• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Berapa Lama Bintitan Bisa Disembuhkan?

Berapa Lama Bintitan Bisa Disembuhkan?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Tidak hanya di wajah atau punggung, jerawat juga bisa muncul di kelopak mata. Ya, kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan bintitan, kondisi saat bintil yang mirip jerawat atau bisul muncul pada kelopak mata bagian dalam maupun luar. Bintil ini berisi dengan nanah dan terasa menyakitkan. 

Dibandingkan dengan di bagian luar, bintitan dengan bintil yang muncul pada kelopak mata bagian dalam terasa lebih menyakitkan. Meski begitu, penyakit mata yang terjadi karena infeksi bakteri ini tidak mengakibatkan munculnya masalah kesehatan mata lain dan cenderung muncul pada satu kelopak mata saja. 

Apa yang Menyebabkan Mata Mengalami Bintitan?

Infeksi bakteri Staphylococcus adalah penyebab utama munculnya bintitan pada mata. Bakteri yang hidup pada kulit ini mengakibatkan tersumbatnya kelenjar minyak pada kelopak mata, sehingga memicu terjadinya peradangan. Selain itu, kulit mati dan kuman yang terperangkap di ujung kelopak mata juga disinyalir bisa memicu munculnya bintitan. 

Baca juga: Inilah 7 Hal yang Bisa Memicu Bintitan

Bintitan bisa terjadi pada siapa saja. Namun, ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang mengalaminya, yaitu sering menyentuh mata dengan kondisi tangan yang kotor, menggunakan produk kecantikan yang sudah kedaluwarsa, penggunaan lensa kontak yang tidak steril, malas membersihkan muka dan mata dari sisa kosmetik, mengalami blefaritis, dan mengidap rosacea yang mengakibatkan kulit wajah menjadi memerah. 

Berapa Lama Bintitan Bisa Sembuh?

Bintil merah yang mirip dengan jerawat atau bisul berisi nanah di kelopak mata menjadi gejala utama munculnya bintitan. Berikutnya, setelah muncul bintil, mata akan membengkak, memerah, berair, terasa panas, dan perih. 

Baca juga: 4 Kebiasaan yang Memicu Munculnya Bintitan

Lalu, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk bisa menyembuhkan bintitan? Sebenarnya, bintitan bisa menghilang dengan sendirinya tanpa perlu ada tindakan medis tertentu. Akan tetapi, risiko komplikasi tetap ada. Jadi, kamu disarankan untuk segera memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat jika bintitan tidak kunjung membaik setelah dua hari atau pembengkakan menyebar hingga ke area pipi. 

Sekarang, tidak sulit jika ingin berobat ke rumah sakit, karena kamu bisa pakai aplikasi Halodoc untuk buat janji kapan dan di mana saja. Kamu pun bisa tanya jawab dengan dokter spesialis mata seputar bintitan melalui layanan chat dengan dokter di aplikasi Halodoc.

Bintitan umumnya bisa membaik dan sembuh antara 7 hingga 21 hari, terlebih jika bintil sudah pecah dan keluar nanah. Namun, sebaiknya hindari memecah atau memencet bintil sendiri karena bisa memicu terjadinya penyebaran infeksi. Meski jarang terjadi, bintitan juga bisa berujung pada komplikasi serius, termasuk kista karena penyumbatan kelenjar di kelopak mata atau kalazion dan penyebaran infeksi ke jaringan lain yang ada di sekitar mata. 

Baca juga: Kurang Menjaga Kebersihan Mata Bisa Sebabkan Bintitan

Langkah Sederhana Mengobati Bintitan

Sebenarnya, sangat mudah untuk mengobati bintitan. Beberapa cara berikut ini bisa membantu meringankan gejala bintitan yang kamu alami:

  • Selalu jaga kebersihan mata, terutama mata yang terinfeksi bintitan.
  • Hindari menggunakan kosmetik pada area mata hingga bintitan sembuh sepenuhnya.
  • Lakukan kompres pada kelopak mata menggunakan air hangat sebanyak dua hingga empat kali sehari.
  • Hindari menggunakan lensa kontak karena akan membuat bintitan semakin parah.
  • Jika memang diperlukan, konsumsi obat pereda nyeri.

Meski terbilang ringan, tetapi bintitan tetap saja membuat kamu menjadi tidak nyaman. Oleh karena itu, selalu jaga kebersihan untuk mencegah munculnya bintitan atau masalah kesehatan lainnya, ya!


Referensi: 
WebMD. Diakses pada 2020. What is a Stye?
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Stye.
KidsHealth. Diakses pada 2020. Styes.