat, setiap 4 gram gula sama dengan 1 sendok teh.

Jadi, bila ibu mengetahui ada 10 gram gula pada ¾ cangkir sereal atau pada dua potong biskuit cokelat, hal itu sudah setara dengan 2 setengah sendok teh gula. Jumlah tersebut bisa bertambah dengan cepat bila anak terus meminta tambah.

Gula terburuk terdapat pada makanan olahan, minuman olahraga, makanan penutup, dan jus buah. Oleh karena itu, orangtua dianjurkan untuk tidak terlalu dini memperkenalkan jus buah pada anak, karena tidak memiliki nilai gizi. Kecuali bila ibu memastikan jus buah tersebut terbuat dari 100 persen buah tanpa ada gula tambahan.

AHA juga merekomendasikan agar orangtua mewaspadai kandungan gula tersembunyi yang bisa berupa fruktosa, sirup jagung, fruktosa tinggi, glukosa, madu, laktosa, dan sukrosa.

Baca juga: Ini Makanan Anak yang Tidak Sehat untuk Si Kecil

Cara Membatasi Asupan Gula Pada Anak

Menurut Dr. Vos, cara terbaik untuk menghindari gula tambahan dalam makanan anak adalah dengan memperbanyak memberikan anak makanan yang bernutrisi tinggi, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, produk susu rendah lemak, daging tanpa lemak, unggas, dan ikan, serta batasi makanan yang nilai gizinya sedikit.

Memberikan makanan manis pada anak tentu saja boleh, tapi jangan setiap hari. Dr Pomeranets menyarankan agar permen dan makanan manis lainnya diberikan secara ketat sebagai hadiah, dalam porsi yang wajar, dan pada acara atau hari khusus saja.

Baca juga: 5 Tips Cegah Kecanduan Manis pada Anak

Itulah batas asupan gula pada anak yang perlu diketahui orangtua untuk membantu mencegah diabetes pada anak. Sekarang, ibu juga bisa memeriksakan kesehatan anak ke dokter dengan mudah melalui aplikasi Halodoc.

Tinggal buat janji saja di rumah sakit pilihan ibu lewat aplikasi dan ibu bisa mengajak anak berobat tanpa perlu antre. Yuk, download aplikasinya sekarang juga.

Referensi:
American Academy of Pediatrics. Diakses pada 2021. AHA: Limit children’s sugar consumption to 6 teaspoons per day.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2021. Sugar: How Bad Are Sweets for Your Kids?